Konten dari Pengguna

Hari Menanam Pohon Indonesia: Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Menanam Pohon Indonesia. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Menanam Pohon Indonesia. Foto: Pexels

Hari Menanam Pohon Indonesia diperingati setiap 28 November. Peringatan ini merupakan momen tepat bagi masyarakat untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap kelestarian hutan dan lahan hijau melalui penanaman pohon.

Seperti yang diketahui, pohon memiliki peran vital bagi kelangsungan makhluk hidup di muka bumi. Selain menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida, pohon juga memiliki banyak manfaat lain bagi lingkungan.

Keberadaan pohon membantu untuk menjaga kesuburan tanah, mengurangi polusi udara, menahan laju air dan erosi, mencegah banjir, hingga menambah keindahan pemandangan.

Maka dari itu, peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia sangat diperlukan agar kelestarian sumber daya alam tersebut tetap terjaga. Untuk mengetahui terkait sejarah dan tujuan lengkap Hari Menanam Pohon Indonesia, simak ulasan berikut ini.

Sejarah Hari Menanam Pohon Indonesia

Ilustrasi sejarah Hari Menanam Pohon Indonesia. Foto: Pexels

Mengutip laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Hari Menanam Pohon Indonesia dilatarbekalangi oleh adanya Aksi Penanaman Serentak dan Gerakan Perempuan Tanam Pohon pada 2007 di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut menuai respons positif dari masyarakat. Jumlah peserta yang berpartisipasi dalam Aksi Penanaman Serentak melebihi target yang ditentukan hingga berhasil menanam sekitar 86 ribu batang pohon.

Pada 2008, Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat menjadi Presiden Ri menetapkan bahwa Hari Menanam Pohon Indonesia akan diperingati setiap 28 November. Pernyataan ini juga dimuat dalam Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008.

Hingga saat ini, kegiatan menanam pohon masih dilakukan secara aktif. Beberapa jenis bibit pohon yang biasa ditanam adalah buni, sukun, durian, rambutan, damar, nyawai, mahoni, salam, puspa, dan lain-lain.

Tujuan Hari Menanam Pohon Indonesia

Ilustrasi tujuan Hari Menanam Pohon Indonesia. Foto: Pixabay

Dalam Kepres itu pula, dijelaskan lebih lanjut bahwa tujuan utama dari Hari Menanam Pohon Indonesia adalah untuk memberi kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan hutan dan lahan.

Meski begitu, ada beberapa tujuan lain yang tidak kalah penting dari peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, di antaranya:

  • Upaya mengantisipasi perubahan iklim.

  • Langkah mitigasi untuk mengurangi emisi karbon.

  • Menahan laju kenaikan suhu bumi agar tidak lebih dari 20 derajat Celcius.

  • Mencegah terjadinya deforestasi, yaitu hilangnya hutan akibat penebangan.

  • Mencegah kerusakan lingkungan lainnya yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas alam.

Frequently Asked Question Section

Kapan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia?

chevron-down

Hari Menanam Pohon Indonesia diperingati setiap 28 November.

Bagaimana awal munculnya Hari Menanam Pohon?

chevron-down

Hari Menanam Pohon Indonesia dilatarbekalangi oleh adanya Aksi Penanaman Serentak dan Gerakan Perempuan Tanam Pohon pada 2007 di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor.

Apa tujuan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia?

chevron-down

Tujuan utama dari Hari Menanam Pohon Indonesia adalah untuk memberi kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan.

(AAA)