Etika Batuk dan Bersin di Tempat Umum untuk Mencegah Penyebaran Virus

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian orang pasti pernah terserang batuk atau bersin. Ketika seseorang batuk atau bersin, ada kemungkinan virus menyebar melalui udara. Agar orang lain tidak terpapar, penting bagi seseorang untuk selalu menerapkan etika batuk dan bersin.
Menurut Puspita Sukmawati Rasyid, Ika Suherlin, dan Veny Delvia Pomballe dalam buku Peran Kader dalam Pendamping Ibu Hamil Masa Pandemi Covid-19, etika batuk dan bersin adalah tata cara yang harus dilakukan oleh seseorang ketika batuk atau bersin.
Meski begitu, tak sedikit orang yang abai terkait hal tersebut. Beberapa hal yang tidak dianjurkan ketika batuk atau bersin adalah:
Tidak menutup mulut saat batuk atau bersin di tempat umum.
Tidak mencuci tangan setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung saat batuk dan bersin.
Membuang ludah atau batuk disembarangan tempat.
Membuang atau meletakkan tissue yang sudah dipakai disembarangan tempat.
Tidak menggunakan masker saat flu atau bersin.
Lantas, seperti apa etika batuk dan bersin yang perlu diperhatikan apabila sedang berada di tempat umum? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan di bawah ini.
Etika Batuk dan Bersin di Tempat Umum
Mengutip buku Teks Konstektual Pandemi COVID-19 oleh Febti Lita Yulianti, etika batuk dan bersin yang harus diperhatikan ketika kita sedang berada di tempat umum adalah sebagai berikut:
Langkah 1: Gunakan masker ketika sedang batuk untuk menutup bagian bawah dagu sampai ke hidung. Jangan sampai percikan batuk kita mengenai orang lain yang berada di sekitar.
Langkah 2: Tutup hidung dan mulut dengan lengan. Hal tersebut perlu dilakukan jika lupa memakai masker saat sedang batuk di tempat umum.
Langkah 3: Jika tidak membawa masker, bisa juga menutup hidung dan mulut dengan tisu saat sedang batuk atau bersin.
Langkah 4: Segera buang tisu yang sudah dipakai ke tempat sampah. Tisu harus segera dibuang jika sudah selesai digunakan untuk menutup hidung dan mulut saat sedang batuk atau bersin agar tidak menyebarkan virus penyakit.
Langkah 5: Setelah membuang tisu ke tempat sampah segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air yang mengalir. Jika tidak ada air mengalir, maka boleh dengan menggunakan handsanitizer.
Lakukanlah langkah-langkah di atas dengan tertib dan benar saat Anda sedang batuk. Jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, hal tersebut dapat mencegah penularan virus batuk kepada orang lain.
Penyebab Terjadinya Batuk
Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya batuk seperti yang dijelaskan dalam Buku Pedoman Pencegahan Pengendalian Infeksi oleh Dr. Pancho Kaslam dkk.
Infeksi.
Produksi dahak yang sangat banyak karena infeksi saluran pernapasan, misalnya influenza, bronkitis dan penyakit paru yang cukup serius seperti pneumonia, TBC, kanker paru-paru.
Alergi.
Masuknya benda asing secara tidak sengaja ke dalam saluran pernapasan. Contohnya seperti debu, asap, makanan dan cairan.
Mengalirnya cairan hidung kearah tenggorokan dan masuk ke saluran pernapasan, seperti: Rhinitis alergika, batuk pilek.
Penyempitan pada saluran pernapasan, misalnya asma.
(NDA)
