Konten dari Pengguna

Dampak Dunia dan Akhirat bagi Pelaku Zina serta Cara Taubatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dampak Dunia dan Akhirat Bagi Pelaku Zina serta Cara Taubat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Dampak Dunia dan Akhirat Bagi Pelaku Zina serta Cara Taubat. Foto: Pexels

Perzinaan termasuk perbuatan yang menghasilkan dosa besar dalam ajaran Islam. Tak hanya melakukan, Allah Swt bahkan melarang hamba-Nya untuk sekadar mendekati zina karena memiliki dampak buruk.

Itu mengapa hukuman bagi pelaku zina dalam syariat Islam tidak main-main. Pada taraf yang paling ringan, hukumannya adalah cambuk 100 kali dan diasingkan. Sementara yang paling berat adalah hukuman mati.

Selain itu, masih ada lagi dampak dunia dan akhirat bagi pelaku zina. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai dampak bagi pelau zina.

Dampak Dunia dan Akhirat bagi Pelaku Zina

Dampak Dunia dan Akhirat Bagi Pelaku Zina. Foto: Pexels

Abu Hudzaifah Ibrahim dalam buku Rumah yang Tidak Dimasuki Malaikat menjelaskan bahwa perbuatan zina membawa dampak negatif di dunia dan akhirat. Daftarnya sebagai berikut:

  1. Zina menghilangkan cahaya iman dari kalbu pelakunya.

  2. Zina mengharuskan pelakunya dibunuh.

  3. Zina mendatangkan ancaman dan rasa takut.

  4. Doa pelaku zina tidak akan dikabulkan Allah.

  5. Badan pelaku zina akan dipanggang dan dibakar di tungku (Jahannam).

  6. Pelaku zina tidak akan dipandang Allah dengan pandangan rahmat.

  7. Allah mengharamkan surga bagi pelaku zina, bahkan mencium bau surga pun tidak mungkin.

  8. Allah mengancam akan menghancurkan setiap tempat atau daerah yang di dalamnya terdapat pelaku zina.

  9. Zina mencemarkan nama baik pelaku, mendatangkan bencana dan kehinaan, baik di dunia maupun akhirat.

Namun, dari semua dampak yang tercantum di atas, tak ada dampak yang lebih mengerikan selain murka Allah Swt. Bahkan, saking murkanya Allah Swt pada pelaku zina, Dia tidak akan sudi melihat kepada mereka.

Baca Juga: Hukuman bagi Pelaku Zina Ghairu Muhsan dan Zina Muhsan

Dampak Kesehatan Bagi Pelaku Zina

Dampak Kesehatan Bagi Pelaku Zina. Foto: Unsplash

Dampak buruk dari perzinaan juga bisa pada mempengaruhi faktor kesehatan. Dijelaskan dalam buku Dosa-Dosa Jariah oleh Rizem Aizid, penyakit fisik yang muncul dari aktivitas zina sebagian besarnya berkaitan dengan penyakit kelamin, seperti:

  • Kutil dan bisul akibat virus Human Pailloma Virus (HPV).

  • Herpes genital, ditandai dengan luka di penis, disekitar atau di dalam vagina, di bokong, atau di anus.

  • Kanker serviks atau kanker leher rahim.

  • Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang disebabkan Human Immunodeficiency Virus (HIV).

  • Vaginistis, yaitu peradangan pada vagina yang ditandai dengan gatal di vagina dan keputihan.

  • Sifilis, penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan bakteri.

Cara Bertaubat untuk Pelaku Zina

Cara Bertaubat untuk Pelaku Zina Foto: Pexels

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa perzinaan hanya mendatangkan dampak buruk. Bagi umat Muslim, satu hal yang pasti dari zina adalah mendatangkan murka Allah Swt.

Meski begitu, tidak ada perbuatan dosa yang tidak diampuni Allah Swt kecuali syirik. Jadi, jika pezina benar-benar menyesal dan ingin bertaubat, maka ia bisa melakukan taubat nasuha.

Kesungguhan dalam taubat nasuha dapat ditunjukkan dengan melaksanakan salat taubat yang terdiri dari dua rakaat. Pelaksanaan salat taubat wajib disegerakan, khususnya pada waktu yang dianjurkan, yakni dua pertiga malam.

Pada rakaat pertama, umat Muslim dianjurkan untuk membaca surat Al-Kafirun. Sementara pada rakaat kedua yang dibaca adalah surat Al-Ikhlas.

Setelah selesai salat, umat Muslim dianjurkan melafalkan dzikir dan doa untuk memohon ampunan dari Allah. Istighfar dapat dilakukan sebanyak 100 kali dengan bacaan berikut:

سْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه

Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi.

Artinya: "Aku minta pengampunan kepada Allah dan tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya."

(DEL)