News
·
9 September 2020 16:15

Contoh Tumbuhan Stek dan Cara Menanam Menggunakan Metode Stek

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Contoh Tumbuhan Stek dan Cara Menanam Menggunakan Metode Stek (67632)
Ilustrasi menanam. Foto: Pixabay
Ada berbagai cara untuk memperbanyak jumlah tumbuhan yang ditanam, salah satunya adalah stek. Stek merupakan cara memperbanyak tumbuhan melalui bagian tubuh tanaman tersebut seperti akar, batang, dan daun. Cara ini masuk ke dalam kategori vegetatif buatan yang dilakukan manusia.
ADVERTISEMENT
Pada dasarnya, setiap bagian tubuh tanaman memiliki sifat totipotensi, yaitu kemampuan sel membelah diri untuk membentuk sel lain. Alhasil, tumbuhan tetap bisa tumbuh sempurna saat ditanam menggunakan metode stek.
Terdapat tiga cara untuk melakukan metode stek. Agar lebih jelas, simak penjelasan di bawah ini.

Stek Batang

Ini merupakan cara yang paling umum dilakukan. Untuk menerapkannya, sebaiknya batang yang digunakan sudah tua agar tunas baru dapat tumbuh pada ruas-ruasnya.
Stek batang dibagi menjadi empat macam, yaitu stek batang kayu keras, stek batang kayu setengah keras, stek batang kayu lunak, dan stek tumbuhan herba.

Stek Daun

Pilih daun tanaman yang sudah cukup tua, tetapi jangan hanya daunnya saja yang diambil, melainkan dengan tangkainya. Akar baru nanti akan tumbuh dari tangkai tersebut.
ADVERTISEMENT

Stek Akar

Hal yang harus diperhatikan pada stek akar adalah akar tumbuhan sebaiknya disemai sejajar atau masuk sedikit ke tanah.
Contoh Tumbuhan Stek
  1. Tumbuhan stek batang: rosemary, mawar, lavender, thyme, singkong, tebu, kangkung, dan anggur.
  2. Tumbuhan stek daun: cocor bebek, wijayakusuma, sri rejeki, kaktus, lidah buaya, dan begonia.
  3. Tumbuhan stek akar: stroberi, jambu biji, cemara, apel, sukun, dan albesia.
(FEP)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white