Konten dari Pengguna

Gerakan Akhir Sikap Meroda dan Cara Melakukannya yang Benar

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gerakan akhir sikap meroda. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gerakan akhir sikap meroda. Foto: Unsplash

Gerakan meroda adalah salah satu cabang dari senam lantai. Untuk melakukan gerakan ini tak perlu menggunakan alat, maka cukup mudah untuk dipelajari.

Meroda memiliki banyak manfaat, di antaranya dapat melatih kesimbangan dan kelentukan tubuh. Selain itu, gerakan berputar ini dapat memperlancar aliran peredaran darah di tubuh dan juga otak.

Untuk melakukan gerakan meroda, dibutuhkan kekuatan tubuh, terutama pada bagian tangan dan kaki. Sebab tangan dan kaki merupakan tumpuan gerakan meroda.

Agar dapat menguasai gerakan meroda dengan baik, perlu adanya latihan yang sungguh-sungguh. Selain itu, perlu juga memperhatikan gerakan akhir sikap meroda. Lantas, seperti apakah gerakan akhir sikap meroda? Simak ulasan berikut.

Gerakan Akhir Sikap Meroda

Ilustrasi gerakan akhir sikap meroda. Foto: Unsplash

Mengutip buku Penjasorkes SMA oleh Gilang dkk, meroda adalah gerakan kesamping yang bertumpu kedua tangan dengan kaki terbuka lebar. Untuk mengetahui gerakan akhir sikap meroda, kita perlu mengetahui bagaimana cara melakukan gerakan meroda. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Sikap awal ialah berdiri dengan kaki terbuka lebar.

  2. Rentangkan lengan ke samping setinggi bahu.

  3. Arahkan tangan ke bawah dan pindahkan berat badan pada kaki kiri.

  4. Ayunkan tungkai kanan ke samping kanan, teruskan ke atas.

  5. Rebahkan badan ke kiri bawah.

  6. Tangan kiri menumpu jari tangan searah dengan menghadap punggung, tarik kepala ke belakang untuk memelihara keseimbangan.

  7. Tungkai kiri mengikuti gerakan tungkai kanan, tangan kiri menjad tumpuan, lalu pindahkan titik tumpu ke tangan kanan.

  8. Teruskan gerakan tungkai kanan sampai mendarat, lepaskan tangan kiri diikuti tangan kanan.

  9. Kemudian, tungkai kiri mendarat.

  10. Terakhir, berdirilah dengan kaki terbuka lebar dan lengan terentang ke samping, sama seperti sikap awal.

Gerakan meroda. Foto: Penjasorkes SMA

Dari langkah-langkah di atas, dapat diketahui bahwa gerakan akhir sikap meroda adalah sama seperti sikap awalnya, yakni berdiri dengan kaki terbuka lebar dan lengan terentang ke samping.

(AFM)