Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Konten dari Pengguna
Daftar Lokasi Vaksin Booster Kedua Tangerang Selatan yang Bisa Dikunjungi
6 Februari 2023 14:33 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Kementerian Kesehatan telah mengumumkan bahwa vaksin booster kedua sudah bisa didapatkan masyarakat umum secara gratis. Kabar ini termuat dalam Surat Edaran No. HK 02.02/C/380/2023.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan informasinya, vaksinasi dosis 4 atau vaksin booster kedua mulai diberikan pada 24 Januari 2023. Masyarakat bisa mendapatkannya dengan mudah, tanpa menggunakan tiket atau undangan terlebih dahulu.
Adapun jarak pemberian vaksin booster kedua harus dilakukan dalam interval waktu minimal 6 bulan sejak vaksinasi booster pertama. Namun, jenis vaksin ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas.
Ada banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk mendapatkan vaksin booster kedua termasuk bagi warga Tangerang Selatan. Di mana sajakah lokasi vaksin booster kedua Tangerang Selatan? Simak daftarnya dalam artikel berikut ini.
Lokasi Vaksin Booster Kedua Tangerang Selatan
Dinas Kesehatan Tangerang Selatan menyediakan lokasi vaksin booster kedua di 35 UPTD Puskesmas yang tersebar di 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Setu, dan Serpong. Berikut daftar lengkapnya yang bisa Anda simak:
ADVERTISEMENT
1. Kecamatan Ciputat
2. Kecamatan Ciputat Timur
3. Kecamatan Pamulang
4. Kecamatan Pondok Aren
5. Kecamatan Serpong Utara
6. Kecamatan Setu
7. Kecamatan Serpong
Selain lokasi tersebut, Dinkes Tangerang Selatan juga membuka pelayanan vaksin booster kedua di Sentra Vaksinasi Teras Kota, Bintaro Plaza, dan POS UKK Kantor Pemkot Tangsel. Jumlah sasaran yang ditetapkan yakni sekitar 900 ribu dosis untuk penerima vaksin.
Kembali merujuk pada Surat Edaran No. HK.02.02/C/380/2023, vaksin booster kedua sudah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat (emergency use authorization) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
ADVERTISEMENT
Pada vaksin ini, dosis yang diberikan hanya setengahnya, yakni 0,5 ml. Ini dilakukan untuk meminimalisir efek samping yang timbul seperti kelelahan, demam, sakit kepala, dan lain-lain.
Adapun jenis vaksin yang diberikan akan disesuaikan dengan vaksin primer yang didapatkan oleh masyarakat. Misalnya, seseorang menerima vaksin primer AstraZeneca, maka ia bisa menggunakan jenis vaksin booster Moderna, AstraZeneca, dan Pfizer.
(MSD)