Daftar Angka Romawi Lengkap dengan Aturan Penulisannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Angka romawi menjadi sistem penomoran yang kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penulisan angka romawi berbeda dengan angka pada umumnya. Bilangan ini menggunakan huruf Latin untuk menyatakan angka numerik.
Mengutip buku Pintar Matematika 4A yang ditulis oleh Budi Santosa dkk., bilangan romawi sudah digunakan sejak zaman kekaisaran Romawi. Bilangan ini merupakan hasil tiruan sistem angka dari orang Etruscan, pendudukan kuno Italia.
Pada dasarnya, angka romawi adalah kombinasi dari angka 1, 5, 10, 50, 100, 500, dan 1000. Biasanya, angka romawi digunakan untuk menunjukkan angka bab atau jilid, jam dinding, resep obat, hingga tugu peringatan.
Baca juga: Aturan Angka Penting, Lengkap dengan Operasi Hitungnya
Daftar Angka Romawi
Adapun angka romawi dasar adalah sebagai berikut:
I = 1
V= 5
X = 10
L = 50
C = 100
D = 500
M = 1000
Untuk bilangan yang lebih besar (lebih dari 5.000), sebuah garis ditempatkan di atas angka romawi. Berikut penulisannya:
Aturan Penulisan Angka Romawi
Mengutip buku Patas Matematika SD karya Sobirin (2007), angka romawi memiliki beberapa aturan penulisan tersendiri. Aturan ini meliputi penjumlahan, pengurangan dan sebagainya. Berikut aturan penulisan angka romawi:
1. Aturan Pengurangan
Bilangan romawi yang lebih kecil dan terletak di sebelah kiri adalah bilangan pengurang dari bilangan sesudahnya.
Bilangan pengurang paling banyak satu angka.
Contoh:
IV = 5-1 = 4
XL= 50-10 = 40
2. Aturan Penjumlahan
Bilangan romawi yang lebih kecil dan terletak di sebelah kanan adalah sebagai bilangan penambah dari bilangan sebelumnya.
Bilangan penambah paling banyak tiga angka.
Bilangan yang boleh ditambah di sebelah kanan adalah I, X, C, dan M.
Contoh:
XVIII = 10 + 5 + 3 = 18
CXXV = 100 + 10 + 10 + 5 =125
3. Aturan Campuran
Bilangan V, L, dan C tidak boleh ditulis berdampingan.
Contoh:
LDCC = salah penulisan
VVLX = salah penulisan
DDLXII = salah penulisan
MLLDC = salah penulisan
Selain aturan di atas, masih ada beberapa aturan lain yang perlu diperhatikan. Di antaranya:
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Arti dari Bilangan Romawi?

Apa Arti dari Bilangan Romawi?
Bilangan romawi adalah sistem penomoran yang menggunakan huruf Latin untuk melambangkan angka numerik.
Dari Mana Asal Angka Romawi?

Dari Mana Asal Angka Romawi?
Angka Romawi berasal dari Romawi Kuno. Bilangan ini sudah digunakan sejak zaman kekaisaran Romawi.
Huruf Romawi Ada Berapa?

Huruf Romawi Ada Berapa?
Huruf romawi dasar terdiri dari tujuh angka, beberapa di antaranya I (1), V (5), X (10), dan sebagainya.
