Contoh Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus sebagai Referensi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malam tirakatan 17 Agustus merupakan tradisi masyarakat Indonesia di beberapa daerah yang dilakukan untuk menyambut Hari Kemerdekaan. Acara ini umumnya digelar pada malam 16 Agustus.
Agar kegiatan berjalan lancar dan tertib, panitia perlu menyiapkan susunan acara malam tirakatan 17 Agustus secara matang. Susunan acara menjadi panduan agar setiap kegiatan berjalan teratur dan tidak ada momen penting yang terlewat.
Bagi yang bertugas sebagai panitia, di bawah ini adalah contoh susunan acara malam tiraaktan 17 Agustus yang bisa dijadikan referensi.
Contoh Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus
Menurut buku 365 Cerita Anak Indonesia oleh Setiawan G. Sasongko, malam tirakatan digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas anugerah kemerdekaan Indonesia. Tradisi ini biasanya diisi dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama seluruh warga.
Seiring waktu, malam tirakatan 17 Agustus tidak hanya diisi dengan doa bersama, tetapi juga menampilkan berbagai kesenian tradisional. Di beberapa daerah, malam ini bahkan menjadi puncak perayaan Hari Kemerdekaan.
Berikut ini contoh susunan acara malam tirakatan 17 Agustus yang bisa dijadikan referensi, disadur dari Buku Panduan membawakan Acara di Sekolah oleh Aprillia Purwaningrum dan sumber lainnya:
Contoh 1
Salam pembuka (19.00-19.01): dilakukan oleh pembawa acara dengan membaca basmalah.
Sapaan (19.01-19.05): dilakukan oleh pembawa acara untuk menyapa tamu undangan.
Ucapan syukur (19.05-19.06): dilakukan oleh pembawa acara.
Membacakan susunan acara (19.06-19.07): dibacakan secara urut oleh pembawa acara.
Menyanyikan lagu Indonesia Raya (19.07-19.10): dipimpin oleh ibu ketua PKK.
Sambutan oleh ketua RT (19.10-19.15): dilakukan oleh ketua RT.
Sambutan ketua panitia (19.15-19.20): dilakukan oleh ketua panitia.
Doa bersama (19.20-19.50): dilakukan oleh ustaz Danu.
Pidato kebangsaan oleh salah satu warga (19.50-20.20): dilakukan oleh perwakilan warga.
Acara doorprize (19.50-19.20): Pembagian hadiah perlombaan.
Ucapan terima kasih (19.20-19.23): Dilakukan oleh pembawa acara.
Permohonan maaf (19.23-19.24): Dilakukan oleh pembawa acara.
Salam penutup (19.24-19.25): Dilakukan oleh pembawa acara.
Contoh 2
Salam pembuka (19.00-19.01): dilakukan oleh pembawa acara dengan membaca basmalah.
Sapaan (19.01-19.05): dilakukan oleh pembawa acara untuk menyapa tamu undangan.
Ucapan syukur (19.05-19.06): dilakukan oleh pembawa acara.
Membacakan susunan acara (19.06-19.07): dibacakan secara urut oleh pembawa acara.
Menyanyikan lagu Indonesia Raya (19.07-19.10): dipimpin oleh ibu ketua PKK.
Menyanyikan lagu Bagimu Negeri (19.10-19.13): dipimpin oleh ibu ketua PKK.
Mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan (19.13-20.02): menyayikan lagu Mengheningkan Cipta bersama-sama.
Sambutan oleh ketua RT (20.02-20.07): dilakukan oleh ketua RT.
Sambutan ketua panitia (20.07-20.13): dilakukan oleh ketua panitia.
Sambutan ketua tokoh veteran (20.13-20.20): dilakukan oleh tokoh veteran.
Doa bersama (20.20-20.50): dilakukan oleh ustaz.
Potong tumpeng (20.50-20.55): dilakukan oleh tokoh veteran.
Ucapan terima kasih (20.55-20.53): Dilakukan oleh pembawa acara.
Permohonan maaf (20.53-20.54): Dilakukan oleh pembawa acara.
Salam penutup (20.54-21.00): Dilakukan oleh pembawa acara.
Baca Juga: 6 Link Banner 17 Agustus 2025 yang Dapat Diedit secara Online
(NSF)
