Doa untuk Orang yang Mau Berangkat Haji agar Mabrur

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mendoakan seseorang yang hendak berangkat haji adalah bentuk dukungan yang dibutuhkan jemaah. Melalui doa, diharapkan perjalanan hajinya diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan biasa, tetapi juga momen yang sangat berarti bagi setiap Muslim. Setiap ibadah yang dilakukan di Tanah Suci adalah semata-mata untuk memperbaiki diri dan mendapatkan rahmat-Nya.
Dengan doa yang tulus, para jemaah diharapkan dapat meraih predikat haji mabrur yang penuh berkah. Lalu, bagaimana bacaan doa untuk orang yang mau berangkat haji? Berikut adalah beberapa doa yang dapat dilantunkan.
Doa untuk Orang yang Mau Berangkat Haji
Doa untuk orang yang hendak berangkat haji diambil dari doa pernah diucapkan oleh Rasulullah SAW ketika ada seseorang yang melakukan perjalanan haji. Berikut adalah doa yang dilafalkan Nabi Muhammad SAW untuk orang yang akan berangkat haji, dikutip dari buku Fiqih Sunnah Jilid 2 karya Sayyid Sabiq:
1. Doa untuk Orang yang Berangkat Haji (Doa 1)
زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Zawwadakallaahut-taqwaa, wa ghafara dzan-baka, wa yassara lakal-khaira haitsu maa kunta
Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada."
2. Doa untuk Orang yang Berangkat Haji (Doa 2)
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astaudi'ullaha diinaka wa amaanataka wa khawaatima 'amalik
Artinya: "Aku menitipkan agamamu, amalanmu dan akhir amal perbuatanmu kepada Allah."
Keutamaan Ibadah Haji
Haji adalah ibadah yang memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan ibadah lainnya. Mengutip buku Fiqih Ibadah oleh Ahmad Fatoni, ibadah haji mengandung banyak hikmah dan keutamaan yang besar, di antaranya:
1. Haji merupakan Jihad
Ibadah haji merupakan salah satu bentuk dari jihad fi sabilillah. Bahkan, Rasulullah SAW mengatakan bahwa haji mabrur merupakan jihad yang paling utama. Dari ‘Aisyah-ummul Mukminin-radhiyallahu ‘anha, ia berkata :
يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ
“"Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?" "Tidak. Jihad yang paling utama (afdhal) adalah haji mabrur."” (HR. Al-Bukhari).
2. Haji dapat Melebur Dosa
Haji merupakan ibadah yang mendatangkan ampunan Allah SWT. Dengan menunaikannya, Allah SWT akan mengampuni (menghapuskan) segala dosa dan kesalahan yang telah dan pernah dilakukan. Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:
من حج فلم يرفث ولم يفسق رجع من ذنوبه كيوم ولدته أمه
“Siapa yang haji dan tidak berkata jorok dan berbuat fasik, maka akan keluar dosa-dosanya seperti hari dilahirkan dari ibunya.”
3. Mendapat Balasan Surga
Balasan bagi orang yang beribadah haji adalah surga. Hal ini disampaikan dalam sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:
وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain Surga." (HR. Bukhari)
Baca Juga: Apa Itu Haji Akbar? Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan Haji Asghar
(ANB)
