Hari Anak Nasional 23 Juli: Makna dan Tujuan Memperingatinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli bukan hanya sekedar hari perayaan untuk anak-anak Indonesia, namun memiliki makna dan tujuan mendalam di baliknya. Sudah diusung sejak zaman pemerintahan Soekarno, Hari Anak Nasional selalu menjadi momen pengingat tentang bagaimana pentingnya peran generasi penerus bagi suatu bangsa.
Dikutip dari berbagai sumber, menurut Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Indonesia (KPPAI), peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai sikap kepedulian seluruh bangsa terhadap perlindungan anak di Indonesia. Sikap kepedulian ini menjadi dasar yang nantinya diharapkan mampu membuat anak-anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal.
Presiden kedua RI, Soeharto, juga menilai Hari Anak Nasional sebagai peringatan yang perlu dibuat untuk menghargai peran anak-anak sebagai merupakan aset penting untuk kemajuan bangsa. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat mau turut berperan dalam melindungi, mengayomi, dan memberikan lingkungan yang baik untuk anak-anak Indonesia.
Selain memiliki makna yang mendalam, perayaan Hari Anak Nasional juga disertai dengan tujuan yang luhur. Secara umum, perayaan Hari Anak Nasional tentu bertujuan sama, yakni mewujudkan kehidupan yang baik untuk anak-anak Indonesia. Menjadikan mereka generasi penerus bangsa yang sehat, cerdar, ceria, berakhlak mulia, dan cinta Tanah Air.
Berpedoman pada tujuan umum tersebutlah, pemerintah melalui instansi terkait selalu mencoba menyuguhkan rangkaian acara menarik dan mendidik untuk memperingati Hari Anak Nasional. Hingga saat ini, HAN masih dirayakan di berbagai kota dengan beragam kegiatan. Mulai dari perlombaan, seminar dan talkshow, bakti sosial, hingga festival menjadi deretan acara yang kerap diselenggarakan untuk merayakan Hari Anak Nasional.
Namun, perayaan Hari Anak Nasional 2020 akan terlihat berbeda. Ya, di tengah pandemi virus corona yang masih melanda, tentu perayaan HAN 2020 tak bisa lagi sebebas tahun-tahun sebelumnya. Kini perayaan HAN diimbau untuk dilakukan secara daring dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Meski begitu, semangat kepedulian terhadap anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2020 ini tak boleh luntur. Semangat juang dan kepedulian masyarakat untuk kepentingan anak-anak haruslah tetap kuat dan bergelora.
(RDR)
