Doa Hari Ke-18 Puasa Ramadhan 2025: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah bagi kaum Muslim. Setiap harinya, terdapat doa khusus yang dapat dipanjatkan untuk memperoleh keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT.
Terkandung limpahan rahmat dan kebaikan dalam doa puasa Ramadhan. Salah satunya adalah doa hari ke-18 puasa Ramadhan.
Doa tersebut bisa dipanjatkan saat sahur, setelah sholat, atau menjelang berbuka. Simak artikel ini selengkapnya untuk mengetahui bacaan doa hari ke-18 puasa Ramadhan, baik bacaan Arab, latin, dan terjemahannya!
Bacaan Doa Hari Ke-18 Puasa Ramadhan 2025
Berikut bacaan doa hari ke-18 puasa Ramadhan, dikutip dari buku Step by Step Puasa Ramadhan bagi Orang Sibuk oleh A. Arifin (2009):
للَّهُمَّ نَبِّهْنِي فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرُ فِيْهِ قَلْبِي بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَانِي إِلَى اتَّبَاعِ آثَارِهِ بِنُورِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِينَ
(Allahumma nabbihnii fiihi li barakaati ashaarrih wa nawwiru fiihi qalbii bi diyaaii anwaarih wa khudh bi kulli a'dzaanii ilaa ittiba'i aathaarih binuurika yaa munawwira quluubil 'aarifiin.)
Artinya: "Ya Allah, berilah aku peringatan di dalamnya atas berkah sahurnya, terangi hatiku di dalamnya dengan cahaya cahaya-Nya, dan bimbinglah seluruh anggotaku menuju mengikuti jejak-jejak-Nya dengan cahaya-Mu, wahai penerang hati orang-orang yang mengenal-Mu."
Umat Islam sebaiknya tidak melewatkan kesempatan memperbanyak pahala di bulan Ramadhan. Membaca doa hari ke-18 puasa Ramadhan merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon keberkahan dalam menjalani ibadah puasa.
Keutamaan Membaca Doa Hari ke-18 Puasa Ramadhan
Allah SWT menjanjikan dalam Al-Qur’an bahwa setiap doa yang dipanjatkan oleh orang berpuasa akan dikabulkan. Tak terkecuali doa hari ke-18 puasa Ramadhan.
Menurut buku Ramadhan Ensiklopedis: Membahas Berbagai Persoalan di Bulan Puasa oleh Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag (2022), bulan Ramadhan adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan mengabulkan doa yang dipanjatkan oleh umat-Nya di bulan suci ini.
Perintah untuk berdoa sendiri tertuang dalam QS. Al-Baqarah ayat 186, di mana Allah SWT berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
(wa idzâ sa'alaka ‘ibâdî ‘annî fa innî qarîb, ujîbu da‘watad-dâ‘i idzâ da‘âni falyastajîbû lî walyu'minû bî la‘allahum yarsyudûn.)
Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS. Al-Baqarah: 186)
Selain itu, umat yang menolak berdoa akan mendapat balasan di akhirat kelak. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Ghafir ayat 60:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
(Wa qâla rabbukumud‘ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna ‘an ‘ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn.)
Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”
Baca juga: Doa Bulan Ramadhan Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
(SLT)
