Konten dari Pengguna

Doa Acara Resmi dan Adab Ketika Berdoa yang Bisa Diamalkan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa acara resmi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa acara resmi. Foto: Unsplash

Acara resmi adalah kegiatan yang digelar oleh sebuah lembaga, bisa berupa lembaga pemerintah, lembaga bisnis, atau lembaga masyarakat. Contoh acara resmi dalam kehidupan sehari-hari adalah seminar, rapat, upacara, wisuda, dan lain sebagainya.

Di Indonesia, setiap agenda yang digelar selalu didahului dan diakhiri dengan doa. Tujuan berdoa agar acara berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi siapa pun yang hadir.

Doa Acara Resmi

Dikutip dari buku Doa-Doa dalam Acara Resmi, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, berikut adalah doa yang dapat dipanjatkan sebelum memulai dan menutup acara resmi.

1. Doa dalam Acara Rapat Pertemuan

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.

Allaahummaj'alnaa li'aalaa'ika dzaakiriin, wa lina'maa'ika syaakiriin, wa 'alaa qadhaa'ika wa balaa'ika minash-shaabiriin, wa minal-halaali marzuuqin, wa minal-haraamima'shuumiin, wa fil-jinaani muna"imiin, wa 'anin-niiraani muba"idin, wa ilaa wajhika wa wajhi nabiyyika sayyidinaa wa maulaanaa muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallama ya Rabbi Naazhiriina mutana"imiin rud-danaa.

Allaahumma ilaika maraddan jamiilaa, wa laa taj'alillaahumma lisy-syaithaani 'alaina fii saa'iril haalaati wa laa 'indal-mamaati, wa laa qablahu wa laa ba'dahu kaidan sabiilaa.

Allaahummaj'al jam'anaa haadzaa jam'an marhuumaa, waj'al musyaawaratanaa musyaawaratan naafi'ah, wa tafarruqanaa mim ba'dihi tafarruqan ma'shuuman, birahmatika yaa arhamar-raahimiin.

Walhamdulillaahi Rabbil-'aalamiin.

Artinya:

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, jadikanlah kami senantiasa ingat segala pemberian-Mu, senantiasa mensyukuri nikmat-Mu, sabar menerima segala keputusan-Mu dan bencana-Mu, limpahkanlah rezeki yang halal kepada kami, hindarkanlah kami dari segala yang haram, tempatkanlah kami di surga yang penuh kenikmatan, jauhkanlah kami dari neraka, dan semoga kami dapat melihat Dzat-Mu dan Nabi-Mu.

Kembalikanlah kami ya Allah kehadirat-Mu dengan kembali yang baik, janganlah Engkau jadikan setan menggoda kami dari segala tindakan yang menyesatkan kami, baik sebekum dan sesudah mati kami.

Ya Allah, jadikanlah pertemuan ini pertemuan yang penuh kasih sayang-Mu, jadikanlah musyawarah kami ini musyawarah yang bermanfaat, dan jadikanlah perpisahan kami sesudah ini perpisahan yang terpelihara dengan limpahan rahmat-Mu, wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Ilustrasi berdoa. Sumber: Pexels

2. Doa dalam Acara Penutupan Penataran

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdulillahi rabbil-'aalamiin.

Allaahumma shalli wa sallim 'alaa sayyidinaa muhammadin bifadhlika wa rahmatika yaa Allaahu annaka 'allamtanaa maa lam na'lam qablahu

Subhaanaka laa 'ilma lanaa illaa maa 'allamtanaa innaka antal-'aliimul-hakiim.

'Allimnaa wa akrimnaa binuuril-fahmi, wa waffiqnaa bil-'ilmi al-'amal.

Allaahumma innaa nastaudi'uka maa 'allamtanaahu fardud-hu ilainaa 'inda haajatinaa ilaihi wa laa tansaahu yaa rabbal-'aalaamiin, wahdinaa ilaa shiraathim mustaqim wal-hamdulillaahi rabbil-'aalamiin.

Artinya:

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Rahmat dan keselamatan semoga tercurah atas junjungan kami Nabi Muhammad saw.

Dengan karunia dan rahmat-Mu ya Allah, Engkau telah mengajarkan kepada kami apa-apa yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkau yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Limpahkanlah kepada kami kemuliaan dengan cahaya kecerdasan, dan semoga Engkau berkenan menolong kami untuk mengamalkan ilmu.

Ya Allah, sesungguhnya kami akan menitipkan kepada kami, manakala kami membutuhkannya, dan janganlah Engkau menjadikan kami melupakannya wahai Tuhan semesta alam dan sebaik-baik Penolong, tunjukkanlah kami jalan yang lurus, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Ilustrasi doa. Foto: Unsplash

Adab Membaca Doa

Ilustrasi adab membaca doa. Foto: Unsplash

Agar segala permohonan dikabulkan oleh Allah, bacaan doa juga perlu diucapkan dengan adab tertentu. Masih dari sumber yang sama, umat Muslim bisa menerapkan adab-adab di bawah ini ketika sedang berdoa:

  1. Dalam keadaan suci dan menghadap kiblat.

  2. Tidak perlu dengan suara yang keras, yang penting dapat terdengar oleh diri sendiri.

  3. Berdoa dengan khusyuk dan tadharru' (rendah diri)

  4. Memuji kepada Allah di awal bacaan doa dan mengucap shalawat atas Nabi SAW dalam doanya.

  5. Mengangkat kedua tangan sembari berdoa.

  6. Awali doa dengan membaca Basmalah dan diakhiri dengan bacaan Hamdalah.

  7. Tanamkan niat bahwa doa itu akan diperkenankan Allah dan tidak merasa gelisah jika doa itu tidak diperkenankan oleh-Nya.

  8. Bertawakal kepada Allah atas doanya dan penuh harap.

(DAF)