Contoh Teks Deskripsi tentang Sekolah yang Bisa Dijadikan Referensi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 11 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks deskripsi merupakan karangan yang berisi gambaran terperinci tentang suatu objek, tempat, atau peristiwa. Melalui teks ini, pembaca dapat melihat, mendengarkan, serta merasakan sendiri apa yang dideskripsikan oleh penulis.
Mengutip buku Top Fokus Ulangan & Ujian SMP oleh Tim Maestro Eduka, biasanya kata yang digunakan dalam teks deskripsi adalah kata sifat. Tujuannya yaitu agar keadaan objek yang dideskripsikan dalam teks tersebut dapat tergambar dengan jelas.
Tema yang diangkat dalam teks deskripsi bervariasi. Ada yang membahas tentang alam, hewan, buah, tempat wisata, perjalanan, produk, ataupun lingkungan sekolah. Teks deskripsi tentang sekolah sendiri biasanya menjadi tugas bagi para siswa saat memulai jenjang pendidikan di sekolah baru.
Bagi yang sedang mencari referensi, berikut contoh teks deskripsi tentang sekolah yang dikutip dari buku Strategi dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 tulisan Ida Widaningsih.
Baca juga: Cara Mengatasi Art Block bagi Seniman dalam Membuat Karya Seni
Pengertian dan Struktur Teks Deskripsi
Sederhananya, teks deskripsi adalah jenis teks yang dapat menggambarkan atau melukiskan pengalaman, pendengaran, perabaan, penciuman, serta perasaan seseorang terhadap situasi ataupun masalah. Dalam teks tersebut, penulis berusaha memindahkan kesan-kesan yang dimilikinya agar bisa dirasakan oleh pembaca.
Selain itu, ia juga turut membagikan hasil pengamatan dan perasaannya kepada pembaca dengan cara yang unik. Ini dilakukan dengan menyampaikan sifat dan semua perincian yang dapat ditemukan pada objek yang penulis gambarkan.
Mengutip buku Super Complete SMP/Mts 7,8,9 susunan Elis Khoerunnisa, dkk., struktur teks deskripsi terdiri atas empat bagian, yakni identifikasi, klasifikasi, deskripsi bagian, dan penutup. Masing-masing diisi dengan paragraf padu yang memuat kata kerja, kata sifat, dan kalimat topik.
Struktur teks deskriptif disusun dengan kalimat yang jelas, sesuai kaidah bahasa Indonesia. Berikut penjelasan lengkapnya yang bisa Anda simak:
Identifikasi: Penulis menentukan objek yang akan dijelaskan dalam teks deskripsi, meliputi tokoh, benda, peristiwa, tempat, dan lain sebagainya.
Klasifikasi: Penulis mengurutkan topik-topik yang akan dibahas agar lebih mudah menyampaikan gagasan kepada pembaca.
Deskripsi: Penulis menggambarkan topik tersebut dengan lebih jelas dan terperinci.
Penutup: Bagian ini memuat kesimpulan dari objek yang sedang dibahas.
Ciri-Ciri Teks Deskripsi
Sama seperti jenis teks lain, teks deskripsi juga memiliki ciri khusus yang bisa diamati oleh pembaca. Dikutip dari buku Bahan Ajar Bahasa Indonesia karya Mansyur M, dkk., berikut uraiannya:
Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
Penggambaran dituangkan dalam sebuah paragraf yang dilakukan secara jelas dan melibatkan kesan pada sebuah indera.
Gambaran pada teks deskripsi membawa pembaca menjadi seakan-akan dapat melihat secara langsung objek yang diceritakan.
Menceritakan ciri-ciri, khususnya ciri fisik seperti bentuk, ukuran, warna, dan lain-lain.
Contoh Teks Deskripsi
1. SMP Negeri 1 Tarogong Kaler Garut
SMP Negeri 1 Tarogong Kaler adalah salah satu Sekolah Menengah Pertama yang ada di pinggiran kota Garut yang jauh dari kepenatan suasana kota pada umumnya, tepatnya di daerah Tarogong Kaler Kabupaten Garut Jawa Barat. Lokasi SMPN 1 Tarogong Kaler berada di Jalan Raya Samarang No 52 Tarogong Kaler Garut dengan jumlah guru dan Staf TU 65 orang dan jumlah peserta didik sebanyak 1045 orang. SMPN 1 Tarogong Kaler memiliki luas sekitar 1,5 Ha, terdiri dari 27 kelas, 1 ruang guru, 1 ruang Tata Usaha, 2 laboratorium, 1 perpustakaan, 1 UKS, 1 ruang warung sekolah, 1 Gedung Olahraga, 1 mesjid, 12 WC, 1 ruang BP, 1 ruang serbaguna dan 2 lapangan Olahraga yaitu lapangan basket terletak di pusat sekolah biasanya digunakan sebagai tempat upacara bendera, lokasi ini berada di tengah-tengah kelas, ruang guru, perpustakaan dan salah satu lapangan lagi digunakan untuk kegiatan Vollyball dan senam yang letaknya berada di samping masjid. Fasilitas parkir juga cukup luas, tersedia untuk parkir mobil dan motor.
