Konten dari Pengguna

Hikmah di Balik Ujian dari Allah yang Dapat Dipetik Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mensyukuri hikmah di balik ujian dari Allah SWT. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mensyukuri hikmah di balik ujian dari Allah SWT. Foto: Unsplash

Allah memiliki banyak cara untuk menunjukkan kasih sayangnya sekaligus menguji kecintaan manusia kepada-Nya. Salah satunya yaitu dengan memberikan cobaan atau ujian kepada mereka.

Mengutip buku Jangan Asal Sabar tulisan Ustadz Ukasyah Habibu Ahmad, cobaan atau ujian hidup merupakan sunnatullah yang tidak mungkin dihindari. Setiap manusia mengalami ujian dengan kadar yang berbeda-beda. Allah SWT berfirman dalam Alquran:

Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan, sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. Maka, sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut: 2-3)

Melalui ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa Dia tidak hanya memberikan ujian kepada umat yang mengingkari-Nya. Umat Muslim yang beriman kepada-Nya pun tak luput dari cobaan. Harapannya agar mereka dapat mengambil hikmah di balik ujian dari Allah SWT. Apa saja hikmah tersebut?

Hikmah di Balik Ujian dari Allah

Ilustrasi bersyukur. Foto: Unsplash

1. Diangkat Derajatnya

Seperti yang dijelaskan, Allah SWT menguji keimanan seorang umat-Nya lewat cobaan. Bukan karena tidak sayang, cobaan itu sesungguhnya merupakan wujud cinta dan kasih sayang Allah kepada mereka.

Barang yang sabar, ikhlas, dan tetap beriman kepada-Nya di tengah terpaan ujian, niscaya Allah akan mengangkat derajatnya ke tingkat yang lebih mulia. Dia berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah. Niscaya Allah Swt. akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah. Niscaya Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Swt. Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Mujadalah: 11)

2. Menghapus Dosa

Mengutip buku Kunikmati Ujian-Mu Menuai Pesan Cinta di Balik Ujian tulisan Mifta Novikasari, Allah tidak menginginkan seorang hamba kembali kepada-Nya berlumurkan dosa dan membawa banyak kemaksiatan. Oleh sebab itu, Allah memberikan ujian untuk menghapuskan dosa-dosanya.

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus-menerus, kepayahan, penyakit dan juga kesedihan bahkan sampai kesusahan yang menusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya.

3. Mendapat Pahala

Ujian hidup yang diberikan oleh Allah sejatinya merupakan cara-Nya mempersiapkan manusia menerima kenikmatan yang jauh lebih besar. Semakin berat ujian yang dialami, semakin besar pula nikmat yang akan diperoleh seseorang. Jadi, bersabarlah dalam menghadapi ujian tersebut. Jalani dengan ikhlas agar mendapat ridha Allah SWT.

Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barang siapa yang ridha, maka ia yang akan meraih ridha Allah. Barang siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah No. 4031, hasan kata Syaikh Al-Albani)

4. Mendapat Petunjuk

Umat Muslim yang menjalani cobaan dengan penuh kesabaran akan memperoleh banyak keutamaan. Kepada mereka, Allah akan memberikan petunjuk, berkat, dan juga rahmat-Nya. Hal ini sesuai dengan firman Allah sebagai berikut:

Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata "Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un" (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 155-157)

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa ada hikmah di balik cobaan?
chevron-down

Allah memberikan ujian kepada umat-Nya agar mereka bisa mengambil hikmah dari cobaan tersebut.

Apa tujuan Allah memberi ujian kepada hamba-Nya?
chevron-down

Cobaan itu sesungguhnya merupakan wujud cinta dan kasih sayang Allah kepada mereka.

Apa janji Allah kepada orang yang sabar?
chevron-down

Umat Muslim yang menjalani cobaan dengan penuh kesabaran akan memperoleh banyak keutamaan.