Konten dari Pengguna

Doa Isra Miraj untuk Dibaca di Malam 27 Rajab

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa isra miraj, foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Doa isra miraj, foto: Pixabay

Doa Isra Miraj termasuk ke dalam sunnah yang dianjurkan. Sebab, bulan Rajab atau bulan terjadinya peristiwa Isra Miraj adalah salah satu bulan yang disucikan oleh Allah SWT atau yang biasa dikenal dengan sebutan bulan haram.

Menurut Misbahul Munir dalam buku Fadhilah Amalan Bulan Rajab bulan Rajab memiliki arti sebagai bulan yang penuh dengan rahmat Allah SWT. Oleh karenanya, disunnahkan pada bulan Rajab untuk memperbanyak melakukan doa dan dzikir.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda:

"Ada lima malam berdoa di dalamnya tidak tertolak: Malam 1 Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jum'at, malam Idul Fitri dan malam Idul Adha," (Hadits Riwayat Imam Suyuthi dalam al-Jami' as-Shagir dari Ibnu 'Asakir dan Abu Umamah).

Oleh karenanya, memperbanyak doa di bulan Rajab merupakan perbuatan yang dianjurkan. Doa apa saja yang baik dibacakan pada bulan Rajab?

Baca Juga: Peristiwa dan Amalan Isra Miraj di Bulan Rajab

Doa Isra Miraj, Arab, Latin, dan Artinya

Doa isra miraj, foto: Pixabay

Mengutip buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan oleh Drs. M. Ali Chasan Umar, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa berikut saat memasuki malam Isra Miraj:

Allahumma inni as-aluka bi syahadati israari al-muhibbin, wa bilhalawatillati khas-shashasha biha sayyidil mursalin, hina asrarta bihi lailata as-sab'I wa 'isyruuna,irham qolbil-haziin, tjipta da'wati, ya-akromal akramin

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia para ahlul mahabbah dengan kemulian khalwat (pertemuan tersembunyi) yang hanya Engkau berikan kepada Nabi Muhammad pemimpin para Rasul ketika Engkau berikan kesempatan kepada beliau pada malam 27 Rajab, berikanlah hatiku yang sedang galau akan kasih sayangMu serta kabulkan doa-doaku, Wahai yang Maha memiliki kedermawanan."

Perbedaan Isra dan Miraj

Dalam peristiwa Miraj, Allah memerintahkan sholat kepada Nabi Muhammad SAW. Foto: Shutter Stock

Mengutip dari laman Balitbang Kemenag RI, terdapat tiga perbedaan dari Isra dan Miraj, antara lain:

1. Definisi

Secara definisi, Isra memiliki arti perjalanan di waktu malam. Hal ini mengacu kepada bentuk asal katanya yakni 'asra 'yusri isra-an'.

Sementara kata Mi'raj, dilihat dari bentuk isim alat dari 'araja ya 'ruju 'urujan' yang berarti tangga.

Kedua peristiwa tersebut juga tercatat secara berbeda dalam Al-Qur'an. Isra tercatat dalam surat Al-Isra ayat 1. Allah berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: "Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

Sementara kata Mi’raj merupakan bentuk isim alat dari ‘araja ya`ruju `urujan’ yang memiliki arti tangga. Peristiwa ini disebut dalam Al-Quran surat Al-Najm ayat 13 – 18 yang artinya:

"Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha, di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya, penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar."

2. Tempat Kejadian

Berdasarkan ayat di atas, terdapat perbedaan tempat antara Isra dan Miraj. Para ulama berpendapat, Isra merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Sedangkan Mi'raj adalah perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha untuk bertemu dengan Allah SWT.

3. Kendaraan

Sejarah mencatat Rasulullah SAW menggunakan buraq sebagai kendaraannya bersama Jibril dalam peristiwa Isra, Sebagaimana yang tercantum dalam hadits riwayat Imam Muslim:

"Buraq adalah seekor binatang yang pernah dinaiki Rasulullah SAW pada malam Isra," (HR. Muslim).

Akan tetapi, menurut M Syukron Khalidi dalam buku Hidup Adalah Surga menjelaskan pada perjalanan menuju Sidratul Muntaha, Rasulullah SAW diyakini tidak menggunakan kendaraan apapun. Beliau menghadap Allah SWT seorang diri dengan menaiki tangga demi tangga yang diturunkan-Nya.

(PHR)

Frequently Asked Question Section

Apa sunnah yang dianjurkan dilakukan pada bulan Rajab?
chevron-down

Memperbanyak melakukan doa dan dzikir.

Apa arti kata Miraj?
chevron-down

Merupakan bentuk isim alat dari 'araja ya 'ruju 'urujan' yang berarti tangga.

Di mana tempat terjadinya peristiwa Isra?
chevron-down

Isra merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.