Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Doa Ratu Surga, Doa Penghormatan Umat Katolik Kepada Bunda Maria
2 Februari 2021 17:31 WIB
·
waktu baca 5 menitDiperbarui 26 April 2022 16:22 WIB
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Doa Ratu Surga juga menjadi pengganti dari Doa Malaikat Tuhan. Doa ini kerap didaraskan oleh umat Katolik sebanyak tiga kali sehari, yakni pagi pukul 06.00, siang pukul 12.00, dan sore pukul 18.00.
Pada dasarnya, Regina Caeli sudah didaraskan sejak abad ke-12. Namun, penulis doa tersebut belum diketahui hingga kini. Meski begitu, sejumlah tradisi mengatakan bahwa doa tersebut pertama kali didengar oleh Santo Gregorius Agung.
Kala itu, St. Gregorius sedang berjalan tanpa alas kaki pada suatu pagi di hari Paskah. Kemudian, ia mendengar tiga baris pertama Doa Ratu Surga yang dilantunkan oleh para malaikat.
Ia pun menambahkan baris keempat, yaitu "Ora pro nobis Deum. Alleluia" atau Doakan kami pada Allah. Alleluya.
Makna Doa Ratu Surga
Mengutip buku 12 Katekese, Renungan, dan Doa Bunda Maria yang ditulis oleh Y. Gunawan, Pr. (2019), doa Ratu Surga merujuk pada Misteri Paskah, yakni pemenuhan Misteri Inkarnasi. Ini juga menjadi alasan mengapa
ADVERTISEMENT
Doa Ratu Surga menyatakan bahwa Tuhan Yesus yang sudah dikandung oleh Maria sudah bangkit seperti yang telah disabdakan. Tidak heran jika doa Ratu Surga mengambil alih tempat doa Malaikat Tuhan.
Selain itu, doa Ratu Surga juga menggambarkan kegembiaraan serta sukacita umat Katolik terhadap kebangkitan Yesus Kristus. Doa ini juga menegaskan fakta bahwa Yesus Kristus sudah bangkit dari kematian pada hari yang ketiga.
Di sisi lain, doa Ratu Surga yang didaraskan juga menjadi bentuk permohonan umat Katolik kepada Allah Bapa agar umat, bersama Bunda Maria, dimampukan untuk menikmati sukacita kebangkitan Yesus Kristus.
Penamaan Ratu Surga sendiri bersangkutan dengan status Bunda Maria di hadapan Tuhan. Bunda Maria adalah pribadi yang paling unggul di antara semua murid Tuhan. Maka, wajar jika Bunda Maria diikutsertakan dalam kemenangan Kristus.
ADVERTISEMENT
Maria sebagai ibu Yesus ikut serta memerintah bersama dengan Kristus di surga. Itulah arti dari gelar "Ratu Surga" yang disematkan kepadanya. Gelar ini sekaligus menjadi bukti kedekatan luar biasa antara Maria dan Kristus, baik di dunia maupun di surga.
Doa Ratu Surga dalam Bahasa Latin, Indonesia, dan Inggris
Doa Ratu Surga atau Regina Caeli terdiri dari dua bahasa, yaitu Bahasa Latin dan Bahasa Indonesia. Ada pula yang membacanya dalam bahasa Inggris. Berikut adalah Doa Ratu Surga selengkapnya:
1. Doa Ratu Surga dalam Bahasa Latin
2. Doa Ratu Surga dalam Bahasa Indonesia
ADVERTISEMENT
3. Doa Ratu Surga dalam Bahasa Inggris
ADVERTISEMENT
Perbedaan Doa Ratu Surga dan Doa Malaikat Tuhan
Seperti yang dijelaskan, doa Ratu Surga merupakan doa pengganti doa Malaikat Tuhan. Perubahan dari doa Malaikat Tuhan ke doa Ratu Surga dilakukan karena kesesuaian tema.
Jika Doa Ratu Surga merujuk pada Misteri Paskah, doa Malaikat Tuhan di luar Masa Paskah bersangkutan dengan misteri Inkarnasi, yaitu ketika sabda menjadi manusia dan tinggal di antara umat.
Kapan Waktu Doa Malaikat Tuhan?
Mengutip buku Pedoman Umum Perserikatan Maria Ratu Segala Hati tulisan oleh Pusat Spiritualitas Marial Montfortan (PSMM), sama halnya dengan doa Ratu Surga, doa Malaikat Tuhan juga dibaca tiga kali sehari, yakni pagi pukul 06.00, siang pukul 12.00, dan sore pukul 18.00.
Bacaan Doa Malaikat Tuhan
ADVERTISEMENT
(GTT & ADS)