Contoh Soal Matematika Tersulit di Dunia, Bisakah Anda Memecahkannya?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Matematika adalah salah satu bidang ilmu yang mempelajari tentang realitas kehidupan manusia. Ilmu ini diajarkan di beberapa jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Dijelaskan dalam buku Generasi Hebat: Generasi Matematika susunan Mahasiswa Tadris Matematika Angkatan 2019, esensi matematika berisikan tentang proses memahami simbol-simbol dan logika. Sebagian besar orang beranggapan bahwa ilmu ini sangat sulit untuk dipelajari.
Hal ini karena beberapa teori dan perumusan matematika disusun dengan sangat kompleks. Para ilmuwan membaginya ke dalam beberapa bagian seperti aljabar, integral, statistik, dan lain-lain.
Bidang ilmu matematika harus dipecahkan dengan rumus dan penyelesaian yang logis. Bagi yang ingin mendalaminya, berikut contoh soal matematika tersulit di dunia yang menarik untuk dipecahkan.
Contoh Soal Matematika Tersulit di Dunia
Dirangkum dari situs Science Trends dan Popular Mechanics, berikut contoh soal matematika tersulit di dunia selengkapnya:
1. Goldbach Conjectur
Pertama, tentukan semua bilangan asli genap yang nilainya lebih besar dari 2 (misalnya 4, 6, 8, 10, 12, dst). Kemudian, pilih setiap bilangan genap dan tulis ulang sebagai jumlah dari 2 bilangan prima. Contoh:
4 = 2+2
6 = 3+3
8 = 3+5
10 = 3+7 atau 5+5
12 = 7+5
…
100 = 3+97 = 11+89
Pertanyaannya, bisakah Anda terus melanjutkan pola ini seterusnya? Dapatkah Anda menulis setiap bilangan asli genap sebagai jumlah dari dua bilangan prima?
Jawabannya adalah bisa. Karena setiap bilangan bulat genap yang nilainya lebih besar dari 4 dapat ditulis sebagai jumlah dari dua bilangan prima.
Teori Goldbach Conjectur pertama kali diusulkan oleh matematikawan asal Jerman, Christian Goldbach, pada tahun 1742. Ia mengemukakan dugaan tersebut dalam korespondensi dengan Leonhard Euler.
2. Collatz Conjectur
Pertama, pilih bilangan positif n. Kemudian, buatlah barisan dari bilangan sebelumnya dengan aturan sebagai berikut:
Jika bilangan tersebut genap, bagi dengan 2.
Jika ganjil, kalikan dengan 3 dan tambahkan 1. Tujuannya yaitu untuk mengulang urutan ini sampai mendapatkan angka 1.
Mari kita coba teori ini dengan menggunakan angka 12. Dari angka 12, kita bisa mendapatkan urutan sebagai berikut:
12, 6, 3, 10, 5, 16, 8, 4, 2, 1
Jika kita mulai dari 19, kita akan mendapatkan:
19, 58, 29, 88, 44, 22, 11, 34, 17, 52, 26, 13, 40, 20, 10, 5, 16, 8, 4, 2, 1
Teori Collatz Conjectur ini menyatakan bahwa tidak peduli berapa nilai n yang Anda pilih, urutan ini pada akhirnya akan menghasilkan angka 1.
3. Inscribed Square Problem
Ambil pensil dan gambar kurva tertutup. Kurva tersebut dapat memiliki banyak coretan atau tikungan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Syaratnya, Anda harus menutup kurva dari ujung ke ujung dan tidak dapat berpotongan dengan sendirinya.
Selanjutnya, coba cari 4 titik yang terletak pada kurva, sehingga Anda dapat menggambar persegi menggunakan titik-titik tersebut. Dapatkah Anda melakukannya?
Teori ini dikenal sebagai Inscribed Square Problem, di mana hipotesisnya menanyakan apakah setiap kurva tertutup yang tidak berpotongan berisi 4 titik persegi.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa definisi dari ilmu matematika?

Apa definisi dari ilmu matematika?
Matematika adalah salah satu bidang ilmu yang mempelajari tentang realitas kehidupan manusia.
Apa esensi dari matematika?

Apa esensi dari matematika?
Esensi matematika adalah proses memahami simbol-simbol dan logika.
Apa saja contoh materi matematika?

Apa saja contoh materi matematika?
Para ilmuwan membaginya ke dalam beberapa bagian seperti aljabar, integral, statistik, dan lain-lain.
