Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nilai-nilai Pancasila hendaknya diketahui, dipahami, dan diimplementasikan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-harinya. Tujuannya agar dapat terwujudnya cita-cita proklamasi kemerdekaan Indonesia yang sudah lama diperjuangkan.
Pancasila sendiri berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar. Dapat diartikan, Pancasila adalah lima dasar yang memuat tata aturan tingkah laku sekaligus sebagai dasar negara serta pandangan hidup bangsa.
Mengutip buku Pancasila oleh Di Sulisworo, Tri, dkk. (2012:3-4), Pancasila memegang peranan penting bagi negara Indonesia. Di sisi lain, pancasila juga mengandung nilai-nilai dasar yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja?
Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila sebagai ideologi bangsa memuat lima poin utama, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima poin tersebut hendaknya selalu ditanamkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia.
Pengimplementasian nilai-nilai pancasila ini tentunya disesuaikan dengan kondisi terkini negara. Terlebih, Pancasila hadir melalui proses musyawarah dari berbagai golongan masyarakat yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai zaman.
Berikut penerapan pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang dikutip dari jurnal berjudul Urgensi Memahami dan Mengimplementasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Sebagai Sebuah Bangsa oleh Wendi Anugerah Oktavian.
Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Menjalanan perintah agama masing-masing sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya.
Memegang erat nilai toleransi antar umat beragama.
Menanamkan nilai-nilai kebenaran, kebaikan, kejujuran, dan kemuliaan dalam diri.
Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan.
Saling menghargai dan toleran terhadap sesama.
Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Memberikan perlindungan kepada semua orang yang berstatus warga negara Indonesia.
Perlakuan yang sama pada seluruh warga di manana pun berada tanpa memandang latar belakang suku, ras, budaya, maupun agamanya.
Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Selalu mengutamakan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan bersama.
Tidak memaksakan kehendak kepada sesama ketika berbeda pendapat saat musyawarah.
Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Menjalankan wajib gotong royong bersama tetangga.
Menegur orang yang mengganggu ketertiban umum di lingkungan sekitar.
(MSD)
