Ikhtiar: Pengertian, Manfaat dan Adab Melakukannya dalam Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikhtiar adalah usaha seseorang dalam memperoleh suatu keinginan. Akhlak ini merupakan salah satu sikap yang diajarkan Rasulullah untuk para umatnya.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ikhtiar mengandung beberapa arti yaitu syarat untuk mencapai tujuan, usaha dan upaya. Sedangkan menurut istilah, ikhtiar adalah proses usaha yang dilakukan untuk mencapai hasil yang terbaik sesuai keinginan.
Manusia diberikan potensi oleh Allah untuk membentuk kehidupan yang lebih baik dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Dikutip dari buku Aqidah Akhlaq karya Taofik Yusmansyah, ikhtiar manusia dijelaskan dalam penggalan surat Ar Rad ayat 11, yang berbunyi:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ
Artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri.
Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwa Allah memerintahkan manusia agar senantiasa untuk berusaha atau berikhtiar. Selain itu, setiap manusia dianjurkan untuk tidak mudah putus asa, selalu ingin menemukan hal-hal baru, dan tidak cepat merasa puas atas apa yang telah didapatkannya.
Dalam hadits Rasulullah disebutkan bahwa orang yang berikhtiar lebih baik dari pada orang yang meminta-minta. Sebagaimana dikutip dari buku Tetaplah Tawakkal! karya Ustadz Muhammad Salim As-Suburi berikut:
Dari Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya. Sungguh, salah seorang dari kalian pergi yang mengambil talinya lalu dia mencari kayu bakar dan dipikulkan ikatan kayu itu di punggungnya. Itu lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberi maupun tidak memberinya.” (HR. Bukhari)
Hadits tersebut sekaligus menegaskan bahwa ikhtiar wajib dilakukan oleh seluruh umat Muslim. Sebab, harta yang diperoleh dari ikhtiar nilainya jauh lebih baik dan berkah daripada hasil meminta-minta.
Manfaat ikhtiar
Di balik perintah untuk berikhtiar, terdapat manfaat yang sangat besar bagi manusia. Sebab, Allah tidak akan mewajibkan sesuatu apabila tidak mengandung fadilah di dalamnya.
Dikutip dari buku Diabaikan Allah Dibenci Rasulullah karya Rizem Aizid, berikut beberapa manfaat dari ikhtiar:
Mendapatkan kepuasan batin, karena telah berusaha dengan segala kemampuan yang dimiliki.
Terhormat di hadapan Allah dan sesama manusia.
Jauh dari sifat boros karena merasakan susahnya bekerja.
Tidak mudah putus asa.
Menghargai jerih payah sendiri dan jerih payah orang lain.
Tidak menggantungkan hidupnya kepada orang lain.
Adab-Adab Ikhtiar
Islam telah mengatur segala aspek kehidupan agar umatnya selamat di dunia dan akhirat. Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam : Akidah Akhlak Untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karya Masan AF, berikut adab yang harus diperhatikan dalam berikhtiar:
Setiap memulai ikhtiar atau usaha selalu dimulai dengan membaca bismillahirrahmanirrahim.
Yakin pada diri sendiri bahwa sesuatu yang diusahakan adalah yang diridhai Allah.
Jika ikhtiar berupa pekerjaan, maka cintailah pekerjaan dengan sepenuh hati.
Lakukan pekerjaan dengan ikhlas, sehingga seberat apa pun pekerjaan akan terasa ringan.
Menggunakan waktu sebaik-baiknya, tidak menunda-nunda pekerjaan.
Disiplin dalam bekerja. Misalnya datang dan pulang kerja sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Jujur dalam bekerja.
(IPT)
