Fungsi Pola Lantai dalam Tarian Tradisional

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi pola lantai dalam tarian adalah untuk membuat posisi dalam sebuah ruang gerak. Posisi tersebut dijelaskan dan dirumuskan dalam beberapa pola tertentu yang disebut pola lantai dalam tarian.
Mengutip Buku Pendidikan Seni Budaya oleh Yoyok RM dan Siswandi, pola lantai adalah pola atau denah yang dilakukan oleh seorang penari dengan perpindahan, pergerakan, dan pergeseran posisi dalam sebuah ruang (space) untuk menari.
Pola lantai ini sebenarnya merupakan teknik blocking (penguasaan panggung) seorang penari.
Mengutip Buku Direktori Tarian Kabupaten Banyuasin oleh Irwan P. Ratu Bangsawan, Berikut ini beberapa pola lantai dalam seni tari, meliputi
a. Horizontal, yakni pola lantai yang mengharuskan penari membentuk garis lurus ke samping.
b. Vertikal, yaitu pola lantai yang mana penari harus memberntuk garis lurus dari depan ke belakang
c. Diagonal, yaitu pola lantai yang mana penari harus membentuk garis menyudut ke kanan ataupun kiri
d. Melingkar, yaitu pola lantai yang mengharuskan penari membentuk garis lingkaran.
Pola Lantai dalam Tarian Tradisional
Mengutip Buku Seni Budaya & Ketrampilan SD 6 oleh Dedi Nurhadiat, berikut beberapa contoh pola lantai dalam tarian tradisional.
Pola lantai Tari Saman dari Aceh
2. Pola lantai Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan
3. Pola lantai Tari Piring dari Sumatra
4. Pola lantai Tari Sodoran
5. Pola lantai Tari Betawi
(ULY)
