Konten dari Pengguna

Hidrolisis Garam: Pengertian, Sifat, dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laboratorium Foto: jarmoluk via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laboratorium Foto: jarmoluk via Pixabay

Dalam ilmu kimia dikenal berbagai jenis senyawa yang dibutuhkan manusia dalam kehidupan sehari-harinya, salah satunya adalah garam. Garam adalah senyawa ionik yang terbentuk akibat reaksi netralisasi asam dan basa.

Kebalikan dari netralisasi asam basa adalah hidrolisis garam. Mengutip buku Sukses Kuasai Materi SMA Kelas XI, hidrolisis adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan reaksi zat dengan air.

Secara bahasa, hidrolisis terdiri dari dua kata yakni hidro yang berarti air dan lisis yang berarti peruraian. Sehingga hidrolisis didefinisikan sebagai reaksi penguraian garam oleh air atau reaksi ion-ion garam dengan air.

Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang hidrolisis garam lengkap dengan sifat dan kegunaannya.

Sifat Hidrolisis Garam

Hidrolisis garam merupakan reaksi reversible penguraian garam oleh air. Reaksi ini bekerja pada salah satu ion-ion garam (kation atau anion) dengan air sehingga membentuk larutan bersifat asam atau basa.

Sifat asam atau basa yang dihasilkan pun bergantung pada jenis asam basa yang membentuk garam tersebut. Misalnya garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat, garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah, garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat, serta garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah.

Ilustrasi senyawa kimia. Foto: unsplash

Mengutip buku Smart Plus Bank Soal Full Pembahasan Kimia SMA, dalam reaksi hidrolisis garam mempunyai tiga sifat, yaitu netral, asam, dan basa. Berikut penjelasannya:

1. Basa

Larutan garam basa terbentuk dari asam lemah dengan basa kuat, garam ini mengalami hidrolisis sebagian. Contoh: CH3COONa.

2. Asam

Larutan garam asam terbentuk dari asam kuat dengan basa lemah, garam ini mengalami hidrolisis sebagian. Contoh: NH4Cl.

3. Netral

Larutan garam netral terbentuk dari asam kuat dengan basa kuat atau asam lemah dengan basa lemah. Contoh:

  • Garam NaCl → garam yang terbentuk dari asam kuat (HCI) dan basa kuat (NaOH) garam ini tidak mengalami hidrolisis.

  • Garam CH3COONH4 yang terbentuk dari asam lemah garam (CH3COOH) dengan basa lemah (NH4OH), garam ini mengalami hidrolisis total. Sifat larutan garam ini bergantung pada harga Ka dan Kb asam basa pembentuknya.

Ilustrasi senyawa kimia. Foto: istock

Kegunaan Hidrolisis Garam

Mengutip buku Bongkar Pola Soal UNBK SMA/MA IPA 2020, secara umum reaksi hidrolisis garam memiliki kegunaan yaitu:

  • Untuk menentukan titik ekuivalen pada titrasi asam lemah dengan basa kuat, atau titrasi antara basa lemah dengan asam kuat.

  • Larutan pencuci dalam laboratorium atau dalam industri digunakan larutan natrium karbonat, Na2CO3 atau NaHCO3.

Kemudian, proses hidrolisis garam juga memiliki manfaat lain dalam kehidupan sehari-hari, yaitu sebagai berikut:

  • Garam amonium nitral (NH4NO3) yang merupakan campuran dari basa lemah dan asam kuat. Sehingga garam ini bersifat asam. Amonium nitrat biasanya digunakan untuk alat kompres dingin.

  • Monosadium Glutamat atau MSG (C5H8NO4Na) merupakan garam yang bersifat basa. MSG merupakan campuran dari asam lemah dan basa kuat. Garam ini biasa digunakan sebagai penyedap rasa pada makanan.

  • Cangkang mollusca seperti cypraecassis rupa tersusun oleh kalsium karbonat (CaCO3). Garam ini bersifat basa.

  • Kalium nitrat adalah garam yang bersifat netral. Garam ini terbentuk dari senyawa asam lemah dan basa lemah. Kalium nitrat biasa digunakan sebagai bahan pengawet dalam sosis (KNO3)

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan hidrolisis?

chevron-down

Hidrolisis adalah reaksi penguraian garam oleh air atau reaksi ion-ion garam dengan air.

Ada berapa sifat garam dalam reaksi hidrolisis?

chevron-down

Ada tiga sifat garam dalam reaksi hidrolisis yakni asam, basa, dan netral.

Larutan garam basa terbentuk dari senyawa apa?

chevron-down

Larutan garam basa terbentuk dari asam lemah dengan basa kuat, garam ini mengalami hidrolisis sebagian. Contoh: CH3COONa.