Daur Hidup Nyamuk dari Telur Hingga Dewasa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nyamuk merupakan salah satu jenis serangga yang keberadaanya kerap tidak disukai manusia. Sebab, nyamuk terkadang membuat bising, menyebabkan gatal, hingga menimbulkan penyakit berbahaya seperti demam berdarah.
Sebenarnya, dari 3500 spesies nyamuk di dunia, hanya ratusan di antaranya yang berbahaya bagi manusia. Nyamuk ternyata juga berperan untuk membantu proses penyerbukan tanaman coklat.
Nyamuk memiliki daur hidup yang mengagumkan, sehingga banyak dipelajari manusia. Pengertian daur hidup sendiri adalah urutan pertumbuhan dan perkembangan hewan.
Nah berikut adalah ulasan tentang daur hidup nyamuk selengkapnya:
Daur Hidup Nyamuk
Nyamuk mengalami daur hidup dengan proses metamorfosis sempurna. Artinya perkembangan nyamuk ditandai dengan perubahan bentuk pada tiap tahap pertumbuhannya, yakni dari telur hingga imago (dewasa). Berikut adalah penjelasannya:
Telur
Nyamuk biasanya akan bertelur di tempat yang berair. Sekali bertelur, betina dapat mengeluarkan hingga 100 telur. Telur nyamuk terlihat seperti debu berwarna hitam yang biasanya berada di pinggiran.
Namun ada juga spesies nyamuk yang menggabungkan telur-telurnya hingga menyerupai suatu rakit yang terdiri dari 300 telur. Telur nyamuk biasanya akan menetas dalam waktu 48 jam setelah dikeluarkan.
Jentik Nyamuk
Jentik nyamuk bentuknya mirip seperti benang hitam yang berukuran sangat kecil. Jentik nyamuk tetap berada di air dan akan berganti kulit hingga empat kali. Pada setiap pergantian, ukurannya akan bertambah besar. Umumnya pada pergantian keempat, jentik akan menjadi pupa.
Pupa
Ini adalah fase istirahat dari siklus daur hidup nyamuk. Di fase ini, pupa tidak memerlukan makanan, mirip dengan fase kepompong pada kupu-kupu. Proses ini memerlukan waktu kurang lebih 1-2 hari.
Nyamuk
Setelah pupa bertransformasi menjadi nyamuk dewasa, mereka akan berdiam diri di permukaan air untuk sementara waktu untuk mengeringkan diri. Setelah tubuhnya kering, nyamuk dapat mengeluarkan sayapnya dan kemudian terbang.
(ERA)
