Ikan Berkembang Biak dengan Cara Apa? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikan merupakan hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dalam air. Ikan memiliki sirip untuk berenang dan insang yang berfungsi sebagai alat pernapasan. Selain itu, tubuhnya juga diselimuti oleh sisik dan lendir.
Sebagai salah satu makhluk hidup, ikan tentunya mampu bereproduksi atau berkembang biak untuk menghasilkan keturunan yang sama dengan dirinya. Hal ini seperti dijelaskan dalam buku Genetika dan Reproduksi Ikan oleh Gusrina.
Lantas, bagaimana cara ikan berkembang biak? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Cara Ikan Berkembang Biak
Merujuk buku Ilmu Pengetahuan Alam Ipa terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia, ikan berkembang biak dengan cara bertelur atau dapat disebut juga ovipar. Kata ovipar berasal dari kata ovum yang artinya telur.
Proses perkembangbiakan secara ovipar ada dua macam, yaitu internal dan eksternal. Perkembangbiakan internal adalah pembuahan yang terjadi di dalam tubuh induk betina. Sedangkan perkembangbiakan eksternal adalah pembuahan yang terjadi di luar tubuh induk betina.
Ikan termasuk hewan yang berkembang biak secara eksternal. Untuk lebih mudah memahami, simak contoh proses perkembangbiakan eksternal ikan pada ikan mujair berikut ini yang dikutip dari buku Asyik Mengerjakan PR Sains SD Kelas 6 oleh De Alfarian (Joko Untoro & Paulus).
Sebelum melakukan pembuahan, ikan mujair jantan melakukan aktivitas untuk menarik perhatian mujair betina. Kegiatan ini akan berlangsung beberapa lama hingga akhirnya mujair betina mengeluarkan telur. Mujair dapat mengeluarkan telur sebanyak 20-30 butir.
Telur itu kemudian disimpan dalam mulut mujair betina.
Saat mujair betina memasukkan telur terakhir ke dalam mulut, mujair jantan mengibas-ngibaskan ekor di depan betina sambil mengeluarkan sperma. Sperma itu masuk ke dalam mulut mujair betina sehingga terjadilah pembuahan di dalam mulut mujair betina.
Telur kemudian dierami dalam mulut mujair betina selama 7-14 hari.
Setelah menetas, anak-anak mujair berenang keluar dari mulut induknya. Anak-anak mujair itu masih berenang di sekitar induk. Jika terancam bahaya anak mujair akan kembali masuk ke mulut induk. Setelah besar barulah anak mujair lepas dari induknya.
Selain ikan, ada beberapa karakteristik yang bisa dikenali dari hewan ovipar. Mengutip buku Buku Pintar Pelajaran SD/MI 5 in 1 oleh Tim Guru Indonesia dan Drs. Joko Untoro, berikut adalah ciri-ciri hewan ovipar:
Mengerami telurnya,
Tidak memiliki daun telinga,
Tidak memiliki kelenjar susu, dan
Tidak menyusui anaknya.
Manfaat Mengonsumsi Ikan
Menukil laman resmi Disdukcapil Kabupaten Barito Kuala, ada beberapa manfaat yang akan didapatkan oleh seseorang apabila mengonsumsi ikan secara rutin, yaitu:
Menurunkan Resiko Serangan Jantung dan Stroke.
Mengandung Nutrisi Penting untuk Pertumbuhan dan Perkembangan.
Mencegah Penurunan Fungsi Otak Karena Penuaan.
Mengurangi Resiko Penyakit Autoimun Termasuk Diabetes Tipe 1.
Menjaga Kesehatan Penglihatan pada Lansia.
Meningkatkan Kualitas Tidur.
Upaya Mencegah Keracunan Merkuri
(NDA)
