Dita Karang Secret Number Tahan Tangis Saat Telepon Sang Ibu di Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dita Karang serta dua orang anggota Secret Number lainnya, Lea dan Denise, mendapat kesempatan melepas rindu dengan keluarganya. Seperti diketahui, Secret Number merupakan girlband multinasional.
Ada Dita dari Indonesia, Lea asal Jepang, Soodam asli Korea, serta Denise dan Jinny yang berdarah Amerika-Korea. Dalam video yang diunggah akun YouTube NADOL dengan judul (Preview) Foreign member girl group in Korea 'Secret Number' I miss my family tersebut, Dita, Lea dan Denise terhubung dengan keluarga mereka via telepon.
Dita Karang, Lea dan Denise tampak menahan tangis karena rindu pada keluarganya. Begitu tersambung, ibu dari perempuan bernama lengkap Ayu Puspa Aditya Karang ini langsung menanyakan kabar putrinya di sana.
Perempuan kelahiran 25 Desember 1996 itu pun menjawab bahwa dirinya baik-baik saja di sana. Ia juga menanyakan ibunya apakah menonton dirinya saat berada di music shows.
“Mama, nonton gak kalau aku di music shows?” tanya Dita karang.
Dengan lantang, sang ibu menjawab, "nonton lah, selalu nonton".
Dengan suara sedikit bergetar karena menahan tangis, Dita Karang mengucapkan terima kasih kepada ibunya karena selalu mendukung dirinya dan Secret Number.
Keceriaan terlihat di wajah anggota asal Jepang, Lea, saat telepon tersambung ke ibunya. Anggota tertua Secret Number itu mengungkapkan rasa cintanya untuk keluarganya dalam bahasa Jepang.
“Untuk keluarga, Hana, Ibu, dan kakak laki-laki, aku mencintai kalian,” ujar Lea.
Kejadian menarik terjadi dalam acara ini ketika Denise bersemangat memanggil ibunya saat telepon tersambung. Tetapi, ternyata yang mengangkat teleponnya adalah ayahnya.
Namun, tidak lama ibunya yang berbicara dengan Denise. “I miss you baby,” ucap ibunda Denise mengungkapkan betapa rindunya ia dengan putrinya.
Perempuan berusia 19 tahun itu tampak menahan tangisnya. Denise mengatakan bahwa dirinya juga merindukan ibu dan keluarganya.
(FEP)
