Contoh Soal Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama bagi Siswa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah sebelumnya menyelenggarakan asesmen untuk para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Kementerian Agama (Kemenag) kini menggelar Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) 2025) bagi siswa. Program ini bertujuan mengukur tingkat literasi beragama siswa secara komprehensif.
Hasil asesmen akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pendidikan agama yang lebih tepat sasaran dan berbasis data. Adapun pelaksanaan ANLDB bagi siswa dijadwalkan pada 18-21 November 2025.
Agar hasilnya maksimal, siswa dapat mempersiapkan diri dengan mengerjakan beberapa contoh soal Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama. Simak referensinya di bawah ini!
Contoh Soal Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama
Dihimpun dari dokumen Tes Asesmen Literasi Numerasi, Literasi Agama Islam, berikut contoh soal Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama:
1. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Disiplin dan selalu menaati tata tertib sekolah.
2) Selalu taat kepada Allah SWT, rasul, dan pemimpin.
3) Senang mengikuti kompetisi yang diadakan oleh sekolah lain.
4) Berlomba-lomba untuk mewujudkan kebersihan dan keindahan sekolah.
5) Belajar dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita.
Yang merupakan implementasi perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari terkait dengan Q.S. an-Nisa'/4:59 ditunjukkan pada nomor...
A. 1) dan 2)
B. 2) dan 3)
C. 3) dan 4)
D. 4) dan 5)
Jawaban: A
2. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Iqbal merawat dan mempelajari Al-Qur'an dengan baik.
2) Fatimah menyiapkan Al-Qur'an dengan dibungkus kain kafan.
3) Zahra mengajarkan Al-Qur'an kepada orang yang belum bisa membacanya.
4) Rahmat selalu membaca, mempelajari, dan berusaha mengamalkan Al-Qur'an.
5) Hadi menulis ayat dalam sobekan kertas kemudian dibakar dan dicampur dengan minuman.
Berdasarkan pernyataan di atas, perilaku mencintai Al-Qur'an terdapat pada nomor...
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 1, 3, dan 4
D. 3, 4, dan 5
Jawaban: C
3. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Tidak perlu diselesaikan karena keduanya ingin menang sendiri.
2) Berusaha mencari titik temu diantara keduanya.
3) Membela salah satu dari mereka karena ada kedekatan.
4) Mengurai perbedaan dan memahami perbedaan sebagai Rahmat dari Allah SWT.
5) Menyebar luaskan kejadian yang baru saja terjadi pada semua orang yang ditemuinya.
6) Mengembalikan dan menjadikan Al-Qur'an dan Al-Hadist sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika kalian menemukan permasalahan atau perselisihan pendapat, masing-masing menganggap dirinya paling benar atas pendapatnya, maka sikap kalian yang benar sesuai Q.S. an-Nahl/16:64 ditunjukkan pada nomor...
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 2, 4, dan 6
D. 4, 5, dan 6
Jawaban: C
Perhatikan ilustrasi berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5!
Nama Imam Syafi'i sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Beliau adalah seorang ulama mazhab dengan penguasaan ilmu yang luas dan mendalam. Mazhabnya banyak dianut oleh sebagian besar penduduk Indonesia.
Beliau hafal Al-Qur'an sejak berusia 7 tahun dan mampu menghafal banyak hadis pada usia 9 tahun. Beliau menjadi mufti saat berusia 14 tahun. Imam Ahmad bin Hambal (Guru Imam Syafi'i) menyanjung Imam Syafi'i laksana matahari untuk bumi dan kesehatan untuk badan.
Muhammad bin Idris adalah nama asli Imam Syafi'i. Beliau lahir di Gaza, Palestina pada tahun 150 H. Beliau anak yatim, karena ayah yang bernama Idris wafat di usia muda. Ibundanya bernama Fatimah binti Ubaidillah.
