Konten dari Pengguna

Doa Umrah Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Ilustrasi Umrah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Umrah Foto: Shutterstock

Umat Muslim yang mampu secara fisik, mental, dan finansial diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji dan umrah minimal sekali seumur hidup. Hal ini dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 196 yang artinya:

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah SWT.”

Umrah sering disebut dengan haji kecil. Semua ketentuannya hampir mirip dengan haji, namun tata pelaksanaannya jauh lebih sederhana dibandingkan haji.

Mengutip buku Saya Bisa Manasik Haji karya A Latief Utsman (2011), umrah bisa dikerjakan kapan saja. Namun, ada waktu yang dimakruhkan, yaitu pada hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah, hari Nahr tanggal 10 Dzulhijjah, serta hari Tasyrik pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Selain sunnah dan rukunnya, ada juga doa umrah lengkap yang harus dibaca umat Muslim ketika menjalankan ibadah di Tanah Suci. Apa saja? Simak susunan doanya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Amalan Sunnah Umroh yang Sesuai dengan Anjuran Rasulullah

Doa Umrah Lengkap

com-Ilustrasi doa umrah. Foto: Shutterstock

Dalam setiap kegiatan dan sunnah umrah, jamaah dianjurkan untuk membaca doa sebagai berikut:

1. Niat umrah

Ibadah umrah hendaknya diawali dengan membaca niat, baik di dalam hati maupun secara lisan.

نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بعُمْرَة

Nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma ‘umratan.

Artinya: "Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah Swt. Aku sambut panggilan-Mu, ya Allah untuk berumrah."

2. Doa masuk Masjidil Haram

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ ِللهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى رَسُوْلِ اللهِ

Allahumma antassalaam, waminkassalaam fahayyinaa rabbanaa bissalaam wa adkhilnal jannata daarassalaam tabaarakta wata’aalaita yaa dzaljalaali wal ikraam. Allahummaftah lii abwaaba rahmatika wamaghfiratika wa adkhilnii fiihaa. Bismillahi walhamdulillahi wasshalaatu wassalaamu ‘alaa rasuulillaah.

Artinya: “Ya Allah Engkau sumber keselamatan, dan dariMu lah datangnya keselamatan itu semua. Maka sambutlah kami wahai Tuhan dengan selamat sejahtera dan masukanlah kami ke dalam surga negeriMu yang bahagia, Maha Pemberi berkat dan Maha Tinggi lah Engkau wahai Tuhan yang punya keagungan dan kehormatan. Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat dan ampunan, masukkanlah aku ke dalam ampunanMu. Dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah shalawat dan salam untuk Rasulullah.”

Kemudian, jamaah bisa melanjutkannya dengan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا البَيْتَ تَشْريفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ من شَرَّفَهُ وكَرمَهُ مِمَّنْ حَجَّه أو اعْتَمَرَه تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Allahumma zid hadzal baita tasyrifan wa ta’dhiman wa takriman wa mahabatan. Wa zid man syarrafahu wa karramahu mimman hajjahu au i’tamarahu tasyrifan wa takriman wa ta’dhiman wa birran.

Artinya: “Ya Allah tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan anugerah untuk Masjidil Haram ini. Serta tambahkan kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebaikan kepada orang yang memuliakan Masjidil Haram ini, baik mereka yang melakukan haji maupun umrah.”

3. Doa sa'i

Setelah thawaf, jamaah selanjutnya melakukan sa'i dengan membaca doa sebagai berikut:

اِبْدَأْ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ

Ibda’ bima bada’allah

Artinya: “Mulailah dengan apa yang dimulai oleh Allah.”

Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan naik ke bukit Shafa. Saat tiba di Ka'bah, jamaah bisa mengangkat tangan seraya memuji Allah dan memohon doa kepada-Nya.

4. Doa minum air Zam-Zam

Jamaah dianjurkan istirahat sejenak sambil minum air zam-zam. Dikutip dari buku Kitab Doa-Doa Ketika Haji karya Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia (2021:122), berikut bacaan doa minum air zam-zam yang bisa Anda daraskan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَامٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allahumma inni as-aluka i'lman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wasyifaa-an min kulli daa-in, wa saqamin birahmatika yaa arhamarraahimiin.

Artinya, "Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari tiap penyakit dengan rahmatMu. Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

Baca juga: Cara Mewujudkan Mimpi Umroh ke Tanah Suci

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa hukum menjalankan ibadah umrah?
chevron-down

Imam syafi'i dan imam ahmad mengatakan bahwa hukum menjalankan ibadah umroh adalah wajib, bagi orang yang mampu.

Apakah umrah sama dengan haji?
chevron-down

Semua ketentuan umrah hampir sama dengan haji, namun tata pelaksanaannya jauh lebih sederhana dibandingkan haji.

Kapan umat Muslim dimakruhkan untuk umrah?
chevron-down

Ada waktu yang dimakruhkan, yaitu pada hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah, hari Nahr tanggal 10 Dzulhijjah, dan hari Tasyrii tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.