Doa Dhuha Latin, Arab, dan Terjemahan untuk Kelancaran Rezeki

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat Dhuha merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini biasanya dilakukan setelah matahari naik setinggi satu atau dua tombak hingga sebelum masuk waktu Dzuhur.
Menjalankan sholat Dhuha memiliki banyak keutamaan, baik untuk urusan dunia maupun akhirat. Tidak heran jika banyak muslim yang menjadikannya sebagai rutinitas harian. Selain melaksanakan sholat, dianjurkan pula membaca doa Dhuha setelah melantunkan dzikir dan sholawat.
Bacaan doa Dhuha mengandung ungkapan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Melalui doa ini, umat Islam dapat memohon agar diberi kelancaran rezeki, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Doa Dhuha Latin
Umat Islam dianjurkan melaksanakan ibadah sunnah untuk mendapatkan pahala sekaligus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Bentuk ibadah sunnah cukup beragam, salah satunya adalah sholat Dhuha.
Merujuk Buku Referensi Kesejaahteraan Psikologis dengan Sholat Dhuha, Purnomosidi, et al. (2022:31), sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah tergelincirnya Matahari setinggi satu atau dua tombak sampai sebelum Dzuhur.
Sholat Dhuha menyimpan banyak keutamaan, yaitu dapat membuka pintu rezeki sekaligus menjadi bekal pahala yang akan membawa manfaat di akhirat kelak.
Setelah melaksanakan ibadah Dhuha, umat Islam dianjurkan untuk berdoa. Dalam buku Berkah Shalat Dhuha susunan M. Khalilurrahman Al Mahfani (2008:16), disebutkan salah satu doa Dhuha latin yang bisa dibaca, yaitu:
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجُهُ وَإِنْ كَانَ مُعَشِرًا فَيَسِرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبُهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ أَبْنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.
Latin: Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrata qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sukar maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah, berkat waktu Dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu. Limpahkanlah kepadaku karunia sebagaimana yang Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh".
Baca juga: Tata Cara Solat Dhuha beserta Bacaan Doa Setelahnya
(SLT)
