Konten dari Pengguna

Doa Mandi Setelah Berhubungan Suami Istri, Lengkap dengan Tata Caranya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa. Foto: Freepik

Setelah berhubungan suami istri, umat Muslim diharuskan untuk mandi wajib atau mandi junub. Mandi dimaksudkan untuk menyucikan diri dari hadats besar agar bisa kembali melakukan ibadah.

Rasulullah SAW bersabda: “Jika seseorang telah duduk di antara keempat anggota badannya (menggaulinya), sungguh wajiblah untuk mandi baik mengeluarkan mani atau tidak” (HR. Ahmad dan Muslim).

Mandi wajib tidak sama dengan mandi biasa, sebab terdapat niat dan tata cara yang harus diikuti agar sah. Oleh sebab itu, ikuti panduan yang dikutip dari buku Kitab Lengkap Shalat, Shalawat, Zikir, dan Doa karya Ibnu Watiniyah (2017) berikut ini:

Doa Niat Mandi Wajib

Mandi junub harus diawali dengan niat. Niat merupakan amalan hati sehingga Allah mengetahui motif seseorang dalam beribadah. Berikut ini adalah bacaan doa niat mandi wajib:

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aalaa

Artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar, fardu karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Mandi Wajib

Ilustrasi pancuran kamar mandi. Foto: tookapic via Pixabay
  1. Masuk ke kamar mandi untuk mencuci kedua tangan.

  2. Cuci kemaluan dengan tangan kiri. Setelah itu tangan bekas menggosok diusapkan ke lantai.

  3. Berwudu seperti hendak shalat. Boleh mengakhirkan kedua kaki sampai mandi selesai, kemudian cuci kedua kaki.

  4. Basahi kepala sampai pangkal rambut dengan menyela-nyelanya menggunakan jari.

  5. Tuangkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali.

  6. Siram seluruh tubuh, dimulai dengan bagian kanan lalu bagian kiri. Bersihkan ketiak, telinga bagian dalam, pusar, dan jari-jari kaki. Gosok semua bagian tubuh yang mungkin digosok.

  7. Selesai mandi, cuci kedua kaki bagi yang mengakhirkannya (tidak mencucinya ketika berwudu).

  8. Keringkan air yang ada di badan dengan handuk atau lainnya.

Sunnah Mandi Wajib

Pada prinsipnya mandi wajib telah sah apabila seseorang menerapkan langkah-langkah di atas. Namun akan lebih bermanfaat apabila mengikuti sunnah berikut ini:

  • Mendahulukan membasuh kotoran dan najis di seluruh badan.

  • Berwudu sebelum mandi dengan posisi berdiri.

  • Menghadap kiblat.

  • Membaca basmalah dalam hati pada permulaan mandi.

  • Mendahulukan bagian kanan.

  • Beriringan, maksudnya tidak lama waktu membasuh anggota tubuh yang satu dengan yang lainnya.

  • Membasuh dan menggosok seluruh badan dengan teliti (lipatan-lipatan kulit) hingga tiga kali.

  • Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah wudu.

Doa Setelah Mandi Junub

Ilustrasi pancuran kamar mandi. Foto: PublicDomainPictures via Pixabay

Berikut ini adalah doa setelah mandi wajib sebagaimana doa setelah berwudu.

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri”.

Frequently Asked Question Section

Pengertian Mandi Wajib

chevron-down

Mandi wajib adalah kewajiban seorang Muslim untuk membersihkan diri dari hadats besar.

Sunnah Mandi Wajib

chevron-down

Berwudu, menghadap kiblat, membaca basmalah dalam hati, mendahulukan bagian kanan, tidak lama waktu untuk membasuh anggota tubuh yang satu dengan yang lainnya, membasuh dan menggosok seluruh badan dengan teliti sampai tiga kali, dan membaca doa setelah mandi wajib.

Doa Setelah Mandi Wajib

chevron-down

Doa setelah mandi wajib sama dengan doa yang dibaca usai wudu.

(ERA)