Doa Kamilin Setelah Tarawih, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat Tarawih adalah ibadah qiyamul lail yang khusus dikerjakan pada bulan Ramadan. Selesai melaksanakan salat tersebut, umat Islam dianjurkan untuk mengamalkan beberapa bacaan doa, salah satunya doa Kamilin.
Doa Kamilin berisi permohonan kepada Allah SWT agar keimanan seorang Muslim menjadi sempurna dengan menunaikan semua kewajiban. Agar mendapat keutamaannya, simak bacaan doa Kamilin setelah Tarawih selengkapnya berikut ini!
Doa Kamilin Setelah Tarawih
Dikutip dari buku Tutorial Shalat Bagi Jama’ah ‘Umrah & Haji (2023) oleh Brilly El-Rasheed, berikut bacaan doa Kamilin setelah Tarawih yang bisa diamalkan.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ ﷺ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْنٍ. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولٰئِكَ رَفِيْقًا. ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللّٰهِ وَكَفَى بِاللّٰهِ عَلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هٰذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allaahummaj-‘alnaa bil-iimaani kaamiliin. Wa lil-faraa-idhi mu-addiin. Wa lish-sholaati haafizhiin. Wa liz-zakaati faa-‘iliin. Wa limaa ‘indaka thoolibiin. Wa li‘afwika roojiin. Wa bil-hudaa mutamassikiin. Wa ‘anil-laghwi mu‘ridhiin. Wa fid-dunyaa zaahidiin. Wa fil-aakhiroti rooghibiin. Wa bil-qodhoo-i roodhiin. Wa lin-na‘maa-i syaakiriin. Wa ‘alal-balaa-i shoobiriin.
Wa tahta liwaa-i Muhammadin shollallaahu ‘alaihi wa sallama yaumal-qiyaamati saa-iriin. Wa ilal-haudhi waaridiin. Wa ilal-jannati daakhiliin. Wa minan-naari naajiin. Wa ‘alaa sariiril-karoomati qoo-‘idiin. Wa min huurin ‘iinin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabroqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tho-‘aamil-jannati aakiliin. Wa min labanin wa ‘asalin mushoffan syaaribiin. Bi-akwaabin wa abaariiqa wa ka’sin min ma-‘iin.
Ma-‘alladziina an-‘amta ‘alaihim minan-nabiyyiina wash-shiddiiqiina wasy-syuhadaa-i wash-shoolihiin. Wa hasuna ulaa-ika rofiiqoo. Dzaalikal-fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi ‘aliimaa.
Allaahummaj-‘alnaa fii haadzihil-lailatisy-syahrisy-syariifatil-mubaarokati minas-su‘adaa-il-maqbuuliin. Wa laa taj-‘alnaa minal-asyqiyaa-il-marduudiin. Wa shollallaahu ‘alaa sayyidanaa Muhammadin wa aalihi wa shohbihi ajma-‘iin. Birohmatika yaa arhamar-roohimiin wal-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin.
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang menunaikan kewajiban-kewajiban, yang memelihara sholat, yang menunaikan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang teguh pada petunjuk, yang berpaling dari perbuatan sia-sia, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridho dengan qadha (ketentuan)-Mu, yang bersyukur atas nikmat-nikmat, dan yang sabar atas segala musibah.
Dan (jadikanlah kami) orang-orang yang berjalan di bawah panji Nabi Muhammad SAW pada hari kiamat, yang mendatangi telaga (Kautsar), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas dipan-dipan kemuliaan, yang menikah dengan bidadari, yang mengenakan pakaian dari sutra tipis dan tebal serta sutra dibaj, yang memakan makanan surga, dan yang meminum air susu dan madu murni dengan gelas-gelas dan cerek-cerek serta piala (cawan) yang langsung dari sumbernya.
Bersama orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, yaitu dari golongan para Nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang sholeh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Karunia itu dari Allah, dan cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui.
Ya Allah, jadikanlah kami di malam bulan yang mulia dan penuh berkah ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima (amal ibadahnya), dan janganlah Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang celaka dan ditolak (amalnya). Dan semoga Allah melimpahkan sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya semua. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026.
(FHK)
