Konten dari Pengguna

Doa Hari ke-23 Puasa Ramadhan: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa hari ke-23 puasa Ramadhan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa hari ke-23 puasa Ramadhan. Foto: Unsplash

Hari-hari terakhir Ramadhan sering dimanfaatkan oleh umat Islam untuk meningkatkan ibadah dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang dianjurkan pada waktu ini adalah memperbanyak doa.

Doa menjadi sarana bagi seorang hamba untuk memohon ampunan, keberkahan, serta petunjuk dari Allah SWT. Selain doa-doa umum, terdapat pula doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca pada setiap hari selama bulan Ramadhan.

Lantas, seperti apa doa hari ke-23 puasa Ramadhan? Simak bacaan hingga artinya berikut ini.

Doa Hari ke-23 Puasa Ramadhan

Ilustrasi doa hari ke-23 puasa Ramadhan. Foto: Unsplash

Mengutip buku Step by Step Puasa Ramadhan bagi Orang Sibuk karya Gus Arifin, berikut bacaan doa hari ke-23 puasa Ramadhan:

اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الذُّنُوْبِ وَ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُيُوْبِ وَ امْتَحِنْ قَلْبِيْ فِيْهِ بِتَقْوَى الْقُلُوْبِ يَا مُقِيْلَ عَثَرَاتِ الْمُذْنِبِيْنَ

Latin: Allâhummaghsilnî fîhi min adzdzunûb wa thahhirnî fîhi min al 'uyûb wamtahin qalbî bitaqwal qulûbi yâ muqîla 'atsarâtil mudznibîna.

Artinya: "Ya Allah, sucikanlah aku dari dosa-dosa dan bersihkanlah diriku dari segala aib. Tanamkanlah ketakwaan di dalam hatiku, wahai penghapus kesalahan orang-orang yang berdosa."

Doa pada hari ke-23 Ramadhan berisi permohonan agar hati dan diri dibersihkan dari dosa serta berbagai kekurangan. Doa ini juga memohon agar hati dipenuhi dengan ketakwaan, sebuah bekal yang menuntun seseorang agar tetap berada di jalan yang benar.

Pada bagian akhir ditegaskan bahwa Allah adalah Zat Yang Maha Mengampuni. Oleh karena itu, janganlah berputus asa dari ampunan-Nya. Setiap kesalahan masih punya kesempatan untuk dihapus selama disertai penyesalan yang tulus dan keinginan memperbaiki diri.

Keutamaan Puasa Hari ke-23 Ramadhan

Ilustrasikeutamaan hari ke-23 puasa Ramadhan. Foto: Pexels

Berdasarkan laman Universitas Al Azhar Indonesia, dalam kitab yang telah ditahqiq yaitu Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah karya Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi, dijelaskan mengenai keutamaan puasa hari ke-23 Ramadhan, yakni:

"Kalian akan melintasi jembatan shirathal mustaqim bersama para Nabi, shiddiqin dan syuhada’, dan pahala kalian seperti memberi makanan kepada setiap anak yatim dari ummatku dan seperti memberi pakaian kepada setiap yang telanjang dari ummatku."

Gambaran tersebut menunjukkan besarnya ganjaran bagi orang yang memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadhan dengan amal kebaikan. Untuk meraih keutamaannya, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdoa, bersedekah, membantu sesama, serta meningkatkan dzikir dan istighfar.

Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.

Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Hari ke-22 Ramadhan beserta Bacaan Doanya

(SA)