Fadhillah Sholat Tarawih Malam ke-27 bagi Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan. Bagi yang mengerjakannya, Allah SWT menjanjikan berbagai fadhilah atau keutamaan, termasuk ketika memasuki malam ke-27 Ramadhan.
Pada malam tersebut, Allah SWT melimpahkan kemuliaan dan pahala bagi hamba-Nya yang menghidupkannya dengan ibadah. Terlebih, malam ke-27 juga termasuk malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadhan yang kemungkinan adalah malam Lailatul Qadar.
Dengan menunaikannya secara ikhlas, seorang Muslim diharapkan dapat meraih keberkahan serta pahala yang berlipat ganda. Lantas, apa saja fadhillah yang Allah SWT janjikan bagi mereka yang menunaikan sholat tarawih pada malam ke-27 Ramadhan?
Fadhillah Sholat Tarawih Malam ke-27
Dalam kitab Durrotun Nasihin karya Syekh Utsman bin Hasan Al-Khubawi, dijelaskan bahwa setiap malam di bulan Ramadhan memiliki keutamaan tersendiri bagi orang yang mengisinya dengan ibadah, termasuk melaksanakan sholat tarawih.
Adapun pada malam ke-27 Ramadhan disebutkan:
وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ.
Artinya: Pada malam ke-27, di hari kiamat ia melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat sambaran kilat.
Shiratal Mustaqim merupakan jembatan yang terbentang di atas neraka Jahannam dan harus dilalui setiap manusia sebelum menuju surga pada hari kiamat. Bagi orang yang tekun melaksanakan sholat tarawih, termasuk pada malam ke-27 Ramadhan, Allah SWT menjanjikan kemudahan saat melewati jembatan tersebut.
Tata Cara Sholat Tarawih
Mengingat keutamaannya yang begitu mulia, setiap Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih dengan baik dan sesuai tuntunan agar ibadah yang dilakukan sempurna dan diterima.
Pada dasarnya, tata cara sholat tarawih sama seperti sholat fardhu maupun sholat sunnah lainnya, yakni diawali dengan niat, takbiratul ihram, dan diakhiri dengan salam. Mengutip buku Tuntunan Shalat Sunnah Tarawih karya Shabri Shaleh Anwar, berikut tata cara sholat sunnah tarawih:
Melafalkan niat sholat tarawih di dalam hati ketika takbiratul ihram.
Membaca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan salah satu surat pendek dalam Al-Qur’an.
Rukuk.
I’tidal.
Sujud pertama.
Duduk di antara dua sujud.
Sujud kedua.
Duduk sejenak (duduk istirahat) sebelum bangkit menuju rakaat kedua.
Bangkit dan melaksanakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama seperti rakaat pertama.
Mengakhiri dua rakaat dengan salam.
Setelah selesai, dianjurkan memperbanyak istighfar dan membaca doa kamilin.
Secara umum, sholat tarawih dapat dikerjakan sebanyak 8 rakaat dengan 4 kali salam atau 20 rakaat dengan salam pada setiap dua rakaat. Setelah itu, ibadah dilanjutkan dengan sholat witir sebanyak 3 rakaat.
Menjelang Lebaran, tradisi mudik kembali menjadi perjalanan yang penuh makna untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga. Melalui semangat #KebaikanBersama, kumparan menghadirkan beragam informasi seputar mudik, dari kondisi rute perjalanan, tips mudik, hingga rekomendasi kuliner khas daerah.
Temukan info selengkapnya di kum.pr/mudik2026
Baca Juga: Fadhillah Sholat Tarawih Malam ke-24 bagi yang Menunaikannya
(ANB)
