Konten dari Pengguna

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dhuha: Arab, Latin, dan Artinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dzikir dan doa setelah sholat Dhuha. Sumber: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dzikir dan doa setelah sholat Dhuha. Sumber: Unsplash.

Sholat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan pada pagi hari, yaitu setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Dzuhur. Sholat ini memiliki keutamaan sebagai pembuka pintu rezeki dan penggugur dosa.

Untuk menyempurnakan ibadah tersebut, umat Muslim dianjurkan membaca dzikir dan doa setelah sholat Dhuha. Dengan membacanya, seorang hamba dapat memohon ampunan, menunjukkan rasa syukur, dan berharap agar doanya diijabah oleh Allah SWT.

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dhuha

Ilustrasi dzikir dan doa setelah sholat Dhuha. Sumber: Unsplash.

Berikut dzikir dan doa setelah sholat Dhuha merujuk pada buku Amalan Sesudah Shalat (2009) oleh Ibnu Muhammad Salim dan buku Shalat Subuh dan Shalat Dhuha (2009) oleh Muhammad Khalid.

1. Membaca Istigfar

Setelah salam, dianjurkan untuk beristighfar memohon ampunan kepada Allah SWT.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullahal 'adzim alladzi laa ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."

2. Dzikir Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Melanjutkan dengan dzikir yang biasa dibaca setelah sholat fardhu:

Tasbih (33x)

سُبْحَانَ اللهِ

Subhanallah

Artinya: "Maha suci Allah."

Tahmid (33x)

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Alhamdulillah

Artinya: "Segala puji bagi Allah."

Takbir (33x)

اللهُ أَكْبَرُ

Allahu Akbar

Artinya: "Allah Maha Besar."

3. Doa Utama Setelah Sholat Dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ، وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ، وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِيْ مَا اَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka, wal bahaa'a bahaa'uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ismata 'ismatuka.

Allahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'siran fayassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash-shalihiin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu."

"Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit, maka turunkanlah. Apabila berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. Apabila sukar, maka mudahkanlah. Apabila haram, maka sucikanlah. Apabila jauh, maka dekatkanlah. Dengan hak Dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."

4. Doa Tambahan

Sebagai pelengkap doa utama, bisa juga membaca doa-doa lain sebagai berikut.

Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah: 255)

اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min 'ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar."

Shalawat Nariyah

اللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ٱلَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ ٱلْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ ٱلْكُرَبُ وَتُقْضَىٰ بِهِ ٱلْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ ٱلرَّغَائِبُ وَحُسْنُ ٱلْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى ٱلْغَمَامُ بِوَجْهِهِ ٱلْكَرِيمِ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ

Allāhumma ṣalli ṣalātan kāmilatan wa sallim salāman tāmman 'alā sayyidinā Muḥammadinil-ladzī tanḥallu bihil-'uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqḍā bihil-ḥawā'iju wa tunālu bihir-raghā'ibu wa ḥusnul-khawātimi wa yustasqal-ghamāmu biwajhihil-karīmi wa 'alā ālihī wa ṣaḥbihī fī kulli lamḥatin wa nafasin bi'adadi kulli ma'lūmilak.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat wajahnya yang mulia, hujanpun akan turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan napas, sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh-Mu."

Doa Memohon Rezeki yang Halal

اللّٰهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ، أَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَاكْفِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allāhumma yā ghaniyyu yā ḥamīdu yā mubdi'u yā mu'īdu yā raḥīmu yā wadūd, aghninī biḥalālika 'an ḥarāmika, wakfinī bi faḍlika 'amman siwāk.

Artinya: "Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang Maha Memulai, wahai Dzat Yang Maha Mengembalikan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Maha Penuh Kasih. Cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal hingga aku terhindar dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu hingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu."

(FHK)

Baca juga: Doa Dzikir Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya