Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai: Penjelasan dan Tujuan Penerapannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemahaman mengenai filosofi pendidikan dan pendidikan nilai merupakan landasan penting bagi guru dalam membentuk karakter siswa. Materi ini termuat dalam modul Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.
Dalam program ini, guru akan diajak untuk mendalami sila-sila pancasila sebagai filosofi pendidikan serta memahami pentingnya pendidikan nilai bagi peserta didik. Agar lebih memahaminya, simak penjelasannya lebih lanjut di sini!
Apa Itu Filosofi Pendidikan?
Filosofi pendidikan nasional Indonesia merupakan cerminan dari pandangan hidup bangsa, yang berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, dan budaya Indonesia. Prinsip utamanya yaitu menjadikan pendidikan sebagai sarana membentuk manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, berbudi pekerti luhur, serta memiliki wawasan kebangsaan.
Filosofi ini punya tujuan untuk membentuk generasi penerus yang unggul dari segi akademis, berjiwa nasional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam konteks ini, guru tidak hanya berperan sebagai pembawa materi, tetapi juga teladan nilai moral dan sosial bagi peserta didik. Karena itulah, guru harus memahami filosofi pendidikan yang termuat dalam Pancasila dengan baik.
Baca juga: Aksi Nyata Topik 3 Filosofi Pendidikan Indonesia PPG Prajabatan
Bentuk Filosofi Pendidikan dalam Pancasila
Pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber nilai utama dalam sistem pendidikan Indonesia. Nilai-nilai seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial menjadi acuan utama dalam membentuk tujuan pendidikan nasional.
Dengan kata lain, kegiatan belajar dan mengajar di kelas tidak boleh lepas dari nilai-nilai yang ada dalam dasar negara ini. Berikut penerapan nilai-nilai Pancasila yang termuat dalam Modul 3: Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai PPG Guru Tertentu 2025:
Sila Pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa): Pendidikan harus menumbuhkan keimanan dan ketakwaan peserta didik terhadap Tuhan sesuai agama masing-masing.
Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab): Pendidikan harus menanamkan sikap saling menghargai hak dan kewajiban antarindividu dengan perilaku yang beradab.
Sila Ketiga (Persatuan Indonesia): Pendidikan harus mampu membentuk karakter peserta didik yang menghargai keberagaman dan menjaga persatuan dalam kehidupan berbangsa.
Sila Keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan): Pendidikan harus melatih siswa menjadi individu yang aktif, kritis, dan demokratis dalam menyelesaikan permasalahan sosial.
Sila Kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia): Pendidikan harus mencetak peserta didik yang mampu menciptakan lingkungan yang adil dan sejahtera bagi semua.
Tujuan Pendidikan Nilai
Pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari nilai-nilai Pancasila. Penanaman nilai luhur ini disebut juga sebagai pendidikan nilai. Guru mengajarkan sifat kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, toleransi, dan empati kepada siswa.
Pendidikan nilai ini sejalan dengan pendidikan karakter karena melalui proses internalisasi nilai-nilai yang ada. Dengan begitu, peserta didik dapat mengintegrasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Adapun tujuan utama dari pendidikan nilai PPG 2025 meliputi:
Menanamkan nilai-nilai utama dalam kehidupan peserta didik.
Membentuk sikap dan perilaku positif yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan.
Membimbing siswa untuk bertindak secara konsisten sesuai dengan norma sosial dan budaya.
(SLT)
