Konten dari Pengguna

Hubbud Dunya: Arti, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hubbud dunya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hubbud dunya. Foto: Pixabay

Salah satu penyakit hati yang kerap menyerang kaum Muslim adalah hubbud dunya. Secara terminologi, hubbud dunya artinya cinta terhadap dunia. Sementara secara etimologi, hubbud dunya artinya perasaan cinta yang berlebihan terhadap semua hal yang berbau materi, terutama harta benda.

Hubbud dunya adalah sumber kehancuran umat. Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat melemahkan sekaligus menggerus keimanan umat Muslim kepada Allah SWT. Bahkan, Rasulullah SAW sangat risau jika umat-Nya sampai terkena hubbud dunya.

Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan menimpa diri kalian. Akan tetapi, aku khawatir jika dunia ini dibentangkan untuk kalian sebagaimana ia dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba sebagaimana mereka berlomba, dan akhirnya kalian hancur sebagaimana mereka hancur.” (HR Bukhari-Muslim)

Ilustrasi hubbud dunya. Foto: Pixabay

Bahaya Hubbud Dunya

Menurut buku Keutamaan dan Rahasia Tawakkal oleh Nakhrawie, AS (2020: 111), banyak bahaya yang ditimbulkan dari hubbud dunya, di antaranya:

  • Membuat manusia lalai dalam melaksanakan ibadah, seperti shalat, puasa, dan sedekah.

  • Jika seorang telah dikuasai (hatinya) oleh iblis, maka ia akan menjadi lemah. Iblis akan membolak-balikkan hatinya seperti anak kecil yang sedang bermain bola.

  • Menimbulkan berbagai penyakit hati lainnya, seperti rakus, tamak, bangga, angkuh, dan pamer terhadap apa yang dimiliki. Bahkan, dia bisa berbuat keji untuk mendapatkan dunia yang diinginkannya.

Ketika seorang Muslim sudah menjadikan dunia ini sebagai tujuannya, maka ia terjebak dalam sikap hubbud dunya. Lantas, apa ciri-ciri hubbud dunya?

Ilustrasi hubbud dunya. Foto: Pixabay

Ciri-Ciri Hubbud Dunya

Menghimpun dalam buku Akidah Akhlak MA Kelas X milik H. Aminudin dkk (2021: 05), ciri-ciri hubbud dunya adalah sebagai berikut:

  • Menganggap dunia sebagai tujuan utama, bukan sebagai sarana mencapai kebahagiaan akhirat.

  • Mengumpulkan harta benda dengan menghalalkan segala cara tanpa memperhatikan halal dan haramnya.

  • Kikir, tidak rela sedikit pun hartanya lepas atau berkurang.

  • Serakah, rakus, dan tamak.

  • Tidak mampu mensyukuri nikmat sekecil apa pun.

Ilustrasi beribadah untuk menghindari hubbud dunya. Foto: Pixabay

Cara Menghindari Hubbud Dunya

Dikutip dari buku Ilmu Tasawuf: Pengutan Mental-Spiritual dan Akhlak karya Dr. H. Imam Kanafi, M. Ag (2020: 200), hubbud dunya dapat dihindari dengan beberapa cara, yaitu:

  • Mengingat bahwa hidup di dunia hanyalah sementara (tercantum dalam QS. Al Hadid ayat 20).

  • Perbanyak mengingat kematian (QS. Ali Imran ayat 185).

  • Meyakini dan menyadari bahwa setiap tindakan yang dilakukan, direkam oleh seluruh anggota badan. Pada akhirnya, di hari akhir nanti, tangan, kaki, dan lidah akan bersaksi di depan Allah SWT (QS. Fushshilat ayat 20 - 22).

  • Qana’ah, yaitu rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki, serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kurang yang berlebihan.

  • Dzikir, yaitu cara yang paling efektif untuk membersihkan hati dan meraih keridhoan Ilahi.

(VIO)