Fakta Unik Segitiga Bermuda yang Bikin Penasaran

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fakta unik Segitiga Bermuda apa yang pernah kalian dengar? Mungkin kalian sering mendengar kalau Segitiga Bermuda adalah gerbang lorong waktu atau gerbang menuju Kota Atlantis. Bahkan, mungkin kalian sering mendengar Segitiga Bermuda dikaitkan dengan alien?
Sebenarnya dugaan itu hanya mitos belaka, lho. Segitiga Bermuda tidak berkaitan dengan hal-hal mistis atau horor. Para ilmuwan kini sudah menjelaskan fakta-fakta ilmiah tentang Segitiga Bermuda. Yuk, simak fakta unik Segitiga Bermuda ini!
Lokasi dan Luas yang tak Pasti
Segitiga Bermuda diperkirakan terletak di Amerika Serikat yaitu di antara Bermuda, Puerto Rico, dan Florida. Jika digabungkan, titik batas wilayah Segitiga Bermuda akan membentuk segitiga. Karena itulah dia disebut sebagai Segitiga Bermuda. Namun, batas-batas Segitiga Bermuda belum diketahui dengan pasti. Selain itu, luas Segitiga Bermuda juga belum diketahui. Misterius kan?
Banyak Korban Berjatuhan
Segitiga Bermuda dianggap mengerikan karena sejak awal abad ke-20 sudah banyak korban berjatuhan. Salah satunya adalah kasus USS Cylops yang menghilang di tahun 1918. Kapal dari Brazil ini berlayar menuju Amerika Serikat. Di tengah perjalanan, kapal ini berhenti sejenak di Barbados. Namun, kapal dan awaknya hilang tanpa jejak setelah meninggalkan Barbados.
Killer Clouds
Meskipun penuh misteri, Segitiga Bermuda tetap tidak ada kaitannya dengan hal-hal mistis, lho. Hilangnya kapal-kapal dan pesawat disebabkan oleh fenomena alam, yaitu Killer Clouds. Killer Clouds adalah awan dengan bentuk heksagonal yang dapat berkumpul dan membentuk segitiga besar. Killer Clouds yang berada tepat di atas Segitiga Bermuda ini dapat menimbulkan bom udara atau angin mematikan dengan kecepatan 273,8 km/jam. Ledakan bom udara inilah yang menjadi jawaban hilangnya kapal laut dan pesawat terbang.
Gas Metana
Selain killer clouds, penyebab misteri hilangnya kapal juga disebabkan oleh gas metana. Menurut Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat, terdapat gas metana di area Segitiga Bermuda. Para ilmuwan juga menyatakan bahwa semburan gas metana dalam skala besar dapat menyebabkan ledakan yang membahayakan kapal serta pesawat. Selain itu, air laut yang mengandung gas metana dalam skala besar juga dapat menghilangkan kemampuan air laut untuk mengapungkan kapal.
Christopher Colombus Penemu Segitiga Bermuda
Kamu tau nggak kalau Christopher Colombus adalah orang menemukan Segitiga Bermuda pertama kali? Christopher Colombus menemukan Segitiga Bermuda saat dia berlayar menuju Amerika. Saat melintasi Segitiga Bermuda, dia menemukan bahwa jarum kompas miliknya terus berubah-ubah. Meskipun sedang dalam cuaca yang baik, kompas tersebut tidak dapat menunjukkan arah dengan benar. Bahkan di suatu malam, awak kapalnya melihat bola-bola api yang meluncur ke dalam laut. Aneh bukan?
Nah, itulah fakta Segitiga Bermuda yang dijelaskan oleh para ilmuwan. Gimana? Kamu percaya nggak sama faktanya?
(gtt)
