Konten dari Pengguna

Hukum Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Menurut Ulama

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Hukum Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Foto: Pixabay

Allah SWT telah memerintahkan melalui berbagai firmannya di dalam Alquran untuk berbakti kepada kedua orang tua. Allah SWT juga menempatkan kalimat kedua orang tua (walidain) setelah kata perintah keesaan kepada Allah yang didasarkan dari surat Luqman ayat 14.

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

Artinya: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.

Menurut Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al Mishbah, ayat tersebut menjelaskan bahwa hormat dan berbakti kepada orang tua adalah perintah kedua setelah mengagungkan serta bersyukur kepada Allah SWT.

Apa sebenarnya hukum berbakti kepada orang tua?

Hukum Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

Hukum Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Foto: Pixabay

Melansir dari situs resmi Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, para ulama telah sepakat bahwa hukum taat dan patuh kepada orang tua adalah fardhu ain.

Hukum tersebut didasari dari banyaknya ayat Alquran yang memerintahkan anak untuk berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua, serta menaati perintah mereka selama bukan untuk maksiat.

Berikut ini beberapa ayat dalam Alquran yang memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua:

Surat Al Isra’ ayat 23

Allah berfirman dalam surat Al Isra’ ayat 23 bahwa berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban bagi setiap Muslim setelah tauhid.

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."

Surat An Nisa ayat 36

Dalam Alquran surat Al Isra ayat 23, Allah SWT berfirman mengenai larangan anak berkata kasar, melainkan harus bertutur kata mulia kepada orang tua.

وَاعۡبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشۡرِكُوۡا بِهٖ شَيۡــًٔـا‌ ؕ وَّبِالۡوَالِدَيۡنِ اِحۡسَانًا وَّبِذِى الۡقُرۡبٰى وَالۡيَتٰمٰى وَ الۡمَسٰكِيۡنِ وَالۡجَـارِ ذِى الۡقُرۡبٰى وَالۡجَـارِ الۡجُـنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالۡجَـنۡۢبِ وَابۡنِ السَّبِيۡلِ ۙ وَمَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُكُمۡ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنۡ كَانَ مُخۡتَالًا فَخُوۡرَا

Artinya: “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.

Surat Maryam ayat 14

Allah SWT berfirman dalam surat Maryam ayat 14 bahwa seseorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, lemah lembut, dan ihsan kepada keduanya, maka dia bukanlah orang yang sombong atau durhaka kepada Tuhannya.

وَبَرًّۢا بِوَٰلِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّارًا عَصِيًّا

Artinya: “Dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.

(NDA)