Hukum dan Tata Cara Sedekah Rambut Bayi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sedekah rambut bayi adalah salah satu tradisi yang dilakukan umat Islam dalam menyambut kelahiran anak. Tradisi ini biasanya dilakukan sebelum bayi genap berusia 40 hari.
Tradisi sedekah rambut bayi dilakukan sebagaimana anjuran Nabi Muhammad SAW. Dalam hadits yang diriwayatkan Ali bin Abi Thalib, Rasulullah meminta Fatimah untuk mencukur rambut Hasan dan Husain.
“Hai Fatimah, cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak sesuai dengan berat timbangan rambutnya kepada fakir miskin.” (HR. Tirmidzi.
Mengutip buku Inspirasi Nama Bayi Islami Terpopuler oleh Tim IIDN Jogja, potongan rambut bayi kemudian ditimbang dan orangtua disunahkan untuk bersedekah dalam bentuk perak atau emas. Lantas bagaimana tata cara sedekah rambut bayi? simak informasinya dalam ulasan berikut.
Hukum Sedekah Rambut Bayi
Tradisi sedekah rambut bayi biasanya dilakukan bersamaan dengan aqiqah, yakni menyembelih hewan sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak.
Aqiqah dianjurkan untuk dilakukan pada hari ke-7 setelah si kecil lahir ke dunia. Namun, pelaksanaannya bisa dilakukan kapan saja, misalnya di hari ke-14 atau ke-21 sesuai kemampuan orang tua.
Hukum aqiqah adalah sunnah muakkad atau dalam kata lain sangat diutamakan. Sedangkan sedekah rambut bayi hukumnya sunnah atau dianjurkan.
Selain untuk mengikuti sunnah Rasulullah, mencukur rambut bayi juga dilakukan dengan alasan kebersihan dan kenyamanan.
Ustadz M Syukron Maksum dalam bukunya Bimbingan Doa dan Wirid Ibu Hamil, mencukur rambut bayi bertujuan untuk membersihkan kulit kepalanya dari kerak agar rambut yang baru dapat tumbuh dengan sehat.
Tujuan mencukur rambut bayi juga dilakukan agar bayi lebih nyaman, terutama bagi yang tinggal di negara tropis.
Tata Cara Sedekah Rambut Bayi
Bagi yang ingin melakukan sedekah rambut bayi, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan.
Siapkan alat untuk mencukur rambut bayi yakni hair clipper atau razor, baby oil dan bedak bayi.
Membaca doa sebelum mencukur rambut bayi.
Cukur seluruh bagian rambut di kulit kepala dan pastikan tidak ada yang tersisa. Jika tidak berani atau ragu-ragu saat mencukurnya, orangtua bisa meminta tolong kepada yang lebih berpengalaman.
Jangan mencukur rambut bayi dengan unsur al qaz’u artinya mencukur rambut hanya di area tertentu saja. Misalnya, mencukur tengahnya dan meninggalkan bagian pinggirnya, mencukur bagian pinggir dan meninggalkan bagian tengahnya, atau mencukur bagian depan dan meninggalkan bagian belakangnya.
Timbang seluruh rambut bayi. Hasilnya lalu dikonversikan dengan perak/emas. Atau orang tua juga bisa juga bersedekah dengan uang tunai, makanan, atau bahan pokok senilai harga emas/perak.
(GLW)
