ISBN: Pengertian, Fungsi, dan Strukturnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

International Standard Book Number atau ISBN adalah kode pengidentifikasian buku yang terdiri dari 13 digit angka. Kode ini dapat dilihat tepat di atas barcode yang ada di bagian bawah sampul belakang buku, di balik halaman judul, dan di punggung buku untuk buku tebal
Secara internasional, ISBN diberikan oleh Badan Internasional ISBN yang berkedudukan di London. Di Indonesia, badan nasional ISBN yang berhak memberikan ISBN kepada penerbit adalah Perpustakaan Nasional RI.
ISBN hanya diberikan untuk terbitan yang tuntas. Sedangkan untuk publikasi periodik seperti koran harian atau majalah dan jurnal yang memiliki waktu terbit berkala, identitas terbitannya adalah ISSN (International Standard Serial Number).
Selain buku, terbitan lain yang dapat diberikan ISBN adalah sebagai berikut:
Pamflet
Terbitan Braille
Buku peta
FIlm, video, dan transparansi yang bersifat edukatif
Audiobooks pada kaset, CD, atau DVD
Terbitan elektronik, misalnya CD-ROM, machine-readable tapes, dan publikasi di internet
Salinan digital dari cetakan monograf
Terbitan microform
Software edukatif
Mixed-media publications yang mengandung teks
Mengutip laman MediaKom Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, saat ini ISBN baru dapat diberikan kepada penerbit, belum bisa diberikan kepada perorangan.
Syarat pengajuan ISBN adalah melampirkan halaman judul, balik halaman judul atau halaman copyright, daftar isi, kata pengantar, dan surat permohonan dari penerbit.
Jika semuanya sudah sesuai, Perpustakaan Nasional RI akan mengeluarkan ISBN untuk buku yang didaftarkan. Pengurusan ISBN sendiri dapat dilakukan secara online melalui https://isbn.perpusnas.go.id.
Fungsi ISBN
Menurut informasi dari situs resmi Perpustakaan Nasional, 13 digit angka ISBN yang tercantum pada buku mencakup informasi tentang judul, penerbit, dan kelompok penerbit. Oleh sebab itu, satu nomor ISBN untuk satu buku akan berbeda dengan nomor ISBN untuk buku yang lain.
Karena setiap buku memiliki nomor ISBN yang berbeda-beda, kekeliruan pada saat pemesanan buku pun dapat terhindari. Dengan begitu, arus distribusi pun dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan.
Di samping itu, ISBN juga berfungsi sebagai sarana promosi bagi penerbit. Sebab, informasi pencantuman ISBN disebarkan oleh Badan Nasional ISBN Indonesia di Jakarta maupun Badan Internasional yang berkedudukan di London.
Struktur ISBN
ISBN ditulis dengan huruf cetak yang jelas dan mudah dibaca. Singkatan ISBN ditulis dengan huruf besar, lalu diikuti dengan angka pengidentifikasian buku yang terdiri dari lima bagian, yakni angka pengenal produk, pengenal kelompok, pengenal penerbit, pengenal judul, dan angka pemeriksa Masing-masing bagian dipisahkan dengan tanda hyphen atau penghubung (-).
Contoh: ISBN 978-602-1234-56-7
Angka pengenal produk terbitan buku dari EAN (prefix identifier) = 978
Kode kelompok (group identifier) = 602 (default)
Kode penerbit (publisher prefix) = 1234
Kode judul (titel identifier) = 56
Angka pemeriksa (check digit) = 7
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Fungsi ISBN itu untuk apa?

Fungsi ISBN itu untuk apa?
ISBN berfungsi sebagai identitas setiap buku.
ISSN dan ISBN apa bedanya?

ISSN dan ISBN apa bedanya?
ISBN hanya diberikan untuk terbitan yang tuntas, sedangkan ISNN untuk publikasi periodik seperti koran, majalah, dan jurnal.
Bagaimana cara membuat ISBN?

Bagaimana cara membuat ISBN?
Pengurusan ISBN sendiri dapat dilakukan secara online melalui https://isbn.perpusnas.go.id.