SMPN 1 Tarogong Kaler mengusung sekolah hijau, yang banyak tumbuh pepohonan di setiap pojok tempat. Hal ini membuat udara di lingkungan sekolah sangat segar. Selain itu, banyak juga burung-burung yang membuat sarang di atasnya, setiap pagi selalu dihibur dengan suara kicauan-kicauan burung nan merdu. Selain memiliki pepohonan, terdapat juga kebun bunga yang terletak di antara deretan kelas 7. Kebun bunga ini ditanami oleh peserta didik dengan berbagai macam bunga yang indah, seperti mawar, melati, bakung lili dan lain-lain. Pada tahun 2015 SMP Negeri 1 Tarogong Kaler mendapat penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata yang tentunya untuk meraih keberhasilan tersebut didukung program-program sekolah seperti program Sekolah Berbasis Lingkungan dan Pepeling.
Keindahan dan kebersihan di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler tetap terjaga dengan menggalakan beberapa program yang bertujuan mendukung keindahan, kebersihan, asri dan kenyamanan seperti kegiatan Jumsih, operasi semut yang dilaksanakan setelah jam istirahat, lomba kebersihan antarkelas, lomba menata kelas. Selain itu sekolah SMP Negeri 1 Tarogong memiliki tempat khusus untuk mendaur ulang sampah yang dinamakan bank sampah yang bertujuan untuk mengelola sampah-sampah menjadi pupuk ataupun didaur ulang, adapun letak bank sampah berada di belakang sekolah dekat GOR.
Untuk mendukung program pemerintah khususnya di Kabupaten Garut. SMP Negeri 1 Tarogong Kaler melaksanakan berbagai kegiatan dalam upaya meningkatkan Keimanan dan Akhlakul Karimah (karakter) peserta didik dengan rutin melaksanakan kegiatan pembiasaan seperti kegiatan Embun Pagi, Sholat Dhuha, Sholat Dhuhur berjama'ah, Tadarus, menyantuni anak Yatim Piatu dan Panti Jompo dan lain-lain. Adapun prestasi yang diraih oleh peserta didik baik dalam kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler cukup membanggakan diantaranya pada tahun pelajaran 2016-2017 mendapat juara kesatu untuk lomba MTQ tingkat Nasional.
2. Ayahku, Panutanku
Ayahku bernama Abu Salman. Ayah berpostur sedang. berumur sekitar 54 tahun. Rambutnya putih beruban. Di dagunya terdapat bekas cukur jenggot putih di dagunya. Kulit ayahku kuning langsat. Wajah ayah tipikal Batak dengan rahang yang kuat dan hidung mancung tapi agak besar. Matanya hitam tajam dengan alis tebal. Sepintas ayahku seperti orang India.
Meskipun kelihatannya mengerikan, ayahku orang yang sabar. Wajahnya teduh dan selalu tersenyum menghadapi masalah apa pun. Ya, ayahku adalah orang yang paling sabar yang pernah aku kenal. Tidak pernah terlihat marah-marah atau membentak.
Beliau selalu menunjukkan perasaannya lewat gerakan bermakna di wajahnya. Jika melihat anaknya membandel, avah hanya menggeleng sambil berkata lirih untuk membujuknya. Tidak seperti orang Batak yang logatnya agak keras, ayahku sangat pendiam. Beliau yang irit kata, lebih suka memberi contoh langsung kepada anaknya tanpa perlu menggurui. Bagai air yang mengalir tenang, tetapi sangat dalam. Beliau adalah teladan bagi anak-anaknya.
3. Candi Borobudur
Candi Borobudur adalah sebuah situs purbakala peninggalan kerajaan Buddha di Indonesia. Candi ini terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi berbentuk stupa ini dibangun pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra yang menganut agama Buddha Mahayana, sekitar tahun 800 Masehi.
Candi ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar dengan tiga pelataran melingkar di atasnya. Dinding-dinding candi ini dihiasi 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha. Stupa utama candi terletak di tengah-tengah bangunan.
Stupa utama tersebut dikelilingi tiga barisan stupa yang melingkar berjumlah 72 buah. Stupa-stupa tersebut berlubang dan di dalamnya terdapat arca Buddha yang duduk bersila dalam posisi teratai sempurna.