Beliau melepas ibundanya untuk belajar di kota Makkah pada usia 10 tahun. Beliau belajar pada beberapa ulama, menghafal ribuan hadis juga mendalami barbagaai disiplin keilmuan. Makkah dipilih ibundanya karena tempat bernaungnya Ka'bah sekaligus sebagai tempat yang kondusif untuk belajar karena disana terdapat ulama-ulama' besar dan akhirnya dapat menghantarkannya menjadi ulama besar pula. Adakah yang sanggup menggantinya?
4. Siapakah nama tokoh ulama besar dalam kisah tersebut?
A. Imam Bukhari
B. Imam Muslim
C. Imam Syafi'i
D. Imam Ahmad bin Hambar
Jawaban: C
5. Di bidang apa beliau sebagai ulama yang banyak dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia?
A. Tauhid
B. Mazhab/fiqih
C. Akhlaq
D. Tarikh/sejarah kebudayaan Islam
Jawaban: B
6. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Melaksanakan ibadah dengan khusuk jika dihadapan guru agar memperoleh nilai yang bagus.
2) Menggunakan potensi yang Allah SWT berikan untuk hal-hal yang bersifat positif.
3) Menghindari perilaku dusta dan munafik.
4) Terus mencari ilmu pengetahuan agar dihormati orang lain.
5) Merasa selalu diawasi Allah Swt dimanapun berada.
Perilaku meneladani Asmaul Husna ditunjukkan nomor...
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 1, 2, dan 5
D. 2, 3, dan 5
Jawaban: D
7. Almira menemukan uang Rp 50.000 di halaman sekolah. la sangat senang sekali karena pada saat itu tidak ada seorangpun yang melihatnya kebetulan ia sangat membutuhkan uang. la ingin mengambil dan membelanjakannya. Namun, ia sadar bahwa uang itu bukan miliknya. la tidak ingin menggunakan uang yang buka miliknya.
Peristiwa ini menggambarkan keyakinan bahwa Allah SWT memiliki sifat ...
A. Al-Khabir
B. Al-Basir
C. Al-'Alim
D. Al-Sami'
Jawaban: B
8. Perhatikan ilustrasi berikut!
Pada saat ulangan harian Dita secara diam-diam mencontek hasil ulangan milik Kaila yang terjatuh dari mejanya dengan posisi sedikit terbuka, sehingga terlihat dengan jelas jawaban Kaila untuk disalin karena merasa tidak ada yang mengawasi tindakan tersebut. Tindakan yang dilakukan oleh Dita tersebut mencerminkan sifat Allah...
A. Al-Khabir
B. Al-Basir
C. Al-'Alim
D. Al-Sami'
Jawaban: B
9. Perhatikan ilustrasi berikut!
Ilmu manusia dibandingkan dengan ilmu Allah SWT ibarat setetes tinta dilautan. Hal itu menunjukkan bahwa ilmu manusia kecil dan sedikit. Oleh karena itu, kita tidak boleh sombong dengan ilmu yang dimiliki. Seandainya manusia dapat membuat motor, mobil, kapal terbang, satelit, rudal dan nuklir sekalipun, semua itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ilmu Allah swt, terkait Allah SWT mempunyai nama indah
A. Al-Khabir
B. Al-Basir
C. Al-'Alim
D. Al-Sami'
Jawaban: C
10. Perhatikan ilustrasi berikut!
Dalam setiap situasi dan keadaan, kita dituntut untuk selalu ingat pada Allah SWT. Hal ini berkaitan dengan pengakuan bahwa manusia itu lemah dan sangat bergantung kepada-Nya.
Salah satu upaya untuk melengkapi kekurangan tersebut dapat dilakukan dengan cara...
A. Berharap belas kasihan dari orang lain
B. Meminta bantuan kepada sesama
C. Berdoa kepada Allah SWT
D. Membawa tasbih setiap waktu
Jawaban: C
Baca Juga: Identifikasi Fungsional Guru tentang Penyandang Disabilitas Dibahas di Mana?
(NSF)
