Konten dari Pengguna

Dzikir Ba’da Sholat Agar Senantiasa Mendapat Keberkahan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dzikir Ba’da Sholat. Foto: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dzikir Ba’da Sholat. Foto: freepik.com

Bagi umat Islam, sholat merupakan perjalanan rohani untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Sholat dapat menjernihkan jiwa dan menjauhkan seseorang dari perbuatan keji dan mungkar.

Sebagaimana tercantum dalam firman Allah dalam surat Al-Ankabut ayat 45.

ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Setelah melaksanakan sholat, sebaiknya jangan langsung beranjak. Biasakan untuk duduk sejenak untuk berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa dilimpahkan keberkahan.

Dikutip dari laman NU Online, dzikir merupakan ibadah yang sangat dianjurkan setelah sholat dan mudah dilakukan serta memiliki pahala yang besar. Maka dari itu, sebaiknya sebagai umat Islam senantiasa melakukan dzikir ba’da sholat agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Berikut bacaan dzikir ba’da sholat yang dapat diamalkan untuk memperbanyak pahala.

Ilustrasi Dzikir Ba’da Sholat. Foto: freepik.com

Dzikir Ba’da Sholat

Mengutip dari buku Kitab Doa dan Wirid Untuk Anak karangan Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia, berikut bacaan dzikir ba’da sholat.

1. Membaca istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullahal’adzim, Alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaih. (dibaca 3 kali)

Artinya: “Aku minta ampun pada Allah yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepadaNya.”

2. Dilanjutkan membaca

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallahu wa’hdahula syariikalahu, lahulmulku walahul’hamdu yu’hyii wayumiitu wahuwa ‘alakulli syai’ing qodiir. (dibaca 3 kali)

Artinya: “Tidak ada Tuhan kecuali Allah sendiri, tak ada Sekutu bagiNya. BagiNya-lah kerajaan dan bagiNya-lah segala pujian. Ia menghidupkan dan mematikan, dan Ia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

3. Memuji Allah SWT

للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

Allahumma antas-salamu wa mingkas-salamu wa ilaika ya’uwdussalamu, fakhayyina rabbana bis-salami wa adkhilnal-jannata daros-salami tabarokta rabbana wa ta’alaita ya dzal-jalali wal ikrom.

Artinya: “Ya Allah, Engkau ialah zat yang mempunyai kesejahteraan dan dari pada-Mulah kesejahteraan itu ada kepada-Mulah akan kembali lagi segala kesejahteraan itu, maka hidupkanlah kami ya Allah dengan sejahtera dan masukkanlah kami kedalam surga kampung kesejahteraan, Engkaulah yang kuasa memberi berkah yang banyak dan Engkaulah yang maha tinggi, wahai zat yang memiliki keagungan dan kemulyaan.”

Ilustrasi Dzikir Ba’da Sholat. Foto: freepik.com

4. Membaca Ayat Kursi

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

5. Membaca tasbih, tahmid dan takbir 33x

  • Tasbih

سُبْحَانَ اللهِ

Subhaanallah (33x)

Artinya: “Mahasuci Allah.”

  • Tahmid

الْحَمْدُلِلهِ

Alhamdulillah (33x)

Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

  • Takbir

لَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ

Allaahu Akbar (33x)

Artinya: “Allah Maha Besar.”

(DND)