4. Ibu
Setiap memandang wajahnya, hatiku terasa teduh. Ya wajah ibuku memang meneduhkan, matanya yang bulat menyiratkan kasih sayang kepada orang lain.
Tanganya yang mungil dan lembut mengajari kami berjalan untuk pertama kalinya. Dengan tanganya yang mungil ibuku menyuapi kami untuk pertama kalinya dan menghapus air mata kami saat kami menangis.
Rambut ibu yang indah menggambarkan keindahan pikirannya. Tidak pernah terbesit dalam pikirannya berbuat buruk kepada orang lain. Dengan bibir mungilnya nasihat-nasihat yang indah tentang kehidupan mengalir ke telinga kami.
5. Hujan di Belitung
Hujan di Belitung selalu lama dan sejadi-jadinya seperti air bah tumpah ruah dari langit, dan semakin lebat hujan itu, semakin gempar guruh menggeleger, semakin dahsyat petir sambar-menyambar, semakin giranglah hati kami.
Kami biarkan hujan yang deras mengguyur tubuh kami yang kumal. Ancaman dibabat rotan oleh orangtua kami anggap sepi. Kami akan berhenti sendiri setelah bibir membiru dan jemari tak terasa karena kedinginan.
Seluruh dunia tak bisa mencegah kami. Kami adalah para duta besar yang berkuasa penuh saat musim hujan. Para orangtua hanya menggerutu, frustasi merasa dirinya tak dianggap.
Kami berlarian, bermain sepak bola, membuat candi dari pasir, berpura-pura menjadi biawak, berenang di lumpur, memanggil-manggil pesawat terbang yang melintas, dan berteriak keras-keras tak karuan kepada hujan, langit, dan halilintar seperti orang lupa diri. Tapi lebih dari itu, yang paling seru adalah permainan tanpa nama yang melibatkan pelepah-pelepah pohon pinang hantu.
Satu atau dua orang duduk di atas pelapah selebar sajadah, kemudian dua atau tiga orang lainnya menarik pelepah itu dengan kencang. Maka terjadilah pemandangan seperti orang main ski es, tapi secara manual karena ditarik tenaga manusia.
6. Ampyang Maulid
Ampyang Maulid merupakan perayaan yang bernuansa dakwah Islam yang dilaksanakan masyarakat Desa Loram Kulon setiap tanggal 12 Rabiul Awal/Maulid dalam rangka memperingati lahir Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut sangat unik dan perlu dilestarikan warga setempat. Kegiatan tersebut dipusatkan di masjid At-Taqwa dan dalam aspek sosial bertujuan untuk meningkatkan tali persaudaraan dan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat.
Prosesi Ampyang Maulid berupa iring-iringan rombongan dari seluruh mushola yang ada di Desa Loram Kulon dengan membawa buah-buahan, nasi dan lauk-pauk yang dibentuk menjadi replika masjid, mushola, rumah, transportasi (mobil dan pesawat terbang), atau dalam bentuk yang berkaitan dengan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW., misalnya gajah, unta, burung ababil, kuda, ka'bah, atau pasukan kerajaan.
Iring-iringan rombongan ampyang berjalan parade berkeliling di jalan-jalan utama Desa Loram Kulon dan berakhir di masjid At-Taqwa. Kemudian rombongan ampyang bersama tokoh masyarakat, perangkat desa, dan pengurus masjid mengikuti rangkaian acara di dalam masjid, yakni: pembacaan ayat suci Alquran, pembacaan tahlil, pembacaan Al-barzanji, dan doa bersama.
7. Pantai Ora, Surga Tersembunyi di Maluku
Pantai Ora adalah sebuah tempat yang layak untuk disandingkan dengan pantai-pantai indah di dunia. Tempat ini sering disebut surga tersembunyi Indonesia karena kecantikannya yang sangat memukau. Keindahan pantai yang ada di Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara, Maluku ini tak hanya diminati warga Indonesia, wisatawan asing juga tak ingin melewatkan tujuan wisata yang satu ini.
Pantai Ora memiliki panorama yang sangat indah. Pasirnya yang putih bersih, air laut yang biru jernih, dan kekayaan membuat pantai ini sering disebut sebagai surga duniawi. Keindahan pantai ini semakin memesona dengan deretan pohon kelapa hijau dengan daunnya yang melenggok ke kiri dan ke kanan bagaikan penari yang gemulai.
Menikmati pagi hari di Pantai Ora adalah sesuatu yang menakjubkan. Lukisan keemasan di langit mulai terlihat. Begitu indah, menenangkan, dan membawa kehangatan. Deretan pegunungan yang membentengi Teluk Saleman perlahan mulai terlihat jelas. Kegagahan Gunung Hatusaka, sebagai ‘Sang Komandan’ dari deretan pegunungan tersebut menampakkan diri. Dari kejauhan tampak deretan pondok-pondok penginapan di Pantai Ora.
