Konten dari Pengguna

Dalam Kegiatan Pendahuluan Ada Awal Pembelajaran dan Pra Pembelajaran, Apa Itu?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen

Sebelum memulai pembelajaran di kelas, guru perlu menyiapkan tahap pendahuluan yang terstruktur agar proses belajar berlangsung dengan baik. Kegiatan ini membantu menciptakan suasana kelas yang tertib sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tahapan yang perlu diperhatikan sebelum peserta didik memasuki materi inti, yaitu pra pembelajaran dan awal pembelajaran.

Meskipun sama-sama dilakukan sebelum kegiatan inti, keduanya memiliki fokus dan tujuan yang berbeda. Lantas, apa yang dimaksud dengan pra pembelajaran dan awal pembelajaran? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Awal dan Pra Pembelajaran

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen

Sebelum memasuki materi inti, guru perlu melakukan kegiatan pra pembelajaran dan awal pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif. Berikut pengertian dari kedua istilah tersebut:

Kegiatan Pra Pembelajaran

Mengutip jurnal Mengelola Kegiatan Prapembelajaran sebagai Upaya Menciptakan Proses Belajar yang Kondusif di Sekolah Dasar Negeri 3 Simpang Katis Bangka Belitung karya Fara Dillah Ocktavia, pra pembelajaran atau prainstruksional adalah kegiatan pendahuluan yang dilakukan guru untuk mempersiapkan peserta didik sebelum mengikuti proses pembelajaran.

Beberapa langkah dalam kegiatan prapembelajaran meliputi:

  • Menciptakan suasana kelas yang menarik, sehingga peserta didik merasa nyaman dan lebih siap mengikuti pembelajaran.

  • Mengabsen peserta didik untuk mengetahui kehadiran sebelum pembelajaran dimulai.

  • Membangun kesiapan belajar peserta didik, baik secara fisik maupun mental.

  • Menciptakan suasana belajar yang demokratis, sehingga peserta didik merasa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi selama proses pembelajaran.

Kegiatan Awal Pembelajaran

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Berbeda dengan pra pembelajaran yang berfokus pada persiapan, kegiatan awal pembelajaran merupakan tahap saat guru mulai mengarahkan perhatian dan kesiapan peserta didik pada materi yang akan dipelajari, sebagai pengantar sebelum pembelajaran memasuki kegiatan inti.

Merujuk pada jurnal Studi Kualitatif tentang Pelaksanaan Kegiatan Awal Pembelajaran di Kelas karya Siti Qoiyimah dan Salito, bentuk kegiatan awal dapat disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, gaya mengajar guru, dan materi yang akan disampaikan. Beberapa contohnya sebagai berikut:

  • Menyapa dan menanyakan kabar peserta didik untuk membangun interaksi yang hangat dan menciptakan suasana belajar yang nyaman.

  • Melakukan apersepsi dengan mengulas materi sebelumnya atau menghubungkan materi baru dengan pengalaman peserta didik. Misalnya, sebelum membahas lingkungan, guru dapat mengajak peserta didik mengingat kebiasaan menjaga kebersihan rumah.

  • Memberikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu sekaligus mengarahkan perhatian peserta didik pada topik yang akan dipelajari.

  • Melakukan ice breaking melalui permainan singkat, kuis, tepuk tangan, atau aktivitas ringan untuk meningkatkan fokus dan semangat belajar.

  • Memberikan motivasi melalui cerita atau contoh yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran agar peserta didik mengetahui materi yang akan dipelajari.

Baca Juga: Pelajaran dari Perencanaan Pembelajaran dan Faktor-Faktor Pendukungnya

(ANB)