Doa Mengusir Semut Tanpa Membunuhnya Sesuai Ajaran Nabi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semut dikenal sebagai serangga sosial dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur beranggotakan ribuan semut per koloni. Hal ini menyebabkan semut hidup bergerombol dan kadang mengganggu manusia.
Semut hidup dan mencari makan di sekitar kita, misalnya di dalam rumah. Karena keberadaannya kadang dirasa mengganggu, terpaksa kita harus mengusir semut.
Mengusir semut hendaknya dilakukan tanpa membunuhnya atau menghancurkan sarangnya. Sebab dalam Islam, seorang Muslim tidak boleh membunuh semut.
Salah satu cara untuk mengusir semut tanpa menyakitinya adalah dengan berdoa. Dengan memanjatkan doa mengusir semut, insyaAllah hewan bertubuh kecil itu akan hilang dengan sendirinya. Lantas, bagaimanakah doa mengusir semut? Simak uraian berikut.
Doa Mengusir Semut
Semut adalah salah satu rakyat Nabi Sulaiman yang dimuliakan Allah. Hewan ini bahkan diabadikan dalam Al-Quran menjadi nama surah, yakni An-Naml. Jika ingin mengusir semut, maka dapat membaca doa berikut:
"Assalamualaikum rakyat Nabi Sulaiman, ini rumahku karena aku ingin membersihkan tempat yang menjadi rumahmu. Kamu adalah makhluk Allah, buatlah sarangmu di luar rumahku agar kamu selamat."
Nabi memerintahkan membaca doa untuk mengusir semut, karena hewan ini pun sering berdoa dan bertasbih kepada Allah. Dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 44 disebutkan bahwa, "Dan tidak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka."
Mengutip buku Doa-doa Mustajab Orang Tua untuk Anaknya oleh Aulia Fadli, contoh doa semut adalah ketika mereka berdoa di musim kemarau agar Allah menurunkan hujan sehingga mereka bisa mendapat makanan.
Nabi Sulaiman mendengar doa tersebut yang berbunyi, "Ya Allah pemiliki segala kekayaan, aku berhajat sepenuhnya kepada-Mu, aku berhajat akan air-Mu, tanpa air-Mu ya Allah, aku akan kehausan dan kami semua kekeringan. Ya Allah, aku berhajat sepenuhnya kepada-Mu akan air-Mu, kabulkanlah permohonanku."
Setelah mendengar doa tersebut, Nabi Sulaiman berkata kepada rakyatnya bahwa musim kemarau akan segera berkahir. Itu karena Allah telah mengabulkan doa seekor semut.
Baca Juga: Cara Mengamalkan Doa Nabi Sulaiman untuk Kekayaan Melimpah Ruah
(AFM)