Menjelang senja, kita akan disuguhi pemandangan lain yang menakjubkan. Mentari berwarna kuning keemasan, perlahan tenggelam di ufuk barat. Kepergiannya secara perlahan membuat mata kita tak berkedip untuk terus menikmati pesonanya. Sungguh ciptaan Tuhan yang luar biasa.
8. Alat Musik Tifa
Tifa adalah salah satu alat musik tradisional yang paling terkenal berasal dari bagian timur Indonesia, yaitu kawasan Papua dan Maluku. Tifa mempunyai bentuk tabung menyerupai gendang dengan ukuran yang panjang. Ada berbagai macam jenis tifa, yaitu tifa jekir, tifa potong, tifa dasar, dan tifa bas.
Tifa dibuat dengan sebatang kayu yang tengahnya dibuat dikosongkan isinya. Satu sisi tifa yang lebih lebar ditutup dengan kulit rusa. Kulit rusa tersebut dikeringkan dan dipasangkan di salah satu sisi batang kayu. Pembuatan tifa menggunakan kulit binatang sebagai membran yang dililit melingkar dengan rotan agar kencang.
Tifa akan menghasilkan suara yang indah ketika dipukul. Karena keindahan suaranya, alat musik tifa digunakan untuk mengiringi tarian tradisional, lagu daerah, pertunjukan musik, pertunjukan kesenian, dan juga digunakan saat upacara adat.
9. Tari Samba
Tari Samba adalah tari yang berasal dari negara Brazil. Tarian Samba diiringi dengan sebuah permainan alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik seperti cavaquinho dan jenis gitar lainnya. Tarian samba juga dapat diiringi dengan berbagai instrumen perkusi seperti tamborin.
Karnaval selalu diadakan setiap tahunnya di negara Brazil. Dapat dipastikan bahwa tari samba akan turut memeriahkan acara tersebut. Bahkan salah satu rangkaian acara dalam karnaval adalah penobatan ratu samba. Selain itu, Tari Samba juga merupakan kebanggan dan ikon negara Brazil. Bahkan ikon tersebut sudah tercatat dalam UNESCO sejak tahun 2005. Tari Samba begitu berharga bagi negara Brazil.
10. Maribaya Bandung
Maribaya Bandung atau The Lodge Bandung terletak di Jalan Maribaya Timur Km 6 di Kampung Kosambi Cibodas, Lembang, Bandung Barat. The Lodge Maribaya merupakan salah satu kawasan wisata yang mempunyai luas wilayah kurang lebih 3 hektar.
Lokasinya yang berada di lereng perbukitan Maribaya yang memiliki ketinggian kurang lebih 2.080 mdpl ini membuat suasananya sangat sejuk dan asri. Kawasan ini dikelilingi oleh area hutan pinus yang masih begitu alami.
Rute-rute umum yang biasanya dilewati oleh para wisatawan untuk berkunjung ke Maribaya Bandung yang pertama adalah melalui rute jalan utama Bandung, dilanjutkan dengan melewati jalan Setiabudi, kemudian melalui Lembang dan Maribaya, hingga akhirnya sampai ke lokasi.
Rute akses kedua adalah rute alternatif dari Bandung dengan menyusuri jalan Setiabudi melalui Ledeng dan Jalan Sersan Bajuri. Kemudian melewati Parongpong, Lembang, Maribaya, hingga akhirnya sampai di lokasi tempat wisata tersebut.
Rute akses ketiga masih sama dengan rute kedua yang dimulai dari rute alternatif Bandung kemudian melewati daerah Dago Atas ke Dagu Giri. Kemudian, dilanjutkan dengan melewati daerah Lembang dan Maribaya.
Maribaya Bandung menyediakan berbagai wahana dan fasilitas untuk pengunjung, seperti balon udara, zip bike atau wahana sepeda yang ada di lintasan tali gantung, wahana ayunan sky swing atau ayunan di udara, Curug Air Terjun Maribaya, fasilitas camping untuk menginap, dan tempat kuliner.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan teks deskripsi?

Apa yang dimaksud dengan teks deskripsi?
Teks deskripsi merupakan karangan yang berisi gambaran terperinci tentang suatu objek, tempat, atau peristiwa.
Apa contoh kalimat deskripsi?

Apa contoh kalimat deskripsi?
Biasanya kata yang digunakan dalam teks deskripsi adalah kata sifat, misalnya tinggi, indah, atau bersih.
Apa ciri-ciri dari teks deskripsi?

Apa ciri-ciri dari teks deskripsi?
Salah satunya yaitu mencantumkan ciri-ciri, khususnya ciri fisik seperti bentuk, ukuran, warna, dan lain-lain.
