Konten dari Pengguna

Doa Hari Jumat Setelah Ashar yang Diajarkan Ustaz Adi Hidayat

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa hari Jumat setelah Ashar. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa hari Jumat setelah Ashar. Foto: Shutter Stock

Dalam Islam, Jumat dikenal sebagai salah satu hari terbaik yang mengandung banyak keutamaan dan waktu-waktu istimewa. Karena itu, doa yang dibaca pada hari Jumat diyakini akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Para ulama pun menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa dan ibadah pada hari Jumat, termasuk setelah Ashar. Umat Islam dapat mengamalkan bacaan doa khusus yang dianjurkan untuk diamalkan setelah waktu Ashar.

Doa tersebut mengandung permohonan, ketundukan, dan ungkapan keyakinan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Lantas, bagaimana bacaan doa hari Jumat setelah Ashar? Simak bacaan selengkapnya di bawah ini!

Doa Hari Jumat Setelah Ashar

Ilustrasi doa hari Jumat setelah Ashar. Foto: Unsplash/Masjid MABA

Mengutip akun Instagram Ustaz Khalid Z.A. Basalamah (@khalidbasalamahofficial), periode setelah Ashar pada hari Jumat termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Daud nomor 1048.

"(Waktu siang) di hari Jumat ada 12 (jam). Jika seorang muslim memohon pada Allah sesuatu (di suatu waktu di hari Jumat) pasti Allah 'azza wa jalla akan mengabulkannya. Carilah waktu tersebut yaitu di waktu-waktu akhir setelah 'Ashar." (HR Abu Daud no. 1048)

Agar umat Muslim memperoleh keutamaannya, ada bacaan doa khusus hari Jumat setelah Ashar yang diajarkan oleh Ustaz Adi Hidayat. Dihimpun dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, berikut bacaan doa yang bisa diamalkan:

الَّلهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَا لِكَ عَنْ حَرَا مِكَ ، وَأَغْنِنَا بِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ، وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahummakfinaa bihalaalika 'an haraamika, wa agnina bithaa'atika 'an ma'shiyatik, wa bi fadhlika 'amman siwaak

Artinya: "Ya Allah mohon cukupkan kepada kami segala yang halal dari-Mu dan jauhkan kami dari segala yang kau haramkan. Ya Allah mohon luaskan diri kami untuk selalu mendapatkan kesempatan untuk bertaat kepada-Mu. Ya Allah mohon luaskan kami untuk mendapatkan segala keistimewaan yang Engkau tetapkan yang berpeluang kami dapatkan dan jauhkan kami dari selain itu."

Selain membaca doa tersebut, Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa umat Islam dianjurkan memanjatkan doa apa pun sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Ya, setiap manusia pasti memiliki hajat dan ujian yang berbeda, sehingga permohonan yang disampaikan kepada Allah SWT pun tidak selalu sama.

Baca Juga: Kumpulan Doa Turun Hujan Deras yang Dapat Diamalkan Umat Muslim

Waktu Mustajab untuk Berdoa

Ilustrasi berdoa. Foto: Unsplash.com/Raka Dwi Wicaksana

Waktu mustajab merupakan waktu istimewa yang dijanjikan Allah SWT, di mana doa umat Islam memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Selain hari Jumat setelah Ashar, ada sejumlah waktu mustajab lainnya yang bisa dimaksimalkan untuk berdoa.

Dikutip dari buku Doa Zikir Mohon Perlindungan dan Ketenangan Hati oleh Darul Insan, berikut sederet waktu mustajab untuk berdoa:

  • Sepertiga malam terakhir.

  • Ketika berbuka puasa.

  • Ketika malam Lailatul Qadar.

  • Ketika azan berkumandang.

  • Di antara azan dan iqamah.

  • Ketika sedang sujud dalam salat.

  • Sesaat sebelum salam pada salat wajib.

  • Di hari Jumat, tepatnya setelah Ashar.

  • Ketika turun hujan.

  • Hari Rabu antara Dhuhur dan Ashar.

  • Ketika hari Arafah.

(NSF)