Doa Niat Puasa Ramadhan Arab, Latin, dan Terjemahannya
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Niat puasa Ramadhan termasuk ke dalam rukun yang tidak boleh ditinggalkan. Karena niat dapat menjadi penentu sah atau tidaknya puasa seorang Muslim di sisi Allah SWT.
Secara bahasa, niat diartikan sebagai “maksud”, sedangkan secara istilah niat berarti keinginan hati untuk mengerjakan sesuatu karena Allah. Dengan niat, ibadah yang dilakukan seorang Muslim dapat diridhoi oleh-Nya.
Mengutip buku Fiqih Niat karya Umar Sulaiman Asyqar, niat puasa Ramadhan dianjurkan dibaca pada malam hari, tepatnya setelah magrib sampai menjelang subuh. Anjuran ini didasarkan pada sabda Rasulullah yang diriwayatkan Abu Dawud berikut:
مَنْ لَمْ يُجِيْعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ
Artinya: “Barang siapa yang tidak niat untuk melakukan puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya” (HR. Abu Dawud)
Bagaimana doa niat puasa Ramadhan?
Doa Niat Puasa Ramadhan
Mengutip buku Fiqih Niat oleh Isnan Ansory. Lc., M.A., niat dibaca sebagai bentuk kesungguhan hati seorang Muslim dalam menjalankan suatu ibadah. Apakah ibadah yang dilakukan semata-mata untuk mencari ridho Allah SWT atau karena hal lainnya.
Dari Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan.” (HR. Bukhari) [ No. 54 Fathul Bari] Shahih.
Niat puasa dianjurkan dibaca setiap malam Ramadhan. Di Indonesia sendiri anjuran ini sudah menjadi tradisi yang sudah lama dilakukan. Niat puasa biasa dibaca pada malam hari, tepatnya saat sholat tarawih berjamaah di masjid.
Adapun doa niat puasa Ramadhan yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:
وَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin’ an ada’i fardhi syahri ramadhaani haadzihis sanati lillahi ta’aala.
Artinya: "Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala."
(MSD)

