Konten dari Pengguna

Doa Asmaul Husna Lengkap Beserta Terjemahannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilusrasi membaca asmaul husna. Sumber: Freepikcom
zoom-in-whitePerbesar
Ilusrasi membaca asmaul husna. Sumber: Freepikcom

Asmaul Husna artinya nama-nama baik yang dimiliki Allah SWT. Allah memperkenalkan dirinya dengan nama-nama baik sesuai dengan firman yang tercantum dalam surat Al A'raf ayat 180.

وَلِلَّهِ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ فَٱدْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا۟ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ أَسْمَٰٓئِهِۦ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Artinya: "Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan."

Umat Muslim yang rutin membaca Asmaul Husna akan mendapatkan keutamaan yang besar. Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII oleh Aris Abi Syaifullah, dkk., setidaknya ada 3 keutamaan yang bisa didapatkan oleh seorang Muslim yang membaca dan menghafal Asmaul Husna.

1. Doa dengan Asmaul Husna akan dikabulkan Allah SWT

Seseorang yang berdoa dengan menyebut nama-nama Allah dalam Asmaul Husna, Insyaallah doanya akan dikabulkan. Allah juga telah memerintahkan agar berdoa dengan menyebut namaNya. Hal ini tercantum seperti dijelaskan dalam ayat di atas. ". . . Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu. . ."

2. Rasulullah menganjurkan untuk mempelajarinya.

Ketika menjelaskan kandungan surat al A'raf ayat 180, Ibnu Katsir dalam tafsirnya mencantumkan hadist tentang asmaul husna. Seorang sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah kami boleh mempelajarinya?"

Rasulullah bersabda, "Benar, dianjurkan bagi setiap orang yang mendengarnya (asmaul husna) mempelajarinya." (HR. Ahmad)

3. Dijanjikan Masuk surga

Keutamaan asmaul husna yang luar biasa adalah dijanjikan akan masuk surga. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad, "Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Siapa yang menghafalnya, ia akan masuk surga." (HR. Bukhari dan Muslim)

Ilusrasi membaca asmaul husna. Sumber: Freepikcom

Doa Asmaul Husna dan Terjemahnya

Doa Asmaul Husna berikut ini adalah doa yang biasa dilantunkan oleh para santri di banyak pesantren Indonesia. Biasanya, mereka akan membacanya bersama-sama sebelum memulai majelis. Doa ini terdiri dari 3 tahap: doa pembukaan - asmaul husna - doa penutup

Berikut adalah doa sebelum membaca Asmaul Husna:

بِسْـمِ الله بَدَ ئْـنَا - وَالْحَمْدُ لِـرَ بِّـنَا. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلامُ - لِلنـَّبِيْ حَبِـيْبِـنَا. يَا اَللهُ يَارَ بَّــنَـا - اَ نْتَ مَـقْصُـوْدُنَا. رِضَاكَ مَطْـلُوْ بُـنَا - دُنْـيَانَا وَاُخْــرَانَا.

Bismillaahi bada’na - Wal khamdu lirabbina, Wash sholaatu wassalaam - Linnabii khabiibina, Yaa Allah yaa Robbanaa - Anta Maqshuudunaa, Ridhooka math luubunaa - Dun yaana wa uhraanaa

Artinya: "Dengan nama Allah, kami memulai (membaca). Segala puji bagi Tuhan kami. Shalawat dan salam untuk Nabi Kekasih kami. Ya Allah ya Tuhan Kami. Engkau Tujuan Kami, RidhaMu yang Kami Cari. Di Dunia dan Akherat Kami."

Setelah membaca doa tersebut, kemudian dilanjutkan dengan membaca seluruh Asmaul Husna yang berjumlah 99 nama. Setelah selesai, dilanjutkan dengan membaca doa Asma'ul Husna berikut.

بِاَسْمَاءِكَ الْحُسْنَىْ - اِغْـفِرْلَنَا ذُنُوْ بَـنَا. وَلِــوَالِــدِنَـا - وَذُ رِّ يَّا تِـــنَا. كَفِّـِرْعَنْ سَيِّئَاتِنَا - وَاسْـتُرْعَلَى عُيُوْبِنَا. وَاجْبُرْعَلَى نُقْصَانِنَا - وَارْفَـعْ دَرَجَاتِـنَا. وَزِدْ نَا عِلْمًا نَافِـعًا - وَرِزْ قاً وَّاسِــعًا. حَـلاَلاً طَـيِّــبًا - وَعَـمَـلاً صَالِحًا. وَنَـوِّرْ قُلُـوْ بَـنَا - وَيَـسِّـرْ اُمُـوْرَنَا. وَصَحِّـحْ اَجْسَادَناَ - دَائِـمَ حَـيَاتِــنَا. اِلَى الْخَـيْرِقَرِبْـنَا - عَنِ الشَّـرِّ بَاعِـدْنَا. وَقُـرْبَى رَجَـائُنَا - اَخِـرًا نِلْنَا الْمُـنَى. بَلِـغْ مَـقَاصِـدَنَا - وَاقْـضِ حَوَائِجَـنَا. وَالْحَمْـدُ ِلا ِلَهِـنَا - اَلَّـذِى هَــدَا نَا. صَلِّ وَسَلِّمْ عَـلَى - طَهَ خَلِيْلِ الرَّحْمَنْ. وَاَلِـهِ وَصَـحْبِـهِ - اِلَى اَخِرِ الزَّمَـانْ

Bi ‘asmaa ‘ikal khusnaa - Ighfir lanaa dhunuubanaa, Waliwalidiinaa - Wa dhurriyaa tinaa, Kaffir ‘an sayyi’a tinaa - Waastur ‘alaa ‘uyuu binaa, Waajbur ‘alaa nuq shoo ninaa - Waarfa’ darojaa tinaa, Wa zidnaa ‘ilmaannaa fi’aan - Warizqon Waasi’aan, Khalaalan thoyyiban - Wa’amalan sholikhaan, Wanawwir quluu banaa - Wayassir umuu ronaa, Wa shokhi’ ajsaa danaa - Daaa’ima khayaatinaa, ilal khoiri qorribnaa - ‘Anisy syarri baa’idnaa, Waalqurbaa rojaaa ‘una - Akhiiroon nilnalmunaa, Balligh maqooshidanaa - Waqdhi khawaa ‘ijanaa, Walkhamdu li’ilaahinaa - Alladhii hadaanaa, Sholli wasalim ‘alaa - Thoohaa kholiilir rokhmaan, Wa ‘aa lihii washokhbihii - ’Ilaa aakhirizzamaan

Artinya: "Dengan asma ul khusna, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan keturunan kami. Hapuskanlah kejelekan kami - dan tutuplah cacat kami. Tambahlah kekurangan kami, naikkanlah derajat kami. Tambahilah kami ilmu yang bermanfaat, rezki yang luas, halal dan bagus, dan amalan yang sholeh. Terangkanlah hati kami, mudahkanlah urusan kami, dan sehatkanlah badan kami. Selama hidup kami, dekatkanlah kebaikan kepada kami, jauhkanlah kami dari kejelekan. Dekatlah pada allah harapan kami, akhirnya kami memperoleh kenikmatan, sampaikanlah maksud-maksud kami. Penuhilah hajat-hajat kebutuhan kami, segala puji untuk tuhan kami yang telah menunjukkan kepada kami. Semoga allah memberikan rahmat dan keselamatan. Atas thoha/nabi muhammad menjadi kekasih. dan keluarganya dan sahabatnya - sampai akhir masa."

(ULY)