Konten dari Pengguna

Doa Dijauhkan dari Orang Zalim dan Munafik agar Selamat Dunia Akhirat

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa Dijauhkan dari Orang Zalim dan Munafik agar Selamat Dunia Akhirat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Doa Dijauhkan dari Orang Zalim dan Munafik agar Selamat Dunia Akhirat. Foto: Unsplash

Bergaul dengan orang yang zalim dan munafik hanya akan mendatangkan kesengsaraan, baik di dunia maupun akhirat. Oleh karena itu, hendaknya Muslim senantiasa memanjatkan doa dijauhkan dari orang zalim dan munafik agar selamat di dunia dan akhirat.

Dalam bahasa Arab, kata zalim berarti menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Dengan demikian, orang zalim merujuk pada mereka yang melakukan sesuatu tidak pantas, menyimpang, dan melampaui batas. Orang zalim juga bisa diartikan sebagai pelaku penindasan dan kekejaman.

Adapun munafik merupakan sifat yang sangat dibenci Allah SWT dan patut diwaspadai manusia. Ini karena orang yang munafik menampakkan perbuatan baik di depan orang lain, tapi bersifat sebaliknya di belakang.

Kumpulan Doa Dijauhkan dari Orang Zalim dan Munafik

Kumpulan Doa Dijauhkan dari Orang Zalim dan Munafik. Foto: Pexels

Mengutip buku Doa Ajaran Ilahi yang ditulis Anis Masykhur dan ‎Jejen Musfah, berikut dua doa di dalam Al-Quran yang bisa dipanjatkan agar dijauhkan dari orang zalim dan munafik.

1. Al-A'raf ayat 47

وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصَٰرُهُمْ تِلْقَآءَ أَصْحَٰبِ ٱلنَّارِ قَالُوا۟ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Arab-Latin: Wa iżā ṣurifat abṣāruhum tilqā`a aṣ-ḥābin-nāri qālụ rabbanā lā taj'alnā ma'al-qaumiẓ-ẓālimīn

Artinya: Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu". (Q.S Al-A'raf: 47)

2. Al-Mu'minun ayat 93 dan 94

قُل رَّبِّ إِمَّا تُرِيَنِّى مَا يُوعَدُونَ. رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِى فِى ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Arab-Latin: Qur rabbi immā turiyannī mā yụ'adụn. Rabbi fa lā taj'alnī fil-qaumiẓ-ẓālimīn

Artinya: Katakanlah: "Ya Tuhanku, jika Engkau sungguh-sungguh hendak memperlihatkan kepadaku azab yang diancamkan kepada mereka. Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim." (Q.S Al-Mu'minun: 93-94)

Kedua doa di atas memiliki satu kesamaan, yakin memohon agar tidak disatukan dengan orang-orang yang mendapat murka Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.

Hal itu karena ketika di dunia, orang-orang zalim dan munafik akan membuat kita terkena masalah, meskipun kita tidak melakukan apa-apa. Sedangkan di akhirat, mereka akan ditempatkan di neraka.

Selain dua doa di atas, Anda juga dapat memanjatkan doa yang dibaca Nabi Musa a.s ketika meminta perlindungan Allah SWT dari kesewenang-wenangan penguasa zalim. Doanya diabadikan dalam Al-Quran surat Al-Qashash ayat 21:

فَخَرَجَ مِنْهَا خَآئِفًا يَتَرَقَّبُ ۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِى مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Arab-Latin: Fa kharaja min-hā khā`ifay yataraqqabu qāla rabbi najjinī minal-qaumiẓ-ẓālimīn

Artinya: Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir, dia berdoa: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu".

Rasulullah SAW juga pernah memohon agar dilindungi dari pemimpin yang zalim. Berikut doanya yang diriwayatkan Imam Muslim:

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ هَذِهِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ. وَمَنْ شَقَّ عَلَيْهَا فَاشْفُقْ عَلَيْهِ.

Artinya: "Ya Allah, siapa saja yang memimpin (mengurus) urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia". (HR. Muslim No 1828)

Doa Terhindar dari Sifat Buruk dan Munafik

Doa Terhindar dari Sifat Munafik. Foto: Pexels

Sebagai Muslim yang senantiasa mawas diri, alangkah baiknya jika bukan hanya doa meminta perlindungan Allah SWT dari orang zalim dan munafik yang dipanjatkan, tapi juga mendoakan diri sendiri agar terhindar dari sifat tercela itu.

Rasulullah SAW mengajarkan doanya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ ، وَالْفُسُوقِ ، وَالشِّقَاقِ ، وَالنِّفَاقِ ، وَالسُّمْعَةِ ، وَالرِّيَاءِ

Aarab-Latin: Allahumma inni a'udzubika minal faqri wal kufri, wal fusuuqi, wasy syiqaaqi, wan nifaaqi, was sum'ati, war riyaa

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekufuran, kefasikan, kedurhakaan, kemunafikan, sum'ah, dan riya. (HR. Al-Hakim No 1944)

Baca Juga: Doa Agar Anak Terhindar dari Penyakit Ain yang Bisa Diamalkan

(DEL)