Konten dari Pengguna

Ilmu Laduni: Datang dari Allah SWT Tanpa Perantara

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ilmu laduni, ilmu yang datang dari Allah SWT. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ilmu laduni, ilmu yang datang dari Allah SWT. Foto: Pixabay

Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Kewajiban menuntut ilmu dijelaskan dalam beberapa hadist, salah satunya hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah berikut ini.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim”

(HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3913).

Macam-macam Ilmu

Menurut Ibnu Arabi, ilmu dapat dibedakan menjadi tiga tingkatan yaitu ilmu akal, ilmu al-ahwal, dan ilmu rahasia. Ketiganya dibedakan berdasarkan sudut pandang struktur ilmunya.

Ilmu akal adalah ilmu yang diperoleh melalui hasil percobaan akal dan kebenarannya dapat dibuktikan secara empiris. Ilmu ini bisa dimiliki oleh siapa saja, tergantung pada intensitas pencarinya.

Ilmu ahwal adalah ilmu yang tidak dapat diperoleh kecuali melalui dzauq (perasaan). Contoh penerapan ilmu ini adalah ilmu tentang manisnya gula atau madu, pahitnya jamu, dalamnya kerinduan, dan lain-lain.

Sedangkan ilmu rahasia adalah ilmu-ilmu yang berada di atas jangkauan akal. Ilmu ini sering diistilahkan dengan ilmu yang diturunkan secara langsung dari Allah SWT ke dalam hati seseorang. Ilmu rahasia hanya diperuntukkan kepada para Nabi dan wali.

Nah, ilmu laduni menjadi salah satu bagian dari ilmu rahasia. Untuk mengetahui lebih dalam tentang ilmu laduni, simak penjelasan berikut.

Ilustrasi seorang muslim yang sedang menuntut ilmu. Foto: pixabay

Ilmu Laduni

Secara bahasa, kata Ladun memiliki arti "di sisi" atau "pada". Sedangkan secara istilah, Ladunna Ilman berarti "Ilmu dari sisi Kami". Jadi, ilmu laduni adalah ilmu yang ditemukan di dalam jiwa seseorang dan berasal dari Tuhan tanpa melalui perantara atau dipelajari sebelumnya.

Dalam Islam, ilmu laduni mengacu pada Surat Al-Kahfi ayat 65 yang berbunyi:

فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا

Fa wajadā 'abdam min 'ibādinā ātaināhu raḥmatam min 'indinā wa 'allamnāhu mil ladunnā 'ilmā

Artinya:

Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.

Dibanding ilmu lain, ilmu laduni mensyaratkan sesuatu yang amat spesifik yaitu kesucian batin, kedekatan dengan Sang Pemilik Ilmu Pengetahuan, dan restu Allah SWT.

Saat ini, ilmu laduni tidak banyak dikenal dalam pembahasan ilmu pengetahuan modern. Ilmu ini belum bisa diakui keberadaannya dalam kegiatan akademik. Dalam praktiknya, ilmu laduni belum bisa tunduk pada kriteria keilmuan yang sudah ditetapkan dalam standar internasional (International Academic Standard).

(MSD)