Cuaca Panas Sampai Kapan? Ini Prakiraannya dan Tips Hadapinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cuaca panas sampai kapan? Pertanyaan ini mungkin terlintas di benak banyak orang yang merasakan suhu tinggi belakangan ini. Tahun 2024, kondisi cuaca di Indonesia memang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Musim kemarau yang biasanya datang lebih awal, tahun ini diprediksi akan mundur di sebagian besar wilayah. Hal ini berarti suhu panas yang dirasakan saat ini mungkin akan bertahan lebih lama.
Tidak hanya itu, fenomena cuaca seperti El Nino yang masih berlangsung juga turut mempengaruhi kondisi iklim di Indonesia. Fenomena ini seringkali membawa cuaca lebih kering dan panas dari biasanya, yang membuat banyak orang semakin bertanya-tanya, kapan kondisi cuaca ini akan berakhir?
Cuaca Panas Sampai Kapan?
Musim kemarau tahun 2024 di Indonesia diprediksi akan berlangsung dengan pola yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini akan mengalami keterlambatan di banyak wilayah.
Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi antara bulan Juli hingga Agustus 2024, sehingga periode cuaca panas mungkin akan lebih panjang dibandingkan biasanya.
Beberapa daerah seperti Sumatra Selatan, Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua diperkirakan akan mencapai puncak kemarau di bulan Agustus. Sementara itu, wilayah lainnya mungkin mengalami puncak kemarau pada bulan Juli atau bahkan hingga September.
Perubahan pola musim kemarau ini juga dipengaruhi oleh fenomena iklim global, seperti El Nino. Saat ini, El Nino dengan intensitas moderat masih berlangsung, tetapi diprediksi akan kembali ke kondisi netral pada pertengahan tahun, sekitar Mei hingga Juli 2024.
Setelah itu, kondisi cuaca diperkirakan berpotensi bergeser ke La Nina lemah pada akhir triwulan ketiga (Juli-September 2024). Kondisi suhu permukaan laut di Indonesia juga diperkirakan akan lebih hangat dari biasanya. Akibatnya, ini dapat memperpanjang cuaca panas di beberapa daerah.
Untuk menghadapi potensi perubahan cuaca ini, BMKG mengingatkan wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami musim kemarau lebih kering dari biasanya, seperti sebagian kecil Aceh, Sumatra Utara, Riau, dan Kalimantan Bara untuk bersiap menghadapi risiko kekeringan, kebakaran hutan, dan kelangkaan air.
Di sisi lain, beberapa wilayah yang diperkirakan mengalami musim kemarau lebih basah, seperti beberapa bagian Sumatra dan Kalimantan, perlu mempersiapkan diri, terutama dalam sektor pertanian yang sensitif terhadap curah hujan tinggi.
Baca Juga: Pengertian dan Perbedaan Jangka Waktu Cuaca dan Musim
Tips Hadapi Cuaca Panas
Untuk menghadapi cuaca panas yang bekepanjangan di Indonesia, cobalah ikuti beberapa tips berikut ini yang dikutip dari laman Indonesiabaik.id:
Cegah dehidrasi dengan mencukupi kebutuhan cairan harian.
Perbanyak minum air putih.
Kurangi asupan minuman yang berkafein, minuman berenergi, minuman manis, dan alkohol.
Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung.
Gunakan pakaian yang berbahan ringan dan longgar.
Hindari penggunaan baju-baju yang berwarna gelap agar tidak menyerap panas dari matahari.
Berteduhlah pada jam 11 pagi hingga 3 siang.
Gunakan tabir surya atau sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup.
Sediakan botol semprot yang berisi cairan dingin di dalam kendaraan.
(SAI)
