Daftar Pemain yang Masuk AC Milan Hall of Fame hingga 2026

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Legenda sepak bola Brasil, Ricardo Kaká, resmi menjadi salah satu nama yang masuk dalam AC Milan Hall of Fame. Pengumuman penghargaan tersebut berlangsung menjelang laga Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan pada Minggu (1/11).
AC Milan Hall of Fame sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2024 bertepatan dengan perayaan hari jadi klub ke-125. Program ini mengapresiasi mantan pemain dan pelatih yang telah memberikan kontribusi serta meninggalkan warisan berharga bagi klub.
Terdapat dua kategori dalam penghargaan tersebut, yakni honorary member yang ditentukan oleh tim dan elected member yang dipilih melalui voting. Lantas, siapa saja pemain yang masuk AC Milan Hall of Fame? Simak daftar lengkapnya lewat artikel di bawah ini.
Daftar Pemain yang Masuk AC Milan Hall of Fame
Berdasarkan informasi dari laman resmi acmilan.com, ada tujuh nama dalam AC Milan Hall of Fame per 3 November 2026. Mereka berasal dari kategori penyerang, gelandang, dan honorary member. Berikut daftar lengkapnya:
1. Franco Baresi (Honorary Member)
Franco Baresi menjadi pemain pertama yang masuk AC Milan Hall of Fame pada 2024. Ia menerima penghargaan kategori honorary member bertepatan dengan 50 tahun pengabdiannya kepada klub. Selama membela Rossoneri, Baresi dikenal sebagai kapten yang memiliki loyalitas tinggi.
Ia memimpin AC Milan meraih berbagai gelar di bawah asuhan Arrigo Sacchi dan Fabio Capello pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an. Baresi mengakhiri kariernya dengan 719 penampilan resmi dan koleksi gelar berikut:
6 gelar Serie A
3 gelar European Cup
2 gelar Intercontinental Cup
4 gelar Italian Super Cup
2. Filippo Inzaghi (Penyerang)
Filippo Inzaghi bergabung dengan AC Milan pada usia 27 tahun dan menjadi salah satu penyerang tersubur dalam sejarah klub. Pemain berjuluk SuperPippo ini mencuri perhatian lewat dua penampilannya pada partai final 2007.
Ia mencetak dua gol saat AC Milan mengalahkan Liverpool di final Liga Champions di Athena. Pada tahun yang sama, Inzaghi kembali mencetak dua gol dalam kemenangan atas Boca Juniors di final Piala Dunia Antarklub di Yokohama.
Selama memperkuat AC Milan, Inzaghi membukukan 126 gol dari 300 pertandingan resmi. Ia juga mengoleksi sejumlah gelar, yaitu:
2 gelar Liga Champions
1 gelar FIFA Club World Cup
2 gelar Serie A
2 gelar UEFA Super Cup
1 gelar Coppa Italia
1 gelar Italian Super Cup
3. Andriy Shevchenko (Penyerang)
Andriy Shevchenko bergabung dengan AC Milan pada 1999 dan langsung menjadi top skor Serie A dengan 24 gol. Selama dua periode membela AC Milan (1999–2006 dan 2008/2009), Shevchenko mencetak 175 gol dalam 322 pertandingan. Berikut rinciannya:
1 Liga Champions
1 Serie A
1 UEFA Super Cup
1 Coppa Italia
1 Italian Super Cup
Di level individu, ia meraih Ballon d'Or 2004, dua gelar top skor Serie A, dan tiga gelar top skor Liga Champions.
4. Marco van Basten (Penyerang)
Marco van Basten bergabung dengan AC Milan pada 1987 dan langsung membantu klub menjuarai Serie A pada musim debutnya. Selama membela Rossoneri, ia mencatatkan 125 gol dalam 201 pertandingan sebelum mengakhiri kariernya pada 1995. Van Basten turut membawa AC Milan meraih delapan gelar, terdiri atas:
2 European Cup
3 Serie A
2 UEFA Super Cup
2 Intercontinental Cup
Selain itu, ia meraih tiga Ballon d'Or, dua gelar top skor Serie A, dan satu penghargaan Best FIFA Men's Player.
5. Carlo Ancelotti (Gelandang)
Carlo Ancelotti bergabung dengan AC Milan pada 1987 setelah sebelumnya membela Parma dan AS Roma. Di bawah arahan Arrigo Sacchi, ia menjadi sosok penting di lini tengah Rossoneri. Pada 1989, Ancelotti turut membawa AC Milan menjuarai European Cup.
Ia mencetak gol jarak jauh ke gawang Real Madrid dalam perjalanan menuju trofi tersebut. Kariernya sebagai pemain berakhir pada usia 33 tahun akibat masalah lutut.
6. Ruud Gullit (Gelandang)
Ruud Gullit bergabung dengan AC Milan pada 1987 dan menjadi salah satu pemain kunci di era kepelatihan Arrigo Sacchi. Pemain asal Belanda ini dikenal memiliki kekuatan fisik, kemampuan duel udara, serta fleksibilitas dalam menempati berbagai posisi.
Selama membela Rossoneri, Gullit mempersembahkan sejumlah gelar, meliputi:
3 gelar Liga Italia
2 gelar European Cup
2 gelar Intercontinental Cup
2 gelar European Super Cup
3 gelar Italian Super Cup
Di level individu, ia juga meraih penghargaan Ballon d'Or.
7. Ricardo Kaká (Gelandang)
Ricardo Kaká bergabung dengan AC Milan pada 2003 setelah mencuri perhatian bersama São Paulo. Pada musim debutnya, ia langsung membantu Rossoneri meraih gelar Serie A ke-17. Puncak performanya terjadi pada musim 2006/2007 ketika ia mencetak 10 gol di Liga Champions dan mengantarkan AC Milan menjadi juara.
Salah satu penampilan terbaiknya terlihat saat membukukan dua gol ke gawang Manchester United pada semifinal. Atas penampilannya sepanjang tahun tersebut, Kaká meraih Ballon d'Or dan penghargaan FIFA World Player 2007. Ia juga membantu AC Milan memenangkan European Super Cup dan Club World Cup.
Baca juga: AC Milan Siapkan Rencana Besar untuk Boyong Endrick dari Real Madrid
(RK)
