Konten dari Pengguna

Doa Tobat Katolik dan Tata Cara Sakramen Tobat

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa Tobat Katolik. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Doa Tobat Katolik. Foto: Pexels

Daftar isi

Setiap manusia pasti memiliki dosa. Umat Katolik melakukan pertobatan dari dosa dengan memanjatkan doa tobat Katolik.

Doa tobat Katolik dapat dipanjatkan dalam berbagai peribadatan. Namun biasanya gereja mengadakan pengakuan dosa sebelum Hari Raya Paskah dan Natal.

Meski begitu, ada pula gereja yang mengadakan pengakuan dosa setiap hari atau setiap minggu. Simak penjelasan selengkapnya mengenai doa tobat Katolik di bawah ini.

Bacaan Doa Tobat Katolik

Bacaan Doa Tobat Katolik. Foto: Pexels

Mengutip situs Iman Katolik, berikut doa tobat Katolik dalam bahasa Indonesia yang tercantum dalam Puji Syukur No. 25.

Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.

Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku da tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)

Selain itu, doa tobat lainnya dalam bahasa Indonesia yang bisa kamu ucapkan adalah sebagai berikut.

Ya Allahku, Engkaulah yang harus kukasihi lebih dari segala sesuatu. Aku menyesal sungguh atas dosa-dosaku. Dengan sengaja aku berbuat salah dan tidak mau berbuat baik.

Aku telah berdosa terhadap Engkau. Dengan pertolongan rahmat-Mu, aku berniat teguh untuk bertobat,dan untuk tidak berdosa lagi.

Berilah aku kekuatan untuk menghindari apa saja yang menjerumuskan aku ke dalam dosa. Ya Allah, kasihanilah aku, dalam nama Yesus Kristus, Juruselamatku, yang telah menderita sengsara dan wafat bagiku.

Amin.

Adapun dalam bahasa Latin, berikut redaksinya.

Deus meus, ex toto corde pænitet me omnium meorum peccatorum,eaque detestor, quia peccando,non solum pœnas a te iuste statutas promeritus sum,sed præsertim quia offendi te,summum bonum, ac dignum qui super omnia diligaris.Ideo firmiter propono,adiuvante gratia tua,de cetero me non peccaturum peccandique occasiones proximas fugiturum. Amen.

Dalam bahasa Inggris, berikut doa tobat Katolik.

I am heartily sorry for having offended you, and I detest all my sins, because of your just punishments,

but most of all because they offend you, my God, who are all good and deserving of all my love.

I firmly resolve, with the help of your grace, to sin no more and to avoid the near occasion of sin. Amen.

Baca Juga: Doa Pembebasan Katolik dan Panduan Pembacaannya

Tata Cara Sakramen Tobat

Tata Cara Sakramen Tobat. Foto: Pexels

Mengutip situs Keuskupan Agung Jakarta, sakramen pengampunan dosa atau rekonsiliasi adalah salah satu dari dua sakramen penyembuhan.

Sakramen ini adalah sakramen penyembuhan rohani dari seseorang yang telah dibaptis. Namun, ia terjauhkan dari Allah karena telah berbuat dosa.

Penerima sakramen akan memperoleh belas kasihan Allah berupa pengampunan atas dosa yang diakui dan disesalinya.

Dalam hal ini, Allah selalu siap menerima orang yang bertobat. Umat hanya perlu melakukan lima langkah berikut:

  1. Menyadari dan mengakui dosa

  2. Menyesali dosa

  3. Berniat untuk tidak berbuat dosa lagi

  4. Mohon ampun

  5. Mau memulai hidup dengan cara yang baru

Adapun tata cara Sakramen Tobat adalah pertama-tama, masuklah ke dalam kamar yang telah dipersiapkan. Kemudian berlutut dan menerima berkat pengantar dari Imam.

Setelah itu, buatlah tanda salib sebagai pembukaan pertobatan kita. Kemudian katakanlah:

"Bapa, Sakramen Tobat yang terakhir saya terima adalah ..." (sebutkan kapan terakhir kali menerima Sakramen Tobat, misal pada masa adven tahun lalu, dll.)

Jika ini pertama kalinya menerima Sakramen Tobat, maka katakanlah:

"Bapa, ini penerimaan Sakramen Tobat saya untuk pertama kalinya."

Kemudian ucapkanlah:

"Bapa, dari saat terakhir saya menerima Sakramen Tobat sampai saat ini, saya sadari telah melakukan dosa-dosa. Oleh karena itu, pada saat ini di hadapan Bapa, saya mau mengaku kepada Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kepada seluruh umat Allah yang kudus, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian, khususnya bahwa saya telah berdosa …" (sebutkan dosa dengan jujur)

"Saya sungguh menyesal atas semua dosa saya itu, dan dengan hormat saya meminta pengampunan serta penitensi yang berguna bagi saya."

Setelah mengucapkan hal di atas, dengarlah nasihat dari Romo dan apa yang harus kamu lakukan sebagai penintensi atas dosa kamu dengan saksama.

Jika sudah mendapatkan nasihat, Romo akan memintamu untuk mengucapkan doa tobat seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Pada waktu Imam memberikan absolusi, kamu harus membuat tanda salib, mengucapkan kata terima kasih, lalu keluar dari kamar pengakuan.

Doa Mohon Terang dan Bimbingan Roh Kudus

Doa Mohon Terang dan Bimbingan Roh Kudus. Foto: Pexels

Setelah bertobat, doa mohon terang dan bimbingan roh kudus berikut akan dibacakan bersama-sama.

Ya Allah Bapa Yang Mahakuasa, kami bersyukur kepada-Mu karena Roh Kudus yang telah Kau curahkan ke dalam hati kami.

Kehadiran-Nya dalam hati kami telah membuat kami menjadi Bait kehadiran-Mu sendiri, dan bersama Dia pula kami telah Kau lahirkan kembali menjadi anak-anak-Mu.

Ya Allah Bapa Yang Mahakasih, Roh Kudus itulah yang menjadi penghibur dan penolong yang Kau utus dalam nama Kristus. Dialah Roh Kebenaran yang memimpin kami kepada seluruh kebenaran. Roh Kudus itu pula yang telah mengajarkan segala sesuatu kepada kami dan mengingatkan kami akan Firman yang telah dikatakan oleh Yesus agar kami selalu dituntun oleh Firman-Nya.

Melalui Roh Kudus-Mu ini kami mohon ya Allah Bapa Yang Mahamurah, sudilah Engkau membimbing kami yang saat ini berkumpul bersama untuk merayakan tobat kami. Melalui bimbingan Roh Kudus-Mu, sudilah Engkau membimbing kami untuk peka akan dosa-dosa yang telah kami lakukan dan kembali setia pada kehendak-Mu dan dengan demikian kami Kau beranikan untuk menjadi saksi Putera-Mu dan menjadi pelayan sesama serta menjadi garam dan terang dunia.

Semoga Roh Kudus-Mu selalu memimpin kami dengan lembut dan ramah, menuntun kami dengan cermat dan teguh. Semoga Roh Kudus-Mu menjadi daya Ilahi di dalam diri kami pribadi, di dalam kehidupan beriman dan dalam bermasyarakat, dan menghantar kami masuk kedalam kemuliaan surgawi untuk berbahagia abadi bersama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Amin.

Sebagai seorang Katolik, haruslah dipahami bahwa inti hidup Kristen adalah bertobat, yakni meninggalkan dosa dan kegelapan, lalu hidup sebagai anak-anak terang.

(DEL)