Konten dari Pengguna

Daftar Angka Romawi Lengkap dengan Aturan Penulisannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Angka Romawi Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Angka Romawi Foto: Unsplash

Angka romawi menjadi sistem penomoran yang kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penulisan angka romawi berbeda dengan angka pada umumnya. Bilangan ini menggunakan huruf Latin untuk menyatakan angka numerik.

Mengutip buku Pintar Matematika 4A yang ditulis oleh Budi Santosa dkk., bilangan romawi sudah digunakan sejak zaman kekaisaran Romawi. Bilangan ini merupakan hasil tiruan sistem angka dari orang Etruscan, pendudukan kuno Italia.

Pada dasarnya, angka romawi adalah kombinasi dari angka 1, 5, 10, 50, 100, 500, dan 1000. Biasanya, angka romawi digunakan untuk menunjukkan angka bab atau jilid, jam dinding, resep obat, hingga tugu peringatan.

Baca juga: Aturan Angka Penting, Lengkap dengan Operasi Hitungnya

Daftar Angka Romawi

Adapun angka romawi dasar adalah sebagai berikut:

  • I = 1

  • V= 5

  • X = 10

  • L = 50

  • C = 100

  • D = 500

  • M = 1000

Untuk bilangan yang lebih besar (lebih dari 5.000), sebuah garis ditempatkan di atas angka romawi. Berikut penulisannya:

Angka Romawi

Aturan Penulisan Angka Romawi

Mengutip buku Patas Matematika SD karya Sobirin (2007), angka romawi memiliki beberapa aturan penulisan tersendiri. Aturan ini meliputi penjumlahan, pengurangan dan sebagainya. Berikut aturan penulisan angka romawi:

1. Aturan Pengurangan

  • Bilangan romawi yang lebih kecil dan terletak di sebelah kiri adalah bilangan pengurang dari bilangan sesudahnya.

  • Bilangan pengurang paling banyak satu angka.

Contoh:

  • IV = 5-1 = 4

  • XL= 50-10 = 40

2. Aturan Penjumlahan

  • Bilangan romawi yang lebih kecil dan terletak di sebelah kanan adalah sebagai bilangan penambah dari bilangan sebelumnya.

  • Bilangan penambah paling banyak tiga angka.

  • Bilangan yang boleh ditambah di sebelah kanan adalah I, X, C, dan M.

Contoh:

  • XVIII = 10 + 5 + 3 = 18

  • CXXV = 100 + 10 + 10 + 5 =125

3. Aturan Campuran

  • Bilangan V, L, dan C tidak boleh ditulis berdampingan.

Contoh:

  • LDCC = salah penulisan

  • VVLX = salah penulisan

  • DDLXII = salah penulisan

  • MLLDC = salah penulisan

Ilustrasi Angka Romawi Foto: Unsplash

Selain aturan di atas, masih ada beberapa aturan lain yang perlu diperhatikan. Di antaranya:

Angka Romawi

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Arti dari Bilangan Romawi?

chevron-down

Bilangan romawi adalah sistem penomoran yang menggunakan huruf Latin untuk melambangkan angka numerik.

Dari Mana Asal Angka Romawi?

chevron-down

Angka Romawi berasal dari Romawi Kuno. Bilangan ini sudah digunakan sejak zaman kekaisaran Romawi.

Huruf Romawi Ada Berapa?

chevron-down

Huruf romawi dasar terdiri dari tujuh angka, beberapa di antaranya I (1), V (5), X (10), dan sebagainya.