Konten dari Pengguna

Daya Tampung SNBP IPB 2026 untuk Semua Program Studi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi calon mahasiswa jalur SNBP 2026. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi calon mahasiswa jalur SNBP 2026. Foto: Shutterstock

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah memasuki tahap pendaftaran yang berlangsung hingga 18 Februari 2026. Salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang kerap menjadi incaran calon mahasiswa pada jalur ini adalah Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sebelum mendaftar di kampus ini, ada baiknya calon mahasiswa mengetahui lebih dulu informasi mengenai daya tampungnya. Data daya tampung setiap program studi (Prodi) dibutuhkan untuk memprediksi peluang lolos seleksi.

Ya, dengan informasi daya tampung, Anda bisa mengetahui seberapa ketat tingkat persaingan. Nah, bagi calon mahasiswa yang berniat mendaftar ke IPB, simak informasi daya tampung SNBP IPB 2026 berikut ini.

Daya Tampung SNBP IPB 2026

Ilustrasi daya tampung SNBP IPB 2026. Foto: Unsplash

IPB telah mengumumkan data daya tampung SNBP 2026 untuk jenjang Sarjana Terapan dan Sarjana (S1). Dikutip dari laman admisi.ipb.ac.id, berikut informasi daya tampung SNBP IPB 2026 untuk semua prodi.

Daya Tampung SNBP IPB 2026 Sarjana Terapan

Daya tampung jenjang Sarjana Terapan di IPB terbagi di dua kampus, yaitu Bogor dan Sukabumi. Kampus Bogor menawarkan 17 prodi, sedangkan Kampus Sukabumi memiliki 5 prodi. Total daya tampung mencapai 1.118 kursi, dengan 934 di Bogor dan 184 di Sukabumi.

Berikut rincian daya tampung di masing-masing kampus:

Kampus Bogor

  • Komunikasi Digital dan Media: 84 kursi

  • Ekowisata: 40 kursi

  • Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak: 56 kursi

  • Teknologi Rekayasa Komputer: 56 kursi

  • Supervisor Jaminan Mutu Pangan: 56 kursi

  • Manajemen Industri Jasa Makanan & Gizi: 56 kursi

  • Pemuliaan Tanaman & Teknologi Benih: 28 kursi

  • Teknologi & Manajemen Pembenihan Ikan: 28 kursi

  • Teknologi & Manajemen Ternak: 28 kursi

  • Manajemen Agribisnis: 112 kursi

  • Manajemen Industri: 56 kursi

  • Analisis Kimia: 56 kursi

  • Teknik & Manajemen Lingkungan: 56 kursi

  • Akuntansi: 112 kursi

  • Paramedik Veteriner: 40 kursi

  • Teknologi & Manajemen Produksi Perkebunan: 42 kursi

  • Teknologi Produksi & Pengembangan Masyarakat Pertanian: 28 kursi

Kampus Sukabumi

  • Komunikasi Digital dan Media (KMN): 56 kursi

  • Ekowisata (EKW): 36 kursi

  • Teknologi & Manajemen Pembenihan Ikan (IKN): 28 kursi

  • Teknologi & Manajemen Ternak (TNK): 28 kursi

  • Manajemen Agribisnis (MAB): 36 kursi

Daya Tampung SNBP IPB 2026 Program Sarjana (S1)

IPB juga menyediakan 2.180 kursi untuk program S1 melalui SNBP 2026. Jumlah ini tersebar di 12 fakultas dengan total 46 prodi. Untuk tahun ini, Sekolah Bisnis memiliki kuota terbanyak, yakni 96 kursi, diikuti Agronomi dan Hortikultura dengan 90 kursi. Berikut rinciannya:

Fakultas Pertanian (Faperta)

  • Smart Agriculture: 24 kursi

  • Manajemen Sumberdaya Lahan: 36 kursi

  • Agronomi dan Hortikultura: 90 kursi

  • Proteksi Tanaman: 40 kursi

  • Arsitektur Lanskap: 40 kursi

  • Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB)

  • Kedokteran Hewan: 88 kursi

  • Sains Biomedis: 20 kursi

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

  • Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya: 48 kursi

  • Manajemen Sumberdaya Perairan: 40 kursi

  • Teknologi Hasil Perairan: 42 kursi

  • Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap: 48 kursi

  • Ilmu dan Teknologi Kelautan: 52 kursi

Fakultas Peternakan (Fapet)

  • Teknologi Produksi Ternak: 48 kursi

  • Nutrisi dan Teknologi Pakan: 64 kursi

  • Teknologi Hasil Ternak: 40 kursi

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan)

  • Manajemen Hutan: 56 kursi

  • Teknologi Hasil Hutan: 44 kursi

  • Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata: 56 kursi

  • Silvikultur: 44 kursi

Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT)

  • Teknik Pertanian dan Biosistem: 48 kursi

  • Teknologi Pangan: 52 kursi

  • Teknik Industri Pertanian: 52 kursi

  • Teknik Sipil dan Lingkungan: 40 kursi

  • Teknik Mesin: 24 kursi

  • Teknik Kimia: 24 kursi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • Bioinformatika: 32 kursi

  • Meteorologi Terapan: 40 kursi

  • Biologi: 44 kursi

  • Kimia: 48 kursi

  • Fisika: 48 kursi

  • Biokimia: 44 kursi

Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)

  • Ekonomi Pembangunan: 52 kursi

  • Manajemen: 52 kursi

  • Agribisnis: 52 kursi

  • Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan: 60 kursi

  • Ilmu Ekonomi Syariah: 52 kursi

Fakultas Ekologi Manusia (Fema)

  • Ilmu Gizi: 40 kursi

  • Ilmu Keluarga dan Konsumen: 48 kursi

  • Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat: 70 kursi

  • Sekolah Bisnis (SB)

  • Bisnis: 96 kursi

Fakultas Kedokteran (FK)

  • Kedokteran: 10 kursi

Sekolah Bisnis (SB) (Program Sains dan Matematika)

  • Statistika dan Sains Data: 48 kursi

  • Matematika: 44 kursi

  • Ilmu Komputer: 68 kursi

  • Aktuaria: 40 kursi

  • Kecerdasan Buatan: 32 kursi

Baca juga: Daya Tampung UGM 2026 untuk SNBP di Semua Program Studi

(RK